Ahmad Sahroni : DAK Dipangkas, Pembangunan Fisik Daerah Tersendat

Ahmad Sahroni, Anggota Komisi XI DPR RI
Jakarta. Seputar Nusantara. Pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh pemerintah dinilai sebagai langkah yang dilematis.
Dalam bincang-bincang santai di ruang kerjanya Senin (09/05/2016), Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni mengungkapkan, pemangkasan terhadap anggaran pembangunan fisik di daerah akan berakibat pada terganggunya pelaksanaan proyek- proyek infrastruktur.
Di sisi lain, langkah pemangkasan ini dinilainya sebagai langkah baik di tengah defisitnya pendapatan negara.
Hal tersebut karena imbas dari merosotnya harga minyak dan target pendapatan negara dari sektor pajak yang diperkirakan tidak memenuhi target.
“ Dilematis memang. Negara dihadapkan pada proyeksi melesetnya pendapatan negara sebesar Rp 290 triliun di tahun 2016 ini. Alhasil DAK dipangkas. Kebijakan itu dilematis juga, karena daerah sedang butuh membangun dalam skala besar terutama untuk infrastruktur,” tuturnya.
Tokoh Muda Tanjung Priok ini menjelaskan lebih jauh, saat ini infrastruktur di Indonesia perlu pendanaan yang sangat besar terutama untuk jalan raya. Dalam hitungannya, jalanan yang rusak dan di bawah standar mencapai 21.313 kilometer. Buruknya kondisi jalan ini tersebar di beberapa wilayah di Indonesia dan sebagian besar di luar Pulau Jawa.
Pemangkasan DAK untuk pembangunan fisik menurutnya patut disayangkan. Padahal perlu penanganan serius untuk mengentaskan persoalan jalanan yang rusak dan dibawah standar.
Jalanan yang rusak menurutnya akan berimbas pada ekonomi biaya tinggi dan proses investasi terganggu. Para pelaku usaha mau tidak mau menambah biaya ekstra untuk mendistribusikan barang dan jasa karena melewati kondisi jalanan yang rusak.
“ Walau ada jaminan dari pemerintah tidak akan mengganggu perencanaan pembangunan daerah. Namun juga harus diantisipasi hal-hal tersebut. Jangan sampai juga pemangkasan atas dasar efisiensi ini akhirnya mengganggu pembangunan,” ucapnya.
Ahmad Sahroni mengingatkan, sebaiknya pemerintah fokus pada target pendapatan negara dari sektor pajak. Sebab upaya efisiensi saja menuruntya tidaklah cukup. Pasalnya, menginjak akhir semester pertama tahun 2016 realisasi pendapatan negara kurang dari 25%. Angka tersebut lebih kecil dari belanja Negara sudah mencapai Rp 390 triliun.
Wacana Tax Amnesty
Adapun mengenai proses pembahasan RUU tax amnesty yang masih panjang, menurutnya, tidak bisa menjadi acuan bagi pemerintah untuk menambal kekurangan anggaran. Saat ini Komisi XI DPR baru menyelesaikan tahapan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan beberapa stakeholder dan juga para analis ekonomi.
” Masih sangat jauh. Fraksi saja belum mengusulkan Daftar Isian Masalahnya (DIM). Belum nanti tahapan-tahapannya, masih sangat panjang,” tuturnya.
Oleh karena itu politisi Partai NasDem ini menghimbau kepada pemerintah untuk mencari sumber pendanaan lain untuk membiayai proyek- proyek fisik selagi tax amnesty belum bisa diterapkan tahun ini. Hal ini perlu menjadi prioritas karena di saat kondisi ekonomi yang sedang melambat, hanya pengeluaran pemerintahlah yang bisa menggairahkan perekonomian.
“ Instrumennya bisa dengan menerbitkan surat utang negara atau memaksimalkan pinjaman dari China Development Bank yang kemarin menawarkan pinjaman lunak untuk bank- bank BUMN. Pinjamann itu kan sebenarnya untuk kredit infrastruktur. Optimalkan saja,” pungkasnya. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation