Donny Imam Priambodo : DPR RI Pastikan Dana Pemerintah Tepat Sasaran

Donny Imam Priambodo, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Ketidakpastian situasi ekonomi global akibat kenaikan suku bunga Amerika Serikat dan pelemahan mata uang Tiongkok diperkirakan masih berlanjut.
Hal tersebut mendorong Bank Indonesia (BI) kembali melakukan koreksi terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi 2015. Pertumbuhan tahun ini diperkirakan berkisar pada angka 4,7- 5,1%. Besaran itu lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yang dipatok pada kisaran 5,0- 5,4%, dan lebih rendah dari proyeksi pemerintah yakni sebesar 5,2 persen.
Perlambatan ekonomi ini dipengaruhi oleh lambannya investasi swasta dan pemerintah. Salah satu faktor yang diharap menyelamatkan perekonomian adalah serapan APBN dan APBD. Persoalannya, sampai saat ini tingkat serapan APBN masih terhitung rendah.
Pada semester I 2015 terhitung hanya 41% besaran APBN yang terserap, atau Rp 820 trilliun. Namun, rendahnya serapan dana APBN itu terhitung sudah mengalami perbaikan, di mana pada awal semester II ini atau pertengahan Agustus 2015, serapan anggaran pemerintah pusat sudah mencapai Rp 297,9 trilliun.
Meski pun begitu, tingkat penyerapan APBN ini tetap perlu mendapat perhatian khusus, mengingat posisinya cukup vital untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia di tengah terpaan krisis global.
Donny Imam Priambodo, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem menyebutkan, bahwa rendahnya tingkat serapan APBN dipengaruhi oleh mekanisme birokrasi yang memang membutuhkan proses. Dalam penanganan lelang tender, misalnya, jika ada yang terlambat maka akan ada efek domino sampai ke bawah.
” Persoalannya, pemerintahan sekarang ini memang baru dilantik pada Oktober 2014, yang selanjutnya kabinet kerja baru bisa mengajukan APBN-P pada Februari 2015. Otomatis proses birokrasi ini menimbulkan efek domino sampai level pemerintahan terbawah,” ujar Donny saat diwawancara di ruang kerjanya di komplek DPR- Senayan, Selasa (1/9).
Proses yang demikian itu mempengaruhi mundurnya lelang tender, berikut berbagai mekanisme yang menyertai. Di sisi lain, Donny menyebutkan bahwa kegiatan-kegiatan yang melalui mekanisme penunjukan langsung sebenarnya sudah jalan sejak adanya Down Payment (DP). Persoalannya dalam sistem keuangan, kegiatan yang sudah berjalan itu tetap tercatat belum cair, sehingga terhitung belum terserap, meski sudah berjalan.
Legislator Fraksi NasDem dari dapil Jateng III ini juga mencatat bahwa lambannya penyerapan dana pemerintah turut dipengaruhi perubahan regulasi. Salah satu contoh terjadi pada dana Bansos, yang di beberapa daerah satu rupiah pun belum terserap.
Usut punya usut, ternyata hal itu dipengaruhi oleh perubahan regulasi pencairan dana bansos. Regulasi baru menyebutkan dana Bansos harus diserahkan kepada lembaga berbadan hukum.
Memang, di antara penerima Bansos juga sudah ada yang berbadan hukum, tapi mereka tetap tak berani menggelontorkan karena belum ada juklak dan juknisnya. Regulasi baru, tentunya memerlukan tata cara baru, dan ternyata instrumen itu belum lengkap.
Donny menambahkan bahwa serapan anggaran biasanya terjadi sangat cepat di akhir tahun. Dalam kerangka ini, dirinya selaku legislator bersama rekan-rekan di DPR akan tetap berusaha mengawal untuk memastikan dana pemerintah mengucur pada sasaran yang tepat.
“ Perlu dilakukan kontrol terhadap kualitas serapannya, perlu memastikan bahwa laporan di atas kertas bisa berefek positif terhadap sektor riil. Perlu dicocokkan dengan indikator- indikator pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran dan sebagainya,” tutur legislator asal Partai NasDem ini.
Dalam kerangka ini, Donny menegaskan bahwa saat ini pemerintah harus bekerja lebih cepat, dengan tetap menomorsatukan unsur good governance. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional