Luthfi A Mutty Cecar Menteri Agraria Tentang Pungli Kantor Pertanahan

Luthfi A Mutty, Anggota Komisi II DPR
Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Luthfi A Mutty protes keras kepada Menteri Agraria dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil terkait pungutan liar (pungli) dalam proses pembuatan sertifikat tanah.
Hal ini disampaikannya dalam rapat dengar pendapat di ruang Komisi II saat Rapat Kerja dengan kementerian tersebut, Selasa (27/09/2016).
Praktik kotor ini menurutnya hampir terjadi di semua wilayah, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Warga yang mestinya dikenai biaya pengurusan sertifikat yang murah, malah jadi terbebani.
“ Kalau ada orang berurusan dengan kantor pertanahan itu yang ada dalam persepsi mereka itu lama dan mahal. Karena tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai urusan selesai. Kenapa mahal? Karena tidak jelas biaya yang dibutuhkan sampai urusan itu selesai,” ucap Luthfi.
Menurut politisi NasDem ini, Indonesia yang berambisi bisa menyelesaikan proses pendaftaran tanah tahun 2025 mendatang, akan gagal jika praktik pungli dan birokrasi yang rumit tidak segera diselesaikan. Proses yang lama karena tidak adanya NSPK (Norma Standar Prosedur dan Kriteria) menurut Luthfi jadi biang keladi ruwetnya birokrasi di kantor pertanahan.
Selain itu, biaya yang mahal membuat masyarakat enggan untuk mendaftarkan status tanahnya. Lagi-lagi birokrasi jadi biang keladinya. Kenyataan ini diperparah adanya oknum petugas di lapangan yang “bermain” sehingga muncul pungli.
Luthfi kemudian membeberkan beberapa catatan yang ia dapatkan dari pertemuan dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) wilayah Sulawesi Tengah. Setidaknya ada 9 biaya yang kebenarannya harus diklarifikasi oleh Menteri Agraria dan BPN Sofyan Djalil.
Dana- dana itu antara lain, dana partisipasi yang besaranya Rp 100 ribu untuk setiap besaran satu milyar rupiah dan berlaku kelipatan. Selain itu ada dana kontribusi, biaya permohonan hak, biaya perpanjangan hak?, biaya peningkatan hak yang bisa mencapai ratusan juta rupiah, biaya pelaksanaan keputusan sidang mencapai ratusan juta rupiah, pemaksaan pengukuran ulang, sertifikat yang sebenarnya belum gugur dipaksa untuk diukur ulang, biaya pengecekan sertifikat, dan biaya untuk pencabutan pemblokiran, dikenakan Rp 25 juta -50 juta per sertifikat.
Luthfi bahkan menyebut Kantor Pertanahan sebagai sarang penyamun. Ia berharap Menteri Sofyan Djalil bisa membereskan persoalan pelik di tingkatan staf kantor pertanahan tersebut.
“ Saya sangat berharap Pak Sofyan bisa membersihkan ini penyamun-penyamun yang ada dikantor Bapak. Saya sangat kasihan bapak masuk ke sarang penyamun nanti,” ungkap Luthfi.
Selain itu, dia juga meminta Menteri Agraria mengaktifkan kembali Komputer Kantor Pertanahan (KKP) sebagai program pelayanan pengurusan pertanahan. KKP bisa dikontrol secara real time baik kantor BPN pusat dan daerah, sehingga pengawasan terhadap pelayanan bisa dilakukan di Jakarta. Namun demikian, persoalan bandwidth harus diperbesar demi optimalisasi pelayanan.
“ Di pertanahan itu ada Komputer Kantor Pertanahan, ketika orang berurusan dengan sertifikat dan lainnya bisa di kantor daerah dan di kantor pusat. Ternyata ini tidak efektif karena bandwhidt-nya kecil sehingga bisa operasional tengah malam,” katanya menutup pembicaraan. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel