logo seputarnusantara.com

Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Tegaskan bahwa Ekspansi Jaringan Air Minum Sukses ke Wilayah Selatan Barat Purworejo Demi Kepentingan Masyarakat akan Air Bersih

23 - Okt - 2026 | 13:00 | kategori:Headline

Keterangan foto : Hermawan Wahyu Utomo, ST., M.Si., Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo- Provinsi Jawa Tengah

Purworejo. Seputar Nusantara. Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo memperluas layanan air bersih ke wilayah selatan dan barat di Kabupaten Purworejo untuk mengatasi masalah kualitas air bersih serta kerentanan kekeringan.

Menurut Hermawan Wahyu Utomo, ST., M.Si., Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo- Provinsi Jawa Tengah bahwa rencana dan perkembangan ekspansi ke wilayah selatan Kabupaten Purworejo sebagian sudah terealisasi dan sebagian lagi masih dalam proses pembangunan jaringan.

” Argumentasi kami melakukan ekspansi ke wilayah selatan adalah, dikarenakan kualitas air tanah di wilayah selatan kurang layak sebab mengandung logam berat, air payau, dan bau akibat sedimentasi serta pembusukan dari aliran sungai (seperti sungai jali dan wilayah aluvial),” ungkap Hermawan kepada Media Online seputarnusantara.com di kantornya, pada Jumat 23 Oktober 2026.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa fokus wilayah ekspansinya adalah di pesisir selatan Kabupaten Purworejo yang mencakup Kecamatan Ngombol dan Kecamatan Grabag (Desa Aglik, Roworejo, Bojong), serta wilayah Rowodadi dan Harjobinangun.

” Saat musim kemarau yang panjang seperti sekarang ini, sangat diperlukan melakukan Mitigasi Kekeringan : untuk wilayah selatan yang sering mengalami kekeringan, PDAM Purworejo memperkuat kerja sama pasokan air melalui PAM Regional Jembangan- Kabupaten Kebumen,” terang Hermawan dengan detail.

Menurutnya, PDAM Purworejo sudah melakukan persiapan infrastruktur. PDAM mulai menyusun jaringan pipa dan menyiapkan infrastruktur lanjutan yang ditargetkan berlanjut menuju kawasan selatan hingga tenggara. Hal ini demi memberikan layanan air bersih kepada masyarakat Purworejo.

Hermawan menambahkan bahwa Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo telah menerima bantuan dari Pusat berupa Inpres pada tahun 2024 – 2025 senilai hampir Rp 24 Miliar. Dana Inpres tersebut digunakan untuk 5.600 SR (Sambungan Rumah) yang mengambil dari PAM Regional Jembangan- Kebumen yang bersumber dari Waduk Wadaslintang.

Keterangan foto : Kantor Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo – Provinsi Jawa Tengah

” Dan alhamdulilah di akhir tahun 2026 ini, kami sudah memasang jaringan pipa baru dengan diameter 4 inci sepanjang 5,3 KM dari pasar Grabag ke Desa Aglik kemudian Roworejo- Bojong- dan Harjobinangun, ini bisa mencapai 500 SR (Sambungan Rumah). Dan nantinya akan menyambung ke kawasan Jalur Daendels hingga Purwodadi,” terang Hermawan dengan rinci.

Dan nantinya, sambung Hermawan, diharapkan Pemerintah Pusat membantu ekspansi jaringan pipa air minum dari Grabag ke Kembangkuning Harjobinangun, dengan menggunakan pipa DPE dengan diameter 6 inci sepanjang 12 KM dengan jumlah 18 desa dan bisa melayani 2.000 SR (Sambungan Rumah). Program ini sudah diajukan ke Pemerintah Pusat dan tinggal menunggu ACC dari Pemerintah Pusat, kemudian tinggal merealisasikan.

” Pengajuan bantuan ke Pemerintah Pusat tinggal menunggu ACC dari sana. Nantinya bantuan dari Pemerintah Pusat bukan berbentuk uang cash, tetapi bantuan berupa instalasi perpipaan dan SR (Sambungan Rumah). Fokusnya nantinya ke wilayah Kecamatan Ngombol karena daerah Ngombol wilayahnya aluvial dan kualitas air tanahnya kurang bagus,” ucap Hermawan, sang Direktur.

Dia menambahkan bahwa sepanjang musim kemarau panjang tahun 2026 ini, ketersediaan air minum PDAM Purworejo mencukupi untuk jaringan ke rumah/ pelanggan. PDAM juga bisa membantu droping air bersih ke wilayah- wilayah yang mengalami kekeringan seperti di Kecamatan Bruno dan Kaligesing.

” Saat musim kemarau panjang seperti sekarang ini, saya berpesan kepada para pelanggan PDAM Purworejo agar pertama, pelanggan jangan membuang- buang atau menyia- nyiakan air bersih. Kemudian kedua, pelanggan harus teliti terhadap jaringan perpipaan di rumahnya masing- masing, jangan sampai ada kebocoran pipa yang dapat berakibat pada terbuangnya air dengan sia- sia. Ketiga, jika rumah ditinggal pergi, pastikan semua kran tertutup sehingga air tidak tumpah sia- sia,” papar Hermawan.

” Selanjutnya keempat, jika terjadi kerusakan jaringan pipa PDAM, pelanggan supaya segera melaporkan ke kantor PDAM supaya segera ditangani oleh petugas. Dan terakhir, kelima, bijaksana dalam menggunakan air bersih, sehingga tagihannya tidak melonjak dan membengkak yang dapat berakibat pada pemborosan keuangan,” pungkas Hermawan di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.

Tulisan dengan Kategori Headline