Muhammad Iqbal : Pertumbuhan Ekonomi Rendah, Perusahaan Kolaps

Muhammad Iqbal, SE., M. Com., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP
Jakarta. Seputar Nusantara. Pemerintah menyiapkan tiga aturan sebagai langkah anti kriminalisasi bagi pejabat daerah yang ingin mencairkan anggaran.
Selama ini, pemerintah daerah ketakutan mencairkan anggaran sehingga akhirnya dana-dana tersebut mangkrak di Bank Pemerintah Daerah (BPD).
Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang S. Brodjonegoro mengaku, tiga aturan anti kriminalisasi ini terkait turunan Undang-undang (UU) Administrasi Pemerintahan. Ketiga aturan tersebut dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres), Peraturan Pemerintah (PP) dan Instruksi Presiden (Inpres).
Sedangkan menurut Muhammad Iqbal, SE., M.Com., Anggota Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) DPR RI, bahwa mangkraknya anggaran daerah tersebut disebabkan oleh birokrasi yang sangat rumit. Sehingga pejabat daerah cenderung sulit untuk mencairkan anggaran daerah tersebut.
” Menurut saya, pejabat daerah sangat berhati- hati dalam mencairkan anggaran daerah, sebab mereka khawatir akan terjerat kasus hukum, itu pengalaman pada waktu lalu,” ungkap Muhammad Iqbal kepada seputarnusantara.com di gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Jumat 28 Agustus 2015.
Iqbal berharap agar anggaran daerah tersebut bisa secepatnya dicairkan. Sebab, dengan mangkraknya anggaran di Bank Daerah, berakibat minimnya pembangunan di daerah.
” Yang penting pejabat daerah mengikuti aturan- aturan yang berlaku dalam pencairan anggaran daerah. Kalau memang sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, saya rasa pejabat daerah tidak perlu takut terjerat kasus hukum,” terang Iqbal, yang juga Anggota Komisi IX DPR RI ini.
Lebih jauh Iqbal memaparkan, selama ini pejabat daerah takut terjerat kasus hukum dalam pencairan anggaran dan pelaksanaan proyek pembangunan. Iqbal yakin bahwa aparat penegak hukum tidak akan menjerat pejabat daerah kalau itu memang sesuai dengan aturan yang berlaku.
” Kecuali pejabat daerah memang sengaja bermain- main dengan anggaran itu, ya pasti akan terjerat kasus hukum. Tapi kalau sesuai aturan yang berlaku, penegak hukum juga tidak gegabah dalam menetapkan seseorang tersangkut pidana,” tegas Politisi PPP ini.
Dampak mangkraknya anggaran di Bank Daerah, menurut Iqbal, pertumbuhan ekonomi akan semakin rendah. Karena dengan lambatnya pencairan anggaran tersebut, secara otomatis penyerapan anggaran menjadi sedikit. Kalau penyerapan anggaran kecil, maka sangat berimbas pada laju pembangunan di daerah, yang berujung pada rendahnya pertumbuhan ekonomi.
” Dengan penyerapan anggaran yang kecil, secara otomatis perekonomian masyarakat bawah tidak jalan. Kalau perekonomian masyarakat bawah tidak jalan, maka berpengaruh pada rendahnya tingkat kesejahteraan rakyat,” ucap Politisi PPP ini.
Menurut Iqbal, Presiden sudah menginstruksikan kepada jajaran dibawahnya agar penyerapan anggaran lebih ditingkatkan, termasuk dana transfer pusat ke daerah.
” Kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia rendah, sudah barang tentu berdampak pada tenaga kerja. Artinya, kalau pertumbuhan ekonomi rendah, akan banyak perusahaan yang kolaps. Kalau banyak perusahaan yang kolaps tentu akan banyak terjadi PHK yang sangat merugikan tenaga kerja kita. Apalagi sekarang ini kondisi rupiah yang semakin terpuruk terhadap dollar AS,” pungkas Muhammad Iqbal di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel