Fadholi : Pupuk Mandiri Diyakini Bisa Jadi Solusi Masalah Pupuk Nasional

Drs. H. Fadholi, Anggota Komisi IV DPR
Jakarta. Seputar Nusantara. Pertanian merupakan sektor yang menghidupi sebagian besar penduduk di Indonesia.
Sebanyak 40% penduduk Indonesia berprofesi sebagai petani, sekaligus mencatatkan diri sebagai sektor yang padat karya karena menyedot tenaga kerja dalam jumlah yang masif.
Meski dibayang- bayangi menyusutnya minat angkatan muda terhadap pertanian, sektor pertanian masih tetap jadi andalan bagi konsumsi pangan yang tinggi.
Namun karena sifatnya yang masif membuat sektor ini menyimpan risiko cukup besar. Sektor ini sangat rentan terhadap berubahnya kebijakan politik.
Saking rentannya, berbagai kebutuhan seperti pupuk sampai harus disubsidi oleh pemerintah. Tidak tanggung- tanggung, angka subsidi untuk pupuk tahun 2016 mencapai Rp 31 triliun. Angka yang cukup besar sehingga mengundang para “penyamun”.
Menyikapi hal itu, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Drs. H. Fadholi merasa sudah saatnya menginisiasi gerakan pupuk mandiri oleh petani. Dia menyatakan, NasDem menjadi yang terdepan dalam menggagas dan menggalakkan gerakan pupuk mandiri di berbagai daerah.
Hal ini ia buktikan di daerah pemilihannya Kendal, Jawa Tengah, yang sudah melahirkan empat kelompok tani yang berhasil memproduksi pupuk mandiri organik. Bukan hanya untuk konsumsi kelompok taninya, tapi pupuk mandiri organik tersebut sudah dijualnya sampai Nusa Tenggara Timur.
“ Ada dua produk yang menjadi andalannya yakni Pupuk Power Pop dan Super Power. Bahkan kelompok tani tersebut sudah diundang ke berbagai daerah untuk menjadi tutor bagi petani di daerah lain” ucapnya ketika diwawancara oleh awak media, Selasa (18/10/2016).
Pupuk mandiri organik, menurut Kapoksi NasDem Komisi IV ini, merupakan jawaban dari berbagai persoalan terkait pupuk. Setidaknya petani tidak akan dipusingkan dengan suplai pupuk yang terlambat datang atau harga yang mencekik para petani. Belum lagi ketika petani harus berhutang jutaan rupiah kepada pedagang pupuk karena uangnya habis untuk kebutuhan hidup.
Melihat petani di bawah pendampingannya berhasil, Fadholi merasa sangat senang. Terlebih petani yang ia damping memiliki kemauan yang keras untuk menciptakan sebuah formulasi pupuk organik yang bahan bakunya bisa ditemukan di alam, bukan bahan sintetis kimiawi.
Hal ini sama seperti yang diimpikan oleh NasDem di mana petani mampu berdikari dan tidak tergantung kepada pemerintah dalam hal pemenuhan kebutuhan bertani. Kisah sukses ini ia harapkan bisa ditiru oleh selutuh petani yang ada di Indonesia. Dalam hal ini pemerintah bisa berkontribusi untuk menggalakan pupuk mandiri organik dengan menyediakan peralatan dan fasilitas pendukung pembuatan pupuk.
“ Masyarakat kalau sudah dibantu fasilitasnya akan mandiri dengan sendirinya, biar petani yang menggarap kerja teknisnya dan pemerintah membantu dalam alat dan fasilitas lainnya,” tuturnya.
Dengan budaya pupuk organik, subsidi pupuk hingga triliunan rupiah tersebut bisa dialihkan untuk hal yang lebih bernilai ekonomis lainnya.
” Contohnya adalah mensubsidi harga beras di mana pemerintah membeli dengan harga yang lebih tinggi dan menjualnya kepada masyarakat dengan harga yang lebih murah,” ucap Fadholi mengakhiri. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional