Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
22 - Okt - 2026 | 13:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Slamet, S. IP. (kanan), Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah, dan Firman Isyanto, S.E., Kepala Seksi PPI (Pencegahan, Pemadaman dan Investigasi) (kiri)
Purworejo. Seputar Nusantara. Musim kemarau yang cukup panjang dan juga El Nino, dapat memicu kebakaran lahan, karena lahan yang kering mudah terbakar dengan adanya percikan api seperti dari puntung rokok, pembakaran sampah ataupun faktor panas yang lain. Dengan mudahnya lahan terbakar, masyarakat diharapkan lebih berhati- hati dan waspada terhadap persoalan kebakaran lahan ini.
Menurut Slamet, S. IP. (kanan), Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah bahwa jumlah kejadian kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Purworejo pada tahun 2026 ini jumlahnya meningkat sangat signifikan dibandingkan pada tahun 2025 yang lalu.
” Mulai Januari hingga hari ini 22 Oktober 2026, jumlah kejadian kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Purworejo mencapai 65. Sedangkan pada tahun 2025 yang lalu, jumlah kejadian kebakaran lahan hanya 14, sehingga peningkatannya sangat signifikan,” ungkap Slamet kepada Media Online seputarnusantara.com di kantornya, pada Kamis 22 Oktober 2026.
Lebih lanjut dia berharap agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran karena saat ini kemarau cukup panjang, panas ekstrim dan dampak dari El Nino. Dan jika terjadi kebakaran lahan, diharapkan masyarakat bergotongroyong untuk memadamkan api secara manual dengan tetap berhati- hati, karena lahan yang terbakar kebanyakan jauh dari jalan dan pemukiman penduduk.
” Lahan kering itu mudah terbakar di saat musim kemarau dan panas ekstrim seperti sekarang ini. Kami Damkar selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Batalyon TP (Teritorial Pembangunan) dan instansi terkait dalam rangka penanganan kebakaran lahan,” ucap Slamet.
Masyarakat, lanjutnya, dihimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan yang dapat mengakibatkan kebakaran. Masyarakat diharapkan juga peduli dan saling membantu jika terjadi kebakaran lahan. Karena dampak kebakaran lahan tersebut dapat menyebabkan polusi udara yang berakibat pada gangguan kesehatan dan juga dapat membakar tanaman atau pohon yang masih produktif sehingga merugikan dari segi ekonomi.
” Kami berpesan yang pertama, jika terjadi kebakaran, segera lapor ke Kantor Damkar Purworejo atau BPBD untuk segera mendapatkan bantuan. Kemudian kedua, jika terjadi kebakaran, harus dilihat dan diperhitungkan apakah mampir memadamkan api secara manual atau tidak, sebab keselamatan manusia lebih utama dan berharga. Selanjutnya yang ketiga, masyarakat harus selalu hati- hati dan waspada terhadap bahaya kebakaran,” tegas Slamet dengan gamblang.

Keterangan foto : Armada Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo
Pada kesempatan yang sama saat wawancara hari ini, Firman Isyanto, S.E., Kepala Seksi PPI (Pencegahan, Pemadaman dan Investigasi) Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa diharapkan kepada Pemerintah Desa memasang Banner peringatan bahaya kebakaran di wilayahnya masing- masing. Tanda waspada menggunakan Banner ini sangat bermanfaat untuk mengingatkan kepada masyarakat akan resiko dan bahaya terjadinya kebakaran.
” Kami juga menghimbau kepada Pemerintah Desa untuk mengaktifkan kembali Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan). Termasuk juga perlengkapan Siskamling seperti sapu untuk memadamkan api secara manual, kemudian bambu panjang, kentongan tanda ada bahaya, dan perlengkapan lain yang bermanfaat untuk keamanan di lingkungan masing- masing,” ucap Firman.
Menurutnya, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, kemudian jangan membakar sampah sembarangan, dan jangan bermain- main dengan api karena dapat menyebabkan kebakaran. Seringkali kebakaran itu disebabkan oleh kelalaian manusia. Maka berhati- hati dan kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk meminimalisir terjadinya kebakaran.
” Musim kemarau dan cuaca panas yang sangat ekstrim seperti sekarang ini, jika ada percikan api dapat menyebabkan kebakaran lahan, ditambah dengan faktor angin yang kencang bisa berakibat api mudah menyebar di area lahan tersebut. Jika terjadi kebakaran rumah atau lahan, sebaiknya padamkan api secara mandiri dulu sambil menunggu mobil Damkar datang. Masyarakat harus bergotong royong untuk membantu memadamkan api tersebut,” terangnya.
Menurutnya, jika memadamkan api secara mandiri dan manual, sebaiknya utamakan keselamatan diri dan keamanan harus di nomorsatukan. Perlengkapan diri harus diprioritaskan saat pemadaman secara manual dan mandiri. Artinya, Safety First harus diutamakan.

Keterangan foto : Data jumlah kebakaran di wilayah Kabupaten Purworejo sejak Januari hingga 22 Oktober 2026
” Upaya pencegahan terjadinya kebakaran antara lain : pertama, upayakan instalasi rumah seperti kabel listrik dan instalasi lain itu harus rapi dan sesuai standar. Kedua, stop kontak jangan terlalu banyak yang dapat berakibat pada korsleting listrik. Ketiga, pastikan api sudah aman saat memasak menggunakan kompor tabung gas,” pungkas Firman di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |
Silakan Mengisi Komentar
You must be logged in to post a comment.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual
- Tiga Srikandi TelkomGroup Hadirkan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026. Berlangsung 19- 23 Oktober 2026, BTW 2026 Buka Ruang Kolaborasi dan Inovasi Lebih Luas bagi Para Pelaku Industri
- Rutan Kelas IIB Purworejo Kerjasama dengan Dinas Kesehatan Lakukan Screening Kesehatan WBP Untuk Cegah Penyakit Menular dan Pastikan Kondisi Kesehatan WBP Tetap Fit
- Progress Pembangunan 2 Gedung Kelurahan di Kabupaten Purworejo : Pembangunan Kantor Kelurahan Cangkrep Kidul Masih On The Track dan Kantor Kelurahan Lugosobo Mengalami Deviasi Minus Cukup Besar
- Telkom Perkuat Peran sebagai Strategic Holding, Tetapkan Arah Bisnis hingga 2030. Portfolio Forum Menjadi Langkah Strategis Dalam Mengorkestrasi Bisnis Group, Mengoptimalkan Investasi, dan Menciptakan Nilai Jangka Panjang
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo : Jadikan Momentum Hari Jadi ke- 78 DPRD Kabupaten Purworejo sebagai Semangat untuk Lebih Mendekatkan Lembaga Legislatif dengan Masyarakat
- PT. Telkom (Persero) Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham. Sisa Alokasi Buyback yang Telah Disetujui Masih Lebih dari Rp 3 Triliun, dengan Pelaksanaan yang Mengedepankan Disiplin Alokasi Modal dan Fleksibilitas Keuangan
- TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub. BTW 2026 Menjadi Momentum TelkomGroup Memperkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah dan Pelaku Industri Untuk Mendorong Transformasi Digital Nasional
- Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba 2026 Cheryl Ellena Gracia Ajak Pelajar Berani Tolak Penyalahgunaan NAPZA
- TelkomGroup Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Masyarakat Terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. Peduli Bencana Karhutla 2026, TelkomGroup Salurkan Paket Masker Medis dan Vitamin di Tiga Provinsi Terdampak
- Telkom University Terus Berkoordinasi Dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif. Telkom University Dukung Upaya Pencarian Bersama Keluarga dan Pihak Berwenang
- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Realisasikan Berbagai Bantuan Hibah Untuk Kelompok Tani. Petani Harus Cermat Dalam Manajemen Pertanian dan Cerdas Iklim Agar Hasil Pertanian Maksimal
- Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti. Penataan Portofolio Bisnis Secara Terukur dan Berlandaskan Tata Kelola yang Baik Menjadi Pijakan Transformasi TelkomGroup Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
- Pengaspalan Jalan Ruas Kenteng- Bencorejo Tepatnya di Depan Pasar Tegal Miring- Banyuurip Purworejo Sudah Dimulai Trial Aspal. Diharapkan Dapat Meningkatkan Kelancaran Arus Distribusi Barang dan Jasa, serta Muaranya Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Bupati Purworejo Meresmikan 11 Sumur Bor Kerjasama antara Universitas Gajah Mada dan Muda Ganesha (Alumni SMA 1 Purworejo) Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
- Perkuat Pembinaan Literasi bagi WBP, Rutan Kelas IIB Purworejo Laksanakan Penandatanganan MoU bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Purworejo
- Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi. InfraNexia Siapkan Kapasitas Backbone hingga 600 Gbps di Sejumlah Titik Kritikal untuk Menjamin Kelancaran Operasional Acara
- Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026. Melalui Telkom Solution, PT. Telkom (Persero) Mempertemukan Kapabilitas Teknologi dan Kolaborasi Lintas Sektor Guna Mendorong Pemanfaatan AI Yang Berdampak Bagi Bisnis