Ali Umri : Calon Tunggal Harus Tetap Jalan, Calon Independen Dipermudah

Jakarta. Seputar Nusantara. Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan pasangan calon tunggal bisa mengikuti Pilkada Serentak 2015 perlu disikapi secara proporsional.
Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan, daerah yang punya pasangan calon tunggal tetap bisa melaksanakan Pilkada. Nantinya, mereka dipilih dengan cara referendum atau sistem setuju atau tidak setuju.
Diketahui, MK mengabulkan sebagian gugatan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada atau UU Pilkada. Putusan itu membuat Pilkada bisa diselenggarakan meski hanya dengan calon tunggal.
Menurut H. ALi Umri, SH., M.Kn., Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, bahwa kita semua harus menjalankan keputusan MK tersebut, karena sudah merupakan keputusan yang bersifat final dan mengikat.
” Saya setuju dan mendukung keputusan MK tersebut. Karena, masalah calon tunggal ini kan menjadi dilema, sudah dibuka pendaftaran pasangan calon Bupati/ Walikota/ Gubernur, namun sepi peminat, bahkan di beberapa daerah hanya ada satu calon tunggal. Keputusan MK ini bisa menjadi solusi bagi daerah yang masih mempunyai calon tunggal,” ungkap Ali Umri kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara I DPR RI- Senayan, pada Rabu 30 September 2015.
Ali Umri lebih lanjut memaparkan, dengan adanya calon tunggal tersebut, apakah kemudian dikorbankan dengan menggagalkan Pilkada? Menurutnya itu tidak mungkin dan tidak elok, maka keputusan MK tersebut menjadi satu solusi bagi daerah yang mempunyai calon tunggal.
” Calon Tunggal jangan dikorbankan dan harus tetap berjalan Pilkadanya. KPU harus segera membuat langkah- langkah cepat untuk merespon keputusan MK tersebut, sehingga daerah yang punya calon tunggal dapat tetap melaksanakan Pilkada serentak 2015,” tegas Ali Umri.
Menurut Politisi Partai NasDem ini, KPU harus segera menyiapkan segala sesuatunya demi kesuksesan Pilkada serentak 2015, khususnya bagi daerah yang mempunyai calon tunggal.
” KPU harus mensukseskan Pilkada serentak 2015, termasuk daerah yang punya calon tunggal. Ini juga menjadi introspeksi diri bagi partai politik, mengapa sampai terjadi calon tunggal. Seharusnya partai politik berani mengajukan calonnya dalam Pilkada, jangan takut kalah,” ucapnya.
Kedepan, lanjutnya, partai politik harus menyiapkan calonnya dalam Pilkada, sehingga tidak terjadi lagi calon tunggal. Jangan takut kalah dalam kontestasi Pilkada, kalau memang kader partai tersebut bagus dan dekat dengan rakyat, dirinya yakin calon dari partai tersebut bisa memenangkan pertarungan.
” Kalau menurut saya, daerah yang mempunyai calon tunggal, harus memperoleh persetujuan dari pemilih sebesar 50% plus 1. Sebab, dengan dukungan mayoritas tersebut, maka tingkat penerimaannya dimasyarakat akan tinggi. Kalau hanya 40% saja misalnya, itu saya rasa kurang. Misal, Kabupaten tersebut mempunyai 100 ribu pemilih, maka jika calon tunggal tersebut memperoleh 50 ribu plus 1, maka otomatis menjadi Kepala Daerah,” terang Ali Umri.
” Keputusan MK ini harus dijalankan. Dan KPU sebagai lembaga penyelenggara Pilkada harus mensukseskan dan segera membuat langkah- langkah progresif demi kelancaran Pilkada serentak 2015,” tambahnya.
Calon Independen Dipermudah Dalam Pilkada
Keputusan MK mempermudah calon independen maju dalam Pilkada. Sebab, basis perhitungan untuk menentukan persentase dukungan bagi warga negara yang hendak mencalonkan diri sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah haruslah menggunakan jumlah penduduk yang telah mempunyai hak pilih. Dalam hal ini, direpresentasikan dalam Daftar Calon Pemilih Tetap (DPT) di masing-masing daerah yang bersangkutan. DPT yang dimaksud adalah DPT pada Pemilu sebelumnya.
Berbicara mengenai calon independen dalam Pilkada, Ali Umri sebagai Anggota Komisi II DPR RI menyatakan, sebaiknya untuk persyaratan calon independen dipermudah saja.
” Sekarang begini aja, tidak ada calon dalam Pilkada kita galau, sedangkan banyak calon kita risau, bagaimana itu? Maka, sebaiknya dipermudah saja syarat bagi calon independen, supaya banyak, tidak masalah itu,” ucap Ali Umri, Politisi Partai NasDem ini.
Ali Umri lebih jauh menjelaskan, mempermudah calon independen bisa dengan cara persentase dari jumlah DPT (Daftar pemilih Tetap) diperkecil. Menurutnya, 3,5- 5% dari DPT itu angka yang ideal. Jadi, si calon independen bisa maju dalam Pilkada jika didukung oleh 3,5- 5% dari jumlah DPT di daerah tersebut.
” Keputusan menang atau tidak itu kan tergantung pada rakyat. Kalau memang rakyat menginginkan si calon independen tersebut menjadi kepala daerah, maka pasti akan menang. Jadi, bukan masalah didukung partai atau maju dari jalur independen, yang penting dekat tidak dengan rakyat,” ungkapnya.
Jadi, lanjutnya, semakin banyak calon kepala daerah maka akan ada pertandingan yang fair antar calon dan rakyat semakin banyak pilihan dalam menentukan kepala daerahnya.
” Rakyat semakin punya banyak pilihan dalam Pilkada, sehingga kalau memang selama ini rakyat memandang bahwa calon dari partai politik kurang bagus, maka bisa memilih yang dari jalur independen. Itu semua tergantung pada pilihan rakyat,” tegas Ali Umri, Politisi dari Partai NasDem ini.
” Terbukti, di beberapa daerah, justru calon independen yang memenangkan pertarungan dalam Pilkada. Jadi, saya setuju dengan keputusan MK ini yang mempermudah calon independen dalam Pilkada,” pungkas Ali Umri dipenghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel