logo seputarnusantara.com

Ketua DPD RI Minta Pemprov Banten Atasi 96 Desa Yang Tertinggal di Banten

14 - Nov - 2020 | 20:10 | kategori:Headline

Keterangan foto : Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (kanan), saat silaturrahiem ke KH. Syari di Banten

Banten. Seputar Nusantara. Sebanyak 96 desa di Provinsi Banten yang masih masuk kategori desa tertinggal mendapat sorotan Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, di sela kunjungan kerja ke Serang, Banten, pada Sabtu (14/11/2020).

“Data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Banten, masih ada 96 desa yang masuk kategori tertinggal dan sangat tertinggal,” ujar LaNyalla usai membuka FGD di Pendopo Gubernur Banten yang mengambil tema ‘Evaluasi Kebijakan DPD RI dalam Transfer Daerah di Provinsi Banten.’ 

Dari 96 desa itu, sebanyak 48 di antaranya masuk kategori desa tertinggal. Sementara sisanya adalah desa sangat tertinggal untuk kurun waktu hingga 2020 ini. LaNyalla berharap Pemprov bersama Pemkot dan Pemkab segera mengatasi keadaan tertinggal di desa-desa tersebut.

“Kita harus berlari untuk bisa mengangkat kesejahteraan rakyat. Kasihan warga di desa tertinggal ini jika tidak kita angkat kesulitan-kesulitannya,” sebut LaNyalla Mattalitti, Senator asal Dapil Jawa Timur itu.

LaNyalla memahami, banyak program kerja Pemda yang harus ditunda karena dampak dari pandemi virus Corona (Covid-19). Hanya saja, menurutnya, pemerintah setempat juga tidak bisa mengabaikan kebutuhan warganya.

“Covid-19 ini memang mengakibatkan berbagai program di daerah tidak bisa dilakukan. Tapi saya harap pemda juga tetap memperhatikan desa-desa yang masih tertinggal ini. Jangan karena Covid-19, mereka kemudian tidak lagi jadi perhatian,” tutur LaNyalla.

Ketua DPD RI berharap, desa-desa tertinggal di Banten bisa segera diatasi. Program untuk desa tertinggal yang tertunda di tahun ini, kata LaNyalla, bisa segera dikerjakan pada tahun 2021.

“Tahun depan harus berkurang desa-desa tertinggal. Infrastruktur di desa-desa juga harus ditingkatkan agar warga bisa lebih mudah dalam menjalani kehidupan sehari-harinya,” ucapnya.

“Jangan lagi ada anak sekolah harus menyeberang sungai dengan rakit yang membahayakan karena jembatan rusak seperti yang kita temukan di Lebak- Banten beberapa waktu lalu,” sambung LaNyalla.

LaNyalla juga meminta para Senator dapil Banten untuk melakukan pemantauan serius terhadap masalah desa tertinggal di wilayahnya. Ia menegaskan, DPD RI harus selalu hadir di tengah-tengah rakyat. 

Sebelum bertolak kembali ke Jakarta, LaNyalla menyempatkan berkunjung ke kediaman KH. Syari di Ciomas, Serang, Banten. Selain silaturrahiem dan berbincang, LaNyalla juga meminta doa dari Abah Syari, panggilan akrab tokoh masyarakat Banten tersebut. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline