logo seputarnusantara.com

Sekjen DPR RI Indra Iskandar : Kasus Covid- 19 di DPR Naik Signifikan Jadi 105 Orang, Termasuk Anggota DPR RI

23 - Jun - 2021 | 12:54 | kategori:Headline

Keterangan foto : Sekjen DPR RI, Indra Iskandar

Jakarta. Seputar Nusantara. Kasus positif COVID-19 di lingkungan DPR RI naik cukup signifikan menjadi 105 orang. Sebanyak 17 orang yang positif COVID-19 itu adalah anggota DPR RI.

“Dari tracing yang kami lakukam kemarin dan hari ini, ada penambahan cukup signifikan yang teridentifikasi positif. Untuk keseluruhannya berjumlah 105 orang. Untuk anggota DPR ada 17 orang,” kata Sekjen DPR RI Indra Iskandar di Kompleks Gedung MPR/ DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Di luar 17 anggota DPR RI yang terpapar COVID-19 itu adalah tenaga ahli hingga aparatur sipil negara atau ASN. Petugas kebersihan di kompleks perumahan Anggota DPR RI Kalibata juga ditemukan terpapar COVID-19.

” Selebihnya tersebar di tenaga ahli, cleaning service, tenaga pamdal, dan ASN. Jadi di luar yang 17 Anggota DPR itu tersebar di beberapa lini, termasuk petugas kebersihan di kompleks Kalibata, itu juga pagi tadi ada 16 orang yang positif,” ujar Indra.

” Kami tetap melakukan tracing terus, dan update data kami sampaikan ke pimpinan DPR sebagai bahan evaluasi,” sambung Sekjen DPR RI ini.

Komisi VII dan VIII Masih Lockdown

Hingga hari ini masih ada dua komisi di DPR RI yang masih melakukan lockdown, yakni Komisi VII dan Komisi VIII. Sementara komisi yang masih melakukan kegiatan menerapkan protokol kesehatan.

” Kalau komisi yang melakukan penundaan rapat atau menggunakan bahasa lockdown itu ya per hari ini hanya dua. Komisi VII dan VIII. Sedangkan Komisi I sudah akan mulai kembali rapat-rapat karena ada beberapa agenda sesuai dengan siklus anggaran di masa sidang ini, komisi-komisi harus menyelesaikan tugas pembahasan anggaran dengan mitra-mitra kementerian/lembaga tersebut,” ucap Indra.

Kegiatan komisi di DPR RI dilakukan secara hadir langsung dan virtual atau hybrid. Jumlah mitra yang hadir di komisi pun dibatasi.

“Jadi rapat-rapat dilakukan sesuai dengan keputusan Bamus, itu sesuai dengan hybrid. Dihadiri maksimum 20 persen, oleh masing-masing pimpinan dan AKD, plus masing-masing perwakilan satu fraksi, dan kami memperketat sekali tamu yang datang,” sebutnya. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline