Kurtubi : Malaysia Sedang Bangun PLTN, Kita Masih Ribut Listrik 35 Ribu MW

Kurtubi, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Kurtubi merasa optimistis dengan program pembangkit listrik 35.000 MW. Dalam hematnya, program itu akan selesai minimal 75% pada 2019.
Kurtubi juga mengajak semua pihak untuk berpikir panjang, bahwa negara ini bahkan akan membutuhkan lebih dari 35.000 MW tenaga listrik.
Kalau ketersediaan listrik kita setara dengan negara-negara tetangga, investasi akan meningkat dan kesempatan kerja bagi rakyat juga lebih tinggi.
Kurtubi mencontohkan daerah asalnya di NTB, di mana pengembangan pariwisata sudah direncanakan sejak 12 tahun lalu. Namun kenyataannya sampai hari ini perencanaan itu masih macet, salah satunya lantaran ketiadaan listrik.
“ Rakyat perlu dikasih gambaran, bahwa kita tidak bisa menjadi negara maju, kalau listrik kita seperti ini,” tegas Kurtubi.
Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini menjabarkan bahwa pada 2025 nanti, dengan perkiraan jumlah penduduk 285 juta jiwa, tetap saja konsumsi listrik Indonesia akan menempati peringkat bawah di dunia. Besaran konsumsi listrik kita tetap akan jauh lebih rendah dari negara-negara tetangga.
Sebagai informasi, data PLN menunjukkan bahwa konsumsi per- kapita tenaga listrik kita saat ini sebesar 0.8 MWH. Secara komparatif, besaran itu setara dengan 1/2 konsumsi perkapita Vietnam, 1/3 dari Thailand, 1/4 dari rata-rata konsumsi China dan hanya 1/5 jika dibandingkan Malaysia. Padahal, tingkat konsumsi listrik perkapita selama ini menjadi tolok ukur tingkat kesejahteraan warga, dan sekaligus menjadi rujukan bagi para investor untuk menanamkan modalnya.
Pakar perminyakan ini lalu menceritakan pengalamannya bersama Komisi VII DPR RI mengunjungi markas besar International Atomic Energy Agency (IAEA) di Wina. Dalam kunjungan itu, dia mendapat informasi bahwa 90 persen negara di dunia sudah menggunakan program nuklir, yang sebagian besar merupakan negara-negara maju. Saat ini, bahkan ada 67 negara sedang membangun listrik tenaga nuklir, termasuk negara tetangga kita Vietnam dan Malaysia.
“ Bagaimana dia (red: Malaysia) masuk ke nuklir, sehingga investor-investor lari ke Malaysia, pada saat kita masih (ribut) memikirkan listrik 20.000- 30.000 MW,” tegas Kurtubi.
Menurutnya, Komisi VII DPR sudah sepaham bahwa opsi pembangkit listrik 35.000 MW ditetapkan sesuai desain kebijakan energi nasional yang berlaku saat ini. Desain energi kita masih menempatkan energi nuklir sebagai opsi terakhir.
“ Jadi, listrik kata kunci untuk meningkatkan kesejahteraan Rakyat melalui peningkatan investasi,” imbuhnya.
Fraksi NasDem sendiri, menurut Kurtubi, mendukung penuh program listrik yang lebih besar. Kalau pun itu tak tercapai dalam waktu dekat, bisa dijadikan skema jangka panjang. Kalau proyek itu masih tersendat, mungkin lantaran proses investasi masih lambat, prosedur investasi kurang terbuka, kurang fair, dan sejenisnya. Tak heran jika sebagian orang curiga bahwa proyek-proyek ini larinya ke kelompok bisnis tertentu.
Bagi Kurtubi, jika memang itu persoalannya, maka harus ditemukan cara untuk membenahi bersama. Bukan berarti dengan adanya persoalan itu kita bisa mengabaikan signifikansi kebutuhan listrik yang sudah mendesak.
“ Jadi, saya mendorong sepenuhnya pemerintah melalui PLN untuk membangun pembangkit listrik sebanyak-banyaknya, jangan dibatasi,” pungkasnya. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional