Sulaeman Hamzah Apresiasi Pikiran Besar Presiden Bagikan 30 Juta Hektar

H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Presiden Jokowi mengundang para Pimpinan Lembaga Negara ke Istana untuk membahas rencana kebijakan Pemerintah, pada Selasa 14 Maret 2017.
Kebijakan itu adalah untuk mengurangi kesenjangan sosial.
“Kami berbicara masalah yang berkaitan dengan kebijakan pemerataan ekonomi, yang berkaitan dengan kesenjangan sosial ekonomi yang ada, dan ini akan kita tindak lanjuti dengan redistribusi aset dan reforma agraria,” ujar Jokowi usai pertemuan di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017).
Pertemuan berlangsung sejak pukul 11.25 WIB dan berakhir pada pukul 13.30 WIB.
Para pimpinan lembaga negara dari MPR, DPR, DPD, Mahkamah Agung, BPK, dan Komisi Yudisial pun ikut dalam jumpa pers namun tak memberikan pernyataan.
Pemerintah berharap dengan adanya kebijakan ini maka kesenjangan di masyarakat dapat diminimalisasi. Selain itu masyarakat bisa meminjam modal ke lembaga keuangan karena telah memiliki agunan.
“Kami akan memulai untuk membagikan konsesi-konsesi kepada rakyat, kepada tanah adat, kepada koperasi-koperasi, kepada pondok pesantren dan juga mempercepat pembagian sertifikat- sertifikat kepada masyarakat yang belum memiliki sehingga nantinya rakyat bisa memiliki agunan dalam rangka bisa mengakses permodalan,” tutur Jokowi.
Jokowi tidak menyebutkan kapan target pembagian sertifikat tanah itu akan dibagikan ke masyarakat. Tetapi jumlah luas lahan yang akan dibagikan hampir mencapai 30 juta hektare.
“Jadi, Presiden Jokowi ini sedang memikirkan sesuatu yang besar. Dan pikiran- pikiran besar Presiden Jokowi ini harus mampu diterjemahkan oleh jajaran dibawahnya,” ungkap H. Sulaeman Hamza, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Rabu 15 Maret 2017.
Menurut Sulaeman, para Menteri, para Pimpinan Lembaga Negara maupun pimpinan di daerah, harus mampu menterjemahkan pikiran- pikiran besar Presiden Jokowi itu.
” Saya berasumsi bahwa konsentrasi di bidang pertanian, itu merupakan niat dan pikiran besar Presiden Jokowi dalam rangka Swasembada Pangan. Oleh karena itu, tanpa mengurangi hak- hak adat, hak tradisional dan hak komunal, ini merupakan sebuah langkah yang sangat baik,” tegas Sulaeman, Politisi Partai NasDem ini.
Dengan membagi lahan, lanjutnya, tentu akan diikuti dengan peralatan- peralatan yang lebih canggih dan maju, sehingga produktifitas pertanian akan semakin meningkat.
” Dengan peningkatan produktifitas pertanian, tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan kesejahteraan masyarakat tentunya akan menjadi rakyat Indonesia menjadi makmur,” terang Anggota Komisi IV DPR RI ini.
Kemudian, lanjutnya, dengan lahan yang begitu luas, dan dengan mekanisasi pertanian, maka pendapatan masyarakat yang bekerja di sektor pertanian, jauh akan lebih tinggi dibandingkan dengan gaji PNS (pegawai negeri sipil).
” Maka, para pemuda, lululusan perguruan tinggi dan lulusan sekolah yang siap masuk ke dunia kerja, akan berbondong- bondong menjadi petani. Mereka tidak akan lagi antre untuk menjadi PNS. Dampaknya adalah seluruh pengangguran di Indonesia akan terserap dalam sektor pertanian,” kata Sulaeman Hamzah.
Sulaeman memaparkan, karena mereka akan sibuk dengan urusan di sektor pertanian dan tidak lagi berpikir dan antre untuk menjadi PNS. Ini merupakan terobosan yang sangat luar biasa. Ini sudah dipastikan oleh Presiden Jokowi dan tinggal implementasinya di lapangan.
” Maka, saya yakin, negara kita akan segera tinggal landas dan mencapai Swasembada Pangan. Bangsa kita akan mencapai kesejahteraan dan kemakmuran, yang sangat diharapkan oleh seluruh rakyat Indonesia, dan ini merupakan amanat Konstitusi dalam UUD 1945,” terang Anggota DPR RI dari Dapil Papua ini.
Sulaeman Hamzah sangat mengapresiasi langkah- langkah Presiden Jokowi dalam rangka memajukan sektor pertanian. Di daerah pemilihannya, Sulaeman selalu menekankan akan pentingnya mekanisasi pertanian. Oleh karena, sudah dibuktikan dengan, mereka yang selama ini hanya mengelola 1-4 hektar, sekarang sudah bisa mengelola 5- 10 hektar lahan pertanian.
” Yang biasanya panen 2 kali/tahun, sekarang bisa panen 3 kali/tahun. Yang dulu panen hanya 4- 5 ton/hektar, sekarang bisa panen 8- 10 ton/hektar. Dan ini peningkatan yang sangat luar biasa. Pengusaha di Papua juga banyak yang beralih ke sektor pertanian. Ini merupakan lompatan yang sangat luar biasa,” tegasnya.
” Lompatan- lompatan besar ini, diawali dengan pikiran- pikiran besar Presiden Jokowi selaku Pemimpin Bangsa Indonesia. Saya kira ini akan segera menyebar ke sentra- sentra pertanian di seluruh Indonesia. Tidak hanya ke para petani saja, tetapi ke lembaga- lembaga pertanian, koperasi dan sentra- sentra industri pertanian lainnya,” pungkas Sulaeman Hamzah. (Aziz).
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel