PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
22 - Okt - 2026 | 23:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : (kiri ke kanan) Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menerima sertifikat keanggotaan UNGC (United Nations Global Compact) yang diserahkan oleh Executive Director UN Global Compact Network Indonesia DR. M. Windrawan Inantha, Kamis (22/10)
Jakarta. Seputar Nusantara. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat partisipasinya dalam gerakan keberlanjutan global melalui keanggotaan United Nations Global Compact (UNGC) yang ditandai dengan penyerahan sertifikat keanggotaan pada Kamis (22/10), serta pelaksanaan program Zero Waste to Landfill bersama Waste4Change di kawasan The Telkom Hub, Jakarta. Kedua inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Telkom mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam tata kelola perusahaan dan aktivitas operasional.
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa keberlanjutan merupakan bagian penting dari transformasi perusahaan untuk membangun bisnis yang bertanggung jawab dan berdaya saing dalam jangka panjang. Hal ini diwujudkan melalui tata kelola yang konsisten serta langkah nyata, mulai dari efisiensi energi dan pengurangan emisi hingga pengelolaan sampah.
“Di TelkomGroup, keberlanjutan bukan hanya tentang memenuhi standar atau menjalankan inisiatif lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana prinsip-prinsip tersebut menjadi bagian dari strategi bisnis dan budaya kerja. Keanggotaan dalam UN Global Compact memperkuat arah kami untuk terus menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab, sementara program Zero Waste to Landfill menjadi salah satu wujud nyata penerapannya di lingkungan kerja. Kami ingin memastikan bahwa transformasi menuju perusahaan yang berkelanjutan didukung oleh kebijakan, sistem, dan keterlibatan seluruh insan TelkomGroup,” ujar Nanang.
Melalui program Zero Waste to Landfill, Telkom menerapkan pemilahan sampah sejak dari sumber agar sampah yang masih dapat dimanfaatkan atau diolah tidak berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA). Program ini melibatkan karyawan, petugas housekeeping, dan Waste4Change dalam proses pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan sampah sesuai prosedur, tanpa mencampurkan kembali sampah yang telah dipilah.
Langkah ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 yang mendorong pemilahan sampah dari sumber berdasarkan kategorinya, yakni organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta residu. Pembatasan sampah yang dapat dibuang ke TPST Bantargebang turut menegaskan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumber. Dalam pelaksanaannya, Telkom bekerja sama dengan Waste4Change sebagai mitra pengelolaan sampah sejak 7 Oktober 2026.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, volume sampah di The Telkom Hub berkisar antara 14.604 kg hingga 30.334 kg per bulan, dengan jumlah tertinggi tercatat pada Februari. Sebanyak 51% merupakan residu dan 32% sampah organik, sementara plastik dan kertas masing-masing menyumbang 7%. Komposisi ini memperlihatkan pentingnya pemilahan untuk mengoptimalkan proses pengolahan dan mengurangi sampah yang berakhir di TPA.
“Hari ini, kami bekerja sama dengan Telkom dalam program Zero Waste to Landfill untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab, mulai dari pemilahan di sumber hingga meningkatkan potensi daur ulang. Kami mengapresiasi langkah Telkom Hub yang kini mulai mengalihkan pengelolaan sampah agar tidak lagi langsung berakhir di TPA. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi sekaligus mendorong perubahan perilaku di lingkungan kerja,” jelas Ridho Malik Ibrahim, Chief Operating Officer Waste4Change.
Pada kesempatan yang sama, Telkom menerima sertifikat keanggotaan UNGC yang diserahkan kepada Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno. Telkom tercatat sebagai peserta aktif UNGC sejak 16 Juli 2026 dan berupaya menerapkan Sepuluh Prinsip UNGC dalam strategi, budaya, serta kegiatan operasional perusahaan.
UNGC merupakan inisiatif keberlanjutan korporasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mendorong perusahaan menerapkan Sepuluh Prinsip dalam empat bidang utama, yaitu hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan antikorupsi. Keanggotaan ini menjadi bagian dari upaya Telkom menyelaraskan praktik bisnis dengan prinsip-prinsip tersebut.
Executive Director UN Global Compact Network Indonesia Dr. M. Windrawan Inantha mengatakan, “Keberlanjutan perlu menjadi bagian dari strategi dan budaya kerja seluruh elemen perusahaan. Melalui UNGC, perusahaan memiliki kerangka untuk mengintegrasikan prinsip hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan antikorupsi ke dalam praktik bisnis. Inisiatif Telkom melalui Zero Waste to Landfill menjadi salah satu contoh bagaimana prinsip keberlanjutan lingkungan dapat diterjemahkan ke dalam langkah konkret serta mendorong praktik dan gaya hidup yang lebih bertanggung jawab di TelkomGroup.”
Di bidang lingkungan, TelkomGroup menjalankan strategi dekarbonisasi melalui Climate Transition Plan yang diluncurkan pada 2025 sebagai peta jalan menuju net zero emission pada 2060. Dalam jangka pendek, TelkomGroup menargetkan penurunan emisi Scope 1 dan Scope 2 sebesar 20% pada 2030. Pada 2026, The Telkom Hub juga telah mencapai net zero emission untuk emisi operasional Scope 1 dan Scope 2.
Selain itu, TelkomGroup mendorong pemanfaatan energi terbarukan di berbagai lokasi operasional, pengembangan green data center, serta peningkatan efisiensi energi jaringan melalui penerapan Autonomous Network. Langkah-langkah ini melengkapi upaya pengurangan dampak lingkungan dari aktivitas operasional perusahaan.
Pengelolaan sampah di The Telkom Hub telah dimulai sejak Desember 2024 melalui penggunaan Reverse Vending Machine (RVM). Inisiatif ini telah melibatkan lebih dari 900 pengguna dan mengumpulkan lebih dari 7 ton botol plastik untuk didaur ulang, sekaligus menghindari sekitar 38 ton emisi CO?e. Program Zero Waste to Landfill memperluas upaya tersebut ke seluruh sampah perkantoran, dengan target memastikan tidak ada sampah dari The Telkom Hub yang berakhir di TPA.
Ke depan, Telkom mendorong keterlibatan seluruh karyawan dalam memilah sampah sebagai bagian dari kebiasaan kerja sehari-hari. Praktik di The Telkom Hub diharapkan dapat direplikasi di kantor-kantor TelkomGroup lainnya. Melalui penerapan prinsip UNGC, dekarbonisasi, dan pengelolaan sampah yang terintegrasi, Telkom terus mengembangkan operasional yang lebih bertanggung jawab sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (Aziz)
#ElevatingYourFuture
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |
Silakan Mengisi Komentar
You must be logged in to post a comment.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Mitratel Milik PT. Telkom (Persero) Memperluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026. Sebagai Next-Generation Tower Company, Mitratel Dukung Penguatan Pilar Sovereign Digital Infrastructure TelkomGroup
- PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
- Kunjungi Booth TelkomGroup di BTW 2026, Menteri Komdigi Tinjau Peran NeutraDC bagi Kedaulatan Ekosistem AI Data Center. TelkomGroup Mendorong Penguatan Kapasitas Komputasi dan Konektivitas Andal untuk Mendukung Perkembangan AI di Indonesia
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual
- Tiga Srikandi TelkomGroup Hadirkan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026. Berlangsung 19- 23 Oktober 2026, BTW 2026 Buka Ruang Kolaborasi dan Inovasi Lebih Luas bagi Para Pelaku Industri
- Rutan Kelas IIB Purworejo Kerjasama dengan Dinas Kesehatan Lakukan Screening Kesehatan WBP Untuk Cegah Penyakit Menular dan Pastikan Kondisi Kesehatan WBP Tetap Fit
- Progress Pembangunan 2 Gedung Kelurahan di Kabupaten Purworejo : Pembangunan Kantor Kelurahan Cangkrep Kidul Masih On The Track dan Kantor Kelurahan Lugosobo Mengalami Deviasi Minus Cukup Besar
- Telkom Perkuat Peran sebagai Strategic Holding, Tetapkan Arah Bisnis hingga 2030. Portfolio Forum Menjadi Langkah Strategis Dalam Mengorkestrasi Bisnis Group, Mengoptimalkan Investasi, dan Menciptakan Nilai Jangka Panjang
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo : Jadikan Momentum Hari Jadi ke- 78 DPRD Kabupaten Purworejo sebagai Semangat untuk Lebih Mendekatkan Lembaga Legislatif dengan Masyarakat
- PT. Telkom (Persero) Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham. Sisa Alokasi Buyback yang Telah Disetujui Masih Lebih dari Rp 3 Triliun, dengan Pelaksanaan yang Mengedepankan Disiplin Alokasi Modal dan Fleksibilitas Keuangan
- TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub. BTW 2026 Menjadi Momentum TelkomGroup Memperkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah dan Pelaku Industri Untuk Mendorong Transformasi Digital Nasional
- Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba 2026 Cheryl Ellena Gracia Ajak Pelajar Berani Tolak Penyalahgunaan NAPZA
- TelkomGroup Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Masyarakat Terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. Peduli Bencana Karhutla 2026, TelkomGroup Salurkan Paket Masker Medis dan Vitamin di Tiga Provinsi Terdampak
- Telkom University Terus Berkoordinasi Dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif. Telkom University Dukung Upaya Pencarian Bersama Keluarga dan Pihak Berwenang
- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Realisasikan Berbagai Bantuan Hibah Untuk Kelompok Tani. Petani Harus Cermat Dalam Manajemen Pertanian dan Cerdas Iklim Agar Hasil Pertanian Maksimal
- Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti. Penataan Portofolio Bisnis Secara Terukur dan Berlandaskan Tata Kelola yang Baik Menjadi Pijakan Transformasi TelkomGroup Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
- Pengaspalan Jalan Ruas Kenteng- Bencorejo Tepatnya di Depan Pasar Tegal Miring- Banyuurip Purworejo Sudah Dimulai Trial Aspal. Diharapkan Dapat Meningkatkan Kelancaran Arus Distribusi Barang dan Jasa, serta Muaranya Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Bupati Purworejo Meresmikan 11 Sumur Bor Kerjasama antara Universitas Gajah Mada dan Muda Ganesha (Alumni SMA 1 Purworejo) Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan Nasional