Eddy Kusuma Wijaya : PSI Harus Paham Tata Krama Politik dan Hukum

Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Eddy Kusuma Wijaya, SH., MH., MM., Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan
Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi II DPR RI Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Eddy Kusuma Wijaya, SH., MH.,MM., menilai pernyataan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak paham antara visi dan misi Partai dengan pelanggaran hukum.
Pelanggaran hukum adalah perbuatan oknum, bukan partai.
Kontroversi PSI dan PDI Perjuangan itu berawal dari pernyataan pers Sekjen PSI, Raja Juli Antoni. Ia mengungkapkan harapannya agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bisa menularkan semangat bersih, transparan dan profesional ke PDI Perjuangan setelah memutuskan bergabung dengan partai binaan Megawati Soekarnoputri itu.
Menanggapi hal tersebut Eddy Kusuma melihat dalam pernyataan politiknya banyak terkesan menyinggung Partai Politik lain. Seharusnya PSI mengungkapkan visi dan misi politiknya bukan menyinggung Partai lain.
Selain itu Eddy pun mengkritik pernyataan Tsamara Amany yang mengatakan partai ini begini, partai itu begitu. Menurutnya, dalam pembuatan visi dan misi semua partai politik pasti bagus dan sudah berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
” Selain masing-masing partai punya kebijakan- kebijakan sesuai dengan visi misi yang ada pada partai itu dan itu sudah bagus semua,” kata Politisi PDI Perjuangan ini.
Jadi, lanjutnya, ketika ada penyimpangan- penyimpangan dari anggota partai, itu adalah perbuatan oknum dan tidak ada toleransi oleh partai.
“ Jadi jangan sampai PSI merasa hebat sendiri, seakan-akan benar sendiri, merasa nasionalis sendiri, padahal pernyataan dia itu sudah menyinggung partai orang lain,” tambahnya.
Selain itu PSI harus bisa membedakan antara pelanggaran hukum dan visi misi partai, apalagi PSI dan PDI Perjuangan adalah Partai yang sama-sama pendukung Jokowi, jadi berjalanlah dan berbicaralah pada tataran visi misi PSI itu sendiri.
Eddy mengakui memang selama ini sudah banyak kepala daerah yang ditangkap oleh KPK terkait kasus korupsi, mulai dari Gubernur, Walikota, Bupati, lembaga TNI, Polri, nah yang salah bukan dari partai atau lembaganya, tapi individu atau oknum atau pelaku itu sendiri.
” Nah, ini yang perlu kita perbaiki bersama, karena ini sudah menjadi tugas kita semua termasuk tugas saya sebagai Anggota DPR, dan tugas partai saya serta tugas PSI untuk bersama-sama memperbaiki Bangsa ini sehingga betul-betul bisa menjadi harapan kita bersama,” ungkap mantan Jendral Bintang 2 ini.
Adapun kita tahu maksud PSI itu keliru sekali, namun seperti yang saya contohkan tadi, bahwa visi misi partai beda dengan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum partai.
” Maka dari itu oknum yang melakukan korupsi dia harus bertanggungjawab dan itu sudah diwujudkan selama ini. PSI yang banyak diisi anak muda harus banyak belajar tata krama politik dan harus memahami juga tata krama perpolitikan Indonesia,” tutur Eddy.
Diketahui, Ketua DPP PSI Tsamara Amany tiba-tiba bicara tentang ‘dosa-dosa’ partai yang sudah lama berdiri tapi masih menjadi ‘kebiasaan’. Setidaknya ada dua ‘dosa’ partai lama yang disebutkan Tsamara.
Pertama, Tsamara menyinggung soal komitmen partai lama terhadap pemberantasan korupsi. Kedua, soal proses rekrutmen partai lama tak jauh dari kata ‘mahar politik’.
“ Kita tidak tahu apa yang terjadi dan dibicarakan. Tapi kabar yang santer beredar selalu melibatkan sejumlah uang sebagai mahar. Tak ada uang, tak ada pencalonan,” kata Tsamara beberapa waktu lalu. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional