WIKA Dapat ‘Suntikan’ Rp 4 Triliun, Bukan Untuk Kereta Cepat Jakarta- Bandung

Menteri BUMN saat Raker dengan Komisi VI DPR RI di kompleks Parlemen- Senayan, Senin 5 Oktober 2015
Jakarta. Seputar Nusantara. Komisi VI DPR RI menyetujui Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Yaitu PT. Pertani, PT. Sang Hyang Seri, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT. Wijaya Karya Tbk (WIKA), serta PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III.
WIKA mendapat PMN total Rp 4 triliun, termasuk tambahan Rp 1 triliun yang disepakati hari ini. Tambahan ini diperuntukkan? kepada pembangunan infrastruktur berupa jalan tol Balikpapan- Samarinda yang semula belum diusulkan.
Kemudian juga untuk proyek pembangunan pembangkit listrik di Aceh, dengan kapasitas 2 x 200 megawatt (MW), yang tadinya diusulkan Rp 450 miliar menjadi Rp 1,2 triliun.
” Semua itu sekarang didorong bagaimana membantu membangun infrastruktur, bukan hanya di Jawa tapi seluruh Indonesia. Tambahan yang didapat akan dipergunakan untuk jalan tol Samarinda- Balikpapan ini di WIKA,” papar Menteri BUMN, Rini Soemarno, di ruang rapat Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2015).
Rini mengatakan, WIKA tidak akan menggunakan PMN itu untuk proyek kereta cepat Jakarta- Bandung. Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta proyek tersebut tidak boleh memakai uang negara.
” Bapak Presiden menekankan tidak adanya anggaran dari pemerintah maupun jaminan untuk pembangunan kereta cepat. Jadi kami menekankan memang sama sekali tidak ada menggunakan dana pemerintah termasuk PMN,” kata Rini.
Rini mengatakan. sebelum memulai proyek kereta cepat, WIKA akan lebih dulu membangun pilar-pilar beton yang dibutuhkan jalur kereta. Nanti pilar-pilar ini akan menjadi aset WIKA yang disertakan dalam konsorsium. Sebab, kata Rini, masing-masing konsorsium harus menyertakan modal dalam proyek kereta cepat, termasuk PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), dan PT. Jasa Marga Tbk (JSMR).
” Dari total proyek, 75% akan datang dari (pinjaman) perbankan dengan jangka waktu 60 tahun, 25% memang ekuitas. Dari 25% itu sebanyak 60% dipenuhi konsorsium Indonesia dan 40% China,” ujar Rini.
Sementara itu BUMN lain yang mendapatkan PMN adalah PT. Pertani dan PT. Sang Hyang Seri masing-masing Rp 250 miliar.? Tujuannya untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi benih padi yang berkualitas serta meningkatkan utilisasi sarana produksi perberasan.
Kemudian adalah PT. PPI sebesar Rp 1 triliun. Digunakan untuk mendukung pelaksanaan penugasan sebagai pemenang stok dan stabilisator harga gula nasional serta dalam rangka peningkatan ekspor produk khas Indonesia.
” Kalau kami mempunyai pabrik gula yang produktif dan kami berikan kepada petani gula, kami berharap konsumen mendapat harga yang tidak terlalu tinggi, karena memang selama ini harga gula hanya dikontrol beberapa pedagang saja,” ungkap Rini.
Tambahan PMN juga diberikan kepada PT. Pelindo III sebesar Rp 1 triliun. Tujuannya untuk membantu pengembangan kapasitas dan peningkatan pelayanan di pelabuhan-pelabuhan kawasan timur Indonesia.
” ?Kami melihat PT. Pelindo III membangun bagian timur dan sudah tidak dapat ruang lagi untuk pembiayaan. Makanya kami berikan tambahan PMN. Karena itu, kami ingin berikan Rp 1 triliun untuk membangun wilayah timur,” pungkasnya.
Usai rapat kerja, hasil keputusannya akan kembali di?bahas di rapat panitia kerja (panja) pembiayaan dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 yang meliputi Badan Anggaran (Badan Anggaran) dan eselon I dari Kementerian terkait dengan BUMN.
Soal Proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung
” Katanya kereta cepat tidak berasal dari APBN, kami mohon klarifikasi, terima kasih pimpinan,” tanya seorang anggota DPR Komisi VI, di awal raker, Senin (5/10/2015)
Mendapat pertanyaan tersebut, Rini menjelaskan soal posisi dari proyek kereta cepat Jakarta- Bandung. Ia menegaskan bahwa proyek ini benar-benar tak memakai APBN, termasuk suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada WIKA dan BUMN yang ikut dalam konsorsium kereta cepat.
” Terima kasih, perlu dijelaskan mengenai kereta cepat memang bapak presiden menekankan tidak adanya anggaran dari pemerintah maupun jaminan untuk pembangunan kereta cepat. Jadi kami menekankan memang sama sekali tidak ada menggunakan dana pemerintah termasuk PMN,” tegas Rini.?
Rini menjelaskan meskipun Wijaya Karya mengajukan PMN untuk tahun depan, namun dipastikan alokasi suntikan modal tersebut bukan untuk pembiayaan kereta cepat.
” Wijaya Karya memang mengusulkan untuk peningkatan modal, tapi betul-betul tidak digunakan untuk kereta cepat. Itu akan terlihat gamblang dari persentasenya berikut laporannya. Karena WIKA ini juga Tbk (perusahaan terbuka), maka penggunaan dananya akan terlihat jelas. Penyertaan modal oleh WIKA ini sama sekali tidak akan dimanfaatkan untuk kereta cepat,” tegas Rini. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel