Sulaeman Hamzah : Kita Apresiasi, Sipil Bersenjata Papua Gabung ke NKRI
H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI dari Dapil Papua
Jakarta. Seputar Nusantara. 10 Anak buah Goliat Tabuni pimpinan Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) turun ke Jayapura dan menyatakan diri bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ke-10 orang tersebut diterima Wakapolda Papua, Brigjen Pol Rudolf Rodja, di Mapolda Papua, Selasa (26/1/2016).
Rudolf Rodja didampingi Waaslog Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Lukman dan Bupati Puncak Jaya, Drs Henock Ibo.
Rudolf Rodja mengatakan, keinginan 10 anggota TPN/OPM anak buah Goliat Tabuni untuk bergabung ke NKRI disambut baik. Mereka diharapkan kembali ke masyarakat dan bersama-sama membangun Papua.
Rudolf Rodja berharap Bupati Puncak Jaya dapat memberikan pembinaan bagi mereka dan menyediakan pekerjaan, sehingga mereka tidak lagi melakukan tindakan perlawanan terhadap pemerintah.
“Kita semua menginginkan Papua damai. Tidak ada lagi pertumpahan darah di Tanah Papua, itu yang kita harapkan,” ujarnya.
Ke-10 nama yang menyatakan bergabung dengan NKRI yakni : Terianus Enumbi (Danton TON/OPM Tingginambut), Yandu Enumbi (anggota), Telak Kogoya (anggota), Tendison Enumbi (anggota), Paindin Enumbi (anggota), Yalingga Enumbi (anggota), Berengup Enumbi (anggota), Kopinggup Enumbi (anggota), Iend Enumbi (anggota), dan Tendiron Enumbi (anggota).
Menurut H. Sulaeman Hamzah, Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI dari Dapil Papua, bahwa kelompok sipil bersenjata di Papua itu banyak, antara satu kelompok dengan kelompok lainnya itu tidak saling koordinasi, mereka berjalan sendiri- sendiri.
” Jadi, bagi kelompok sipil bersenjata yang merasa sudah capek berjuang dan tidak tercapai tujuannya, mereka kembali ke NKRI, ini yang diinginkan pemerintah. Karena pemerintah sangat mendambakan agar kelompok sipil bersenjata di Papua kembali ke pangkuan NKRI dan tidak mengganggu keamanan di Papua,” ungkap Sulaeman Hamzah kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Senin 1 Februari 2016.
Sulaeman memaparkan, dengan kembalinya 10 eks kelompok sipil bersenjata di Papua tersebut, bukan berarti sudah habis total. Masih ada saja kelompok yang lain, jadi ada kelompok yang bergabung dengan NKRI, adapula yang masih terus berjuang mengangkat senjata.
Ada juga, lanjut Sulaeman, kelompok sipil bersenjata lama yang masih eksis di Papua, sehingga mereka terus berjuang disana. Kelompok yang masih eksis tersebut, juga tidak utuh.
” Saya sebagai wakil rakyat dari Dapil Papua merasa bahwa bergabungnya saudara- saudara kita yang selama ini berjuang di hutan, merupakan hal yang sangat baik dan patut diapresiasi. Secara bertahap, saya harap, Papua dengan Zona Damai itu bisa terwujud dan tercapai,” tegas Politisi Partai NasDem ini.
Kemudian, Sulaeman berharap agar kelompok sipil bersenjata lainnnya yang masih bersebrangan dengan pemerintah dan berjuang di hutan, suka atau tidak suka harus kembali ke pemerintah. Karena, kita harus berpikir bagaimana membangun Papua dan membangun kesejahteraan masyarakat Papua.
” Kita juga harus berpikir bagaimana membangun anak- anak didik kita supaya terpelajar dan dapat setara dengan masyarakat lain di Indonesia. Karena, Papua harus segera dibangun, agar mampu sejajar dengan daerah- daerah lain di Indonesia,” ucap Sulaeman.
Alasan kelompok sipil bersenjata tersebut karena selama ini pemerintah tidak memperhatikan kesejahteraan mereka. Mereka merasa pemerintah kurang perhatian terhadap rakyat Papua, sehingga muncul gerakan- gerakan sipil bersenjata.
” Tidak semua kelompok sipil bersenjata di Papua ingin memisahkan diri dari NKRI. Saya selaku wakil rakyat Papua merasa bahwa persoalan- persoalan yang dihadapi disana, termasuk kelompok sipil bersenjata itu karena faktor ketidakpuasan terhadap pemerintah. Memang ada sesuatu yang mengganjal dalam hidupnya, karena selama ini kepentingan mereka tidak dipenuhi oleh pemerintah,” ungkap Sulaeman Hamzah, yang juga Anggota Komisi IV DPR RI ini.
” Saya selalu sampaikan bahwa saudara- saudara kita di hutan perlu dirangkul dan diajak bicara. Karena dulu dengan sekarang sudah beda. Dulu tidak ada perhatian dari Pemda maupun Pemerintah Pusat. Sekarang, Pemerintah pusat sudah masuk dan sudah mulai membangun Papua. Pemda dengan Otsusnya, juga sudah membuktikan membangun Papua. Presiden Jokowi sudah mulai membangun infrastruktur jalan di Papua yang menghubungkan antar Kabupaten, juga akan dibangun kereta api di Papua. Tidak boleh lagi ada predikat bahwa Papua miskin dan terbelakang, predikat tersebut harus dibuang jauh- jauh sehingga Papua dapat sejajar dengan daerah lain di Indonesia,” pungkas Sulaeman Hamzah di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel