Bahrum Daido : Pesawat Tua Seperti Aviastar, Mengancam Jiwa Manusia

DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Seluruh penumpang dan awak pesawat Aviastar yang hilang kontak akhir pekan lalu ditemukan sudah meninggal dunia pada Rabu, 7 Oktober 2015.
Menurut Dandim 1403 Sawerigading Luwu Letkol Cecep Sutendi yang memimpin evakuasi korban, 7 jenazah ditemukan dalam kondisi terbakar, sedangkan tiga lainnya dalam keadaan utuh.
” Saat kami temukan, ada ibu yang terlihat menggendong bayinya. Ada juga dalam posisi sujud, hampir seluruhnya terbakar. Sementara badan pesawat hancur,” kata Cecep.
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Bambang Soelistyo menjelaskan bahwa kini proses evakuasi sudah usai, pihaknya akan menunggu tahap akhir, yakni identifikasi dan pencocokan data ante mortem dari keluarga korban.
Menurut DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, bahwa pesawat Aviastar itu rata- rata diproduksi pada tahun 1981, jadi usianya sudah 34 tahun. Dan hampir rata- rata di Indonesia Timur menggunakan pesawat Aviastar, dan hampir sering jatuh pesawat tersebut.
” Pesawat Aviastar sudah sering jatuh, seperti kejadian di Papua dan Sulawesi. Kita Komisi V DPR sudah menanyakan ke Kementerian Perhubungan, mengapa Aviastar diizinkan untuk terbang, dan jawaban Kementerian Perhubungan bahwa pesawat tersebut masih laik terbang,” ungkap Bahrum Daido kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara I DPR- Senayan, pada Kamis 8 Oktober 2015.
Menurut Bahrum Daido, kalau memang laik terbang, seharusnya pesawat Aviastar tidak jatuh, tetapi ini sebaliknya dikatakan laik terbang tapi jatuh. Pesawat Aviastar sudah cukup tua, maka seharusnya tidak lagi diterbangkan, karena ini menyangkut nyawa manusia.
” Saya ibaratkan manusia yang sudah lanjut usia, walaupun kondisi jantungnya bagus, namun tidak mampu untuk berlari marathon seperti anak muda yang masih berusia 17 tahun. Demikian juga Aviastar, dengan usianya yang sudah tua, tetapi dipacu terus untuk terbang, maka ya akhirnya jatuh,” terang Bahrum Daido, Politisi Partai Demokrat ini.
Lebih lanjut Bahrum menjelaskan, karena sudah tua, maka sistem dan onderdil di pesawat Aviastar sudah tidak 100% lagi, sehingga mudah jatuh. Mungkin hanya 20- 30% kondisi mesin dan onderdilnya, sehingga mudah jatuh karena lelah. Pada saat pesawat itu mendapat tekanan yang kuat, maka tidak mampu menopangnya sehingga jatuh.
” Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan harus bisa membuat aturan dan regulasi bahwa pesawat yang usianya sudah tua dan tingkat kemampuannya hanya 30- 40% tidak boleh terbang lagi. Karena pesawat yang sudah tua, bisa patah dan jatuh saat terbang. Maka Kementerian Perhubungan harus meneliti lebih jauh melalui Balitbangnya, untuk meneliti kondisi pesawat yang laik dan tidak laik terbang,” terangnya.
Balitbang, lanjutnya, harus bekerja keras untuk hal tersebut. Penelitian harus menyeluruh terhadap pesawat tersebut, tidak hanya pada saat mau terbang saja. Karena kalau penelitian pesawat hanya pada saat mau terbang saja, itu tidak komprehensif, seharusnya menyeluruh terhadap kondisi pesawat.
” Mengenai keputusan pembekuan Aviastar, saya mendukung keputusan Kementerian Perhubungan. Karena pesawat tersebut sudah seringkali jatuh. KNKT juga harus bekerja cepat dalam mengeluarkan keputusan hasil investigasinya. Mengapa pesawat tersebut sampai jatuh, itu semua harus dijelaskan ke masyarakat secara gamblang,” tegas Politisi Partai Demokrat ini.
” Memang pesawat seperti Aviastar sangat dibutuhkan didaerah- daerah terpencil dan bandara perintis. Namun persoalannya mengancam nyawa manusia. Jadi saya secara pribadi mendukung keputusan pembekuan tersebut, sampai hasil investigasi dan penelitian selesai apakah pesawat Aviastar layak diterbangkan atau tidak,” pungkas Bahrum Daido di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel