Sulaeman Hamzah : Atasi Masalah Kebutuhan Daging Harus Terprogram

Sulaeman Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NaDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Upaya pemerintah dalam mengatasi kelangkaan suplai daging belakangan ini menuai dukungan anggota DPR RI. Badan Urusan Logistik (Bulog) yang diperintahkan untuk lakukan intervensi pasar diapresiasi positif oleh anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi NasDem, Sulaeman Hamzah.
Anggota Legislatif yang pernah menjadi pengusaha sapi ini menjelaskan batasan kuota impor yang terlampau kecil, disatu sisi memang baik untuk menghidupkan peternakan lokal. Namun pada sisi yang lain hal inilah yang juga menyebabkan mudahnya terjadi kelangkaan dan kenaikan harga daging.
Menurut Sulaeman, dengan adanya intervensi pasar melalui Bulog hal itu akan lebih baik karena ditangani secara ketat. Dengan pengendalian yang demikian ketat, importir daging tidak bisa lagi secara seenakya menentukan harga seperti sebelumnya.
“ Sebagaimana yang terjadi selama ini, pihak yang dianggap mampu akan diberikan kuota untuk memasok (impor). Dengan banyaknya pemasok berimbas kepada harga daging yang bermacam-macam. Sehingga hasilnya tidak terkendali seperti saat ini. Jadi mau tidak mau langkah pemerintah (untuk intervensi) ini harus kita dukung,” jelasnya di Jakarta.
Saat ini pemerintah memberikan wewewang kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengintervensi pasokan kebutuhan daging. Bulog didapuk untuk mendatangkan daging dan sapi hidup sebanyak 50 ribu ekor untuk memenuhi kebutuhan di kuartal ketiga. Jumlah yang dibatasi demikian untuk menambal kekurangan pasokan yang terjadi.
“ Untuk kondisi saat ini, langkah yang dilakukan pemerintah sudah tepat, dimana dengan memberikan peran kepada Bulog untuk melakukan operasi pasar dalam mengendalikan kelangkaan serta tingginya harga daging di pasaran”, ujarnya saat diwawancara di ruangnya, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Rabu (12/8).
Namun, Legislator dari Papua ini menilai tindakan ini masih bersifat temporer. Sehingga kedepannya, pemerintah juga perlu menyediakan fasilitas yang cukup sehingga intervensi ini dapat berlaku untuk kedepannya.
“ Untuk mencukupi kebutuhan daging maka harus terprogram, sehingga kedepannya kita dapat memprediksi seperti apa dan bagaimana dalam pemenuhan kebutuhan terhadap daging sapi,” kata anggota komisi yang fokus pada persoalan pertanian, perikanan dan peternakan ini.
Dia menilai persoalan impor daging dan sapi ini memang bukan perkara yang mudah bagi Pemerintah untuk memutuskan mata rantai impor yang saat ini masih didominasi oleh sejumlah perusahaan importir.
“ Sekian lamanya para importir bermain dalam hal ini. Butuh waktu yang tidak singkat bagi pemerintah untuk menghentikan peran dominan dari para importir daging sapi tersebut. Apalagi dengan kebutuhan daging yang cukup besar bagi masyarakat Indonesia. Perlu ada kesepakatan bersama antara Pemerintah dan perusahaan importir untuk temukan win-win solution untuk memenuhi kebutuhan daging nasional,” tambahnya.
Secara khusus Sulaeman menyoroti potensi kerugiaan yang dihadapi sejumlah pedagang makanan yang menjadikan daging sebagai bahan bakunya.
“ Sebetulnya yang memiliki dampak besar dari kelangkaan daging ini adalah para pedagang kaki lima (bakso, nasi goreng dll) yang menggunakan daging sebagai bahan baku jualannya. Apakah mereka harus mengurangi porsinya atau menaikan harga jual? Bisa-bisa sepi jualannya. Kasihan mereka,” ujarnya.
Sulaeman mengatakan ada kemungkinan permainan mafia atau kartel perdagangan daging yang menyebabkan persoalan kelangkaan dan naiknya harga daging belakangan ini.
“ Memang belum bisa dibuktikan kebenarannya, tetapi tidak menutup kemungkinan faktor tersebut terjadi dalam kondisi seperti ini. Karena seluruh kebutuhan bangsa Indonesia ini tidak bisa diprediksi secara pasti, selain ada yang resmi memiliki izin, ada juga yang coba bermain di luar izin resmi itu,” ujarnya. Kedepannya, Sulaeman berharap Pemerintah dapat memanfaatkan serta memperbanyak lahan yang berpotensi dalam pembibitan sapi serta memberikan perhatian penuh bagi para peternak sapi lokal.
“ Sudah saatnya pemerintah tidak hanya terfokus hanya kepada satu atau beberapa titik saja, akan tetapi juga memanfaatkan lahan potensial daerah lain yang bisa dijadikan lokasi pembibitan sapi. Selain itu perlu perhatian para peternak sapi lokal di setiap daerah baik dalam penyediaan bibit serta pabrik untuk pangan sapi mereka,” kata Sulaeman.
Oleh karena itu, dia menyebutkan bahwa Fraksi NasDem DPR RI siap medukung program dan kebijakan pemerintah untuk mewujudkan serta menyiapkan daerah – daerah sebagai lumbung pangan nasional, salah satunya adalah Merauke, Papua,” terangnya mengakhiri. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional