Fiber Academy Telkom Akses Meluncurkan Kelas Industri Digital Bagi Siswa dan Guru. KIDI Merupakan Integrasi Antara Pelatihan Berbasis Praktik Nyata, Penyelarasan Kurikulum dengan Standar Industri, hingga Sertifikasi Resmi yang Berstandar Nasional
31 - Jul - 2025 | 15:15 | kategori:Headline
Keterangan foto : Program unggulan milik PT. Telkom (Persero) Kelas Industri Digital (KIDI) yang diselenggarakan oleh Telkom Akses melalui Fiber Academy
Jakarta. Seputar Nusantara. Telkom Akses yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Fiber Academy terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi fiber optik dengan menghadirkan program unggulan Kelas Industri Digital (KIDI).
Program ini dirancang tidak hanya untuk melatih teknisi internal, tetapi juga menyasar siswa, guru, hingga praktisi industri yang ingin mendapatkan keterampilan, sertifikasi, dan pengalaman nyata di industri telekomunikasi.
KIDI merupakan integrasi antara pelatihan berbasis praktik nyata, penyelarasan kurikulum dengan standar industri, hingga sertifikasi resmi berstandar nasional. Peserta KIDI mendapatkan pengalaman belajar di laboratorium simulasi lengkap dengan perangkat indoor maupun outdoor, installation networking IP based, hingga replika kondisi lapangan sebenarnya.
Program KIDI menghadirkan rangkaian lengkap mulai dari laboratorium dengan fasilitas simulasi infrastruktur fiber optik, penyelarasan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, pelatihan yang diajarkan oleh instruktur berpengalaman, sertifikasi kompetensi berstandar nasional untuk siswa, guru, dan praktisi, hingga kesempatan praktek kerja lapangan maupun kunjungan industri di lingkungan Telkom Akses.
KIDI menyediakan lebih dari 20 skema sertifikasi yang terbagi dalam level Basic, Specialist, dan Advance. Skema-skema ini mencakup bidang OSP (Outside Plant), ISP (Inside Plant), hingga Project Management dengan materi seperti Fiber Optic Termination, Fiber Optic Specialist Fulfillment FTTH, Fiber Optic Specialist Planning & Design, Fiber Optic Specialist WiFi, Fiber Optic Specialist Helpdesk, hingga Advance Project Supervisor. Setiap sertifikasi dirancang untuk memastikan peserta memiliki kemampuan teknis terkini dan siap bekerja dengan standar industri.
Fiber Academy juga dilengkapi dengan fasilitas modern seperti ruang kelas indoor, arena outdoor, miniatur jaringan fiber optik serta simulasi rumah pelanggan. Melalui program CSR, Telkom Akses menghadirkan KIDI hingga ke sekolah-sekolah kejuruan di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), untuk membantu meningkatkan kompetensi guru dan siswa melalui pelatihan, sertifikasi, hingga memberikan kesempatan untuk menjadi Talent Pool Program atau membuka peluang kerja bagi siswa dengan kriteria tertentu.
Sejak peresmian Fiber Academy pada 2015, hingga kini program KIDI telah melatih puluhan ribu peserta dengan tingkat pertumbuhan yang signifikan. KIDI juga telah menjadi mitra strategis bagi sekolah, universitas, hingga praktisi industri yang ingin meningkatkan keahlian mereka di bidang telekomunikasi berbasis fiber optik.
Dengan visi mencetak tenaga kerja yang terstandarisasi dan bersertifikasi untuk mendukung pengelolaan jaringan akses berkelas dunia, KIDI dari Fiber Academy Telkom Akses terus menjadi ujung tombak pengembangan SDM unggul yang siap menghadapi transformasi digital yang semakin cepat. (Aziz)
#ElevatingYourFuture
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB IndonesiaLaw Awards 2026. Pengakuan ini Mencerminkan Peran Strategis Tim Legal dalam Mengawal Transformasi Bisnis, Memperkuat Kepatuhan, dan Mendorong Inovasi Layanan Hukum Berbasis Digital
- Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet Milik PT. Telkom dan Jayantara Jalin Kerjasama Strategis. Sinergi Portofolio Solusi Digital untuk Mendukung Transformasi Pendidikan Terintegrasi, Mulai dari Pengelolaan Operasional hingga Proses Pembelajaran
- TelkomGroup Dorong Kolaborasi AI Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital AI-Ready Indonesia. Kolaborasi Telkom, NeutraDC, PLN, dan Pengelola Kawasan Industri Menyelaraskan Kebutuhan Energi, Kesiapan Kawasan dan Utilitas, serta Pengembangan Infrastruktur Digital AI-ready yang Scalable
- Direktur Utama PT. Telkom di DTIIF 2026 : Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan. Penguatan Konektivitas, Komputasi, dan Ekosistem AI Menjadi Kunci Menangkap Peluang Industri Global Melalui Pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
- Telin Milik PT. Telkom Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. Melalui Dua Sesi Diskusi, Telin Berbagi Perspektif Mengenai Kedaulatan Teknologi Indonesia serta Pengembangan Ekosistem Digital di Skala Global
- DTIIF 2026 : PT. Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography. Dua MoU Strategis Menjadi Landasan Penjajakan Pengembangan Kapabilitas Kriptografi, Asesmen Kesiapan, dan Integrasi Solusi Keamanan Digital
- InfraNexia Milik PT. Telkom (Persero) Memperkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia. Hubungkan HDC Cikarang dan Batam Melalui Konektivitas Andal Berlatensi Dibawah 2 Milidetik
- Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5. Pembaruan Sistem Pengadaan Pemerintah Dorong Tata Kelola yang Lebih Akuntabel Sekaligus Memperluas Peluang Pelaku Usaha dalam Negeri
- TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026. Empat Kapabilitas Strategis TelkomGroup Dorong Penguasaan Teknologi Secara Mandiri dan Perluasan Manfaat Ekonomi Digital di Indonesia
- Sovereign Tech Summit 2026 : NeutraDC Milik PT. Telkom (Persero) Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI. Ekspansi Kapasitas dan Integrasi Layanan Data Center, Komputasi, serta Konektivitas Dukung Pertumbuhan Kebutuhan AI Nasional
- PT. Telkom (Persero) Meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026. Penghargaan Internasional ini Mengapresiasi Inisiatif Telkom Dalam Mendukung Target Net Zero Emission Melalui Aksi Green Cxarbon dan Blue Carbon
- Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo. Kolaborasi Telkom dan Kemensos RI, Libatkan 59 Guru dan 537 Siswa Dalam Rangkaian Pelatihan Digital Interaktif di Yogyakarta
- Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di seluruh Indonesia. Melalui Dukungan terhadap Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Telkom Akses Memperkuat Penataan Jaringan Telekomunikasi dengan Tetap Menjaga Kontinuitas Layanan Pelanggan
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Tegaskan bahwa Ekspansi Jaringan Air Minum Sukses ke Wilayah Selatan Barat Purworejo Demi Kepentingan Masyarakat akan Air Bersih
- Mitratel Milik PT. Telkom (Persero) Memperluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026. Sebagai Next-Generation Tower Company, Mitratel Dukung Penguatan Pilar Sovereign Digital Infrastructure TelkomGroup
- PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
- Kunjungi Booth TelkomGroup di BTW 2026, Menteri Komdigi Tinjau Peran NeutraDC bagi Kedaulatan Ekosistem AI Data Center. TelkomGroup Mendorong Penguatan Kapasitas Komputasi dan Konektivitas Andal untuk Mendukung Perkembangan AI di Indonesia
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual