Nyat Kadir : Tahun 2014, Maskapai Garuda Rugi Hingga Rp 4,87 Triliun

Nyat Kadir, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Terlepas dari problematika etika komunikasi yang ditunjukkan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli yang baru dilantik kurang dari sebulan, fakta mengenai kondisi Garuda Indonesia tidak bisa dikesampingkan.
Maskapai plat merah yang dinobatkan sebagai salah satu dari 10 maskapai terbaik dunia versi Skytrax World Airlines Award 2015 ternyata memiliki catatan keuangan yang merugi.
Tahun 2014, maskapai dengan kode saham GIAA ini membukukan kerugian USD 371,9 juta atau sekitar Rp 4,87 triliun (kurs Rp 13.100 per USD). Kabar baiknya, di semester pertama tahun 2015 Garuda Indonesia mencatat keuntungan sebesar USD 27,72 juta atau setara Rp 368,67 miliar. Akan tetapi, keuntungan ini tak mampu menutupi kerugian Garuda di tahun 2014.
Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Nyat Kadir menyebutkan ia kerap mempertanyakan neraca keuangan Garuda Indonesia kepada Menteri BUMN karena terus merugi. Namun tak dapat dipungkiri pula, kerugian Garuda Indonesia lebih banyak disebabkan terdepresiasinya rupiah hingga berpengaruh pada harga jual avtur. Dalam dunia penerbangan, bahan bakar avtur menelan biaya operasional yang sangat tinggi yakni sebesar 40 persen.
“ Dalam memaknai ruginya Garuda Indonesia memang harus dilihat secara komprehensif. Karena faktor eksternal juga kuat mempengaruhi seperti rupiah yang merosot yang berakibat harga avtur menjadi mahal,” ungkapnya.
Terkait rencana pembelian pesawat baru jenis Airbus A350 oleh Kementerian BUMN, Nyat Kadir memang melihat upaya ini untuk merebut pasar Eropa dan Amerika. Namun ia memberi catatan penting, rencana ambisius ekspansi pasar Garuda Indonesia tersebut perlu dikaji mengenai profitabilitas korporasinya.
Pasalnya hingga sekarang, menurut politisi Fraksi Partai NasDem ini, penerbangan Garuda Indonesia ke Benua Biru dan Negeri Paman Sam masih mencatat kerugian. “ Ya, saya mendengar dari pemaparan RDP (Rapat Dengar Pendapat) beberapa waktu silam dengan Menteri BUMN, bahwa Garuda masih merugi untuk penerbangan ke Eropa dan Amerika. Itu yang menurut saya harus dikaji profitabilitasnya,” ucapnya.
Dengan postur pendapatan yang demikian maka penambahan pesawat untuk Garuda Indonesia merupakan langkah yang berbahaya. Hal ini tetap berisiko meskipun maskapai tersebut mendapatkan skema pembiayaan dari pinjaman Bank of China Aviation (BOC) sebesar USD 4,5 miliar.
Untuk itu, Nyat Kadir menilai bahwa kebijakan penambahan pesawat ini harus segaris dengan program kementerian lainnya seperti Kementerian Pariwisata dan Kementerian Luar Negeri. Kerjasama lintas kementerian dibutuhkan agar menghasilkan sebuah sinergi kebijakan yang saling menguntungkan karena akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap jumlah kunjungan ke Indonesia.
“ Dalam hal ini, Kementerian BUMN harus bersinergi dengan kementerian lain seperti Kementerian Pariwisata dan Kementerian Luar Negeri. Saya kira Garuda terus merugi karena jumlah wisawatan dari Eropa dan Amerika ke Indonesia kurang. Kita harus menyedot wisatawan. Untuk itu program dari Kementerian Pariwisata dan Kementerian Luar Negeri melalui program bebas visanya harus sejalan dengan peta bisnis Garuda,” jelas mantan Walikota Batam ini. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel