Supiadin Aries Saputra : Jika Mampu Kelola Potensi, RRI Bisa Sekelas BBC

Supiadin Aries Saputra, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Supiadin Aries Saputra berharap Radio Republik Indonesia (RRI) mampu menjadi media yang dinamis di tengah persaingan industri hiburan dewasa ini.
Di era keterbukaan informasi saat ini, RRI tak bisa lagi sekadar berperan sebagai corong propaganda pemerintah, namun harus memposisikan diri sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP).
Paradigma itu menuntut manajemen RRI yang lebih peka terhadap selera pendengar, terlebih di tengah rencana penggabungan manajemennya dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI).
Keduanya adalah lembaga penyiaran yang tumbuh besar di bawah rezim Orde Baru, yang sama-sama menghadapi tantangan baru di era pasca reformasi.
“ Seperti apa konsep dan road mapnya, agar penyatuan manajemen TVRI dan RRI juga bisa meningkatkan kualitas RRI sendiri?” tanya Supiadin dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan calon Dewan Pengawas LPP RRI di ruang Komisi I DPR, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (24/02).
Road Map yang dimaksud Supiadin khususnya terkait perencanaan jangka menengah dan jangka pendek RRI dalam upaya pengembangan institusinya. Dalam kerangka itu, RRI harus mengidentifikasi secara jernih persoalan-persoalan yang selama ini dihadapi, salah satunya terkait jumlah pendengar yang minim.
Persoalan itu cukup ironis jika mengingat jaringan penyiaran RRI yang sangat luas, dengan fasilitas pemancar yang tersedia di seluruh Indonesia.
Supiadin menegaskan, semua itu harus menjadi bahan refleksi bagi RRI. Jika akar persoalannya bisa dipetakan secara jernih, baru lembaga itu bisa merumuskan strategi yang bisa membawanya menjadi radio nomor wahid di Indonesia.
Berbagai fasilitas yang disandang RRI, menurut Supiadin tak menutup kemungkinan untuk menjadi sekelas ABC Radio milik Australia, BBC milik Inggris atau NHK milik Jepang. Tentu saja, sebelum berkembang ke sana, RRI harus benar-benar mengenali kelebihan dan kekurangannya.
“ Dewan Pengawas LPP RRI ini harus berpikir strategis untuk menuju kesana. Apa lagi penggabungan itu (TVRI dan RRI, red.) akan segera berlaku pasca ditandatanganinya RUU Radio dan Televisi Republik Indonesia,” tandas Supiadin.
RUU Radio dan Televisi Republik Indonesia (RTRI) yang sebenarnya sudah masuk prioritas dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2014, hingga kini belum disahkan. Sesuai agenda DPR, pengesahan itu baru akan dilakukan beberapa bulan ke depan.
Pengesahan yang berimbas pada penggabungan dua media massa plat merah itu, dalam hemat supiadin bisa menjadi peluang atau pun tantangan bagi RRI sendiri. Jika kedua lembaga bisa bersinergi, maka akan berimbas positif pada perkembangannya ke depan. Sebaliknya, jika kedua tidak bisa bersinergi, maka kedua media itu tetap akan tersingkir dari arena persaingan.
“ Sekarang RUU RTRI sudah masuk Prolegnas prioritas 2016, termasuk kewenangan Dewan Pengawas RRI diatur di situ. Kita lihat saja mainnya seperti apa. Ke depan, bagaimana membangun komunikasi efektif antar keduanya untuk menjaga kinerja RRI ini,” pungkas legislator Fraksi Partai NasDem dari Dapil Jawa Barat XI ini.
Pandangan Supiadin Aries Saputra itu dikemukakan dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan terhadap lima orang calon Dewan Pengawas Radio Republik Indonesia gelombang terakhir (24/02/2016). Kelimanya terdiri dari Mistam (unsur RRI), Renaldi Zein (unsur pemerintah), Rosita Niken Widiastuti (untuk RRI), Sutrisno Santoso (unsur RRI), Tantri Relatami (unsur pemerintah). (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional