Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional. InfraNexia Bukukan Pendapatan Sebesar Rp 7,7 Triliun dengan Margin EBITDA 54,5%. Pendapatan dari Pelanggan Eksternal Tumbuh 31% Secara Tahunan Menjadi Rp 939 Miliar
4 - Agu - 2026 | 17:15 | kategori:Headline
Keterangan foto : Tentang InfraNexia : PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) merupakan operating company TelkomGroup yang berfokus pada penyediaan dan pengelolaan infrastruktur telekomunikasi secara wholesale. InfraNexia menyediakan layanan konektivitas dan infrastruktur digital bagi operator telekomunikasi, internet service provider, penyedia layanan digital, serta pelaku industri lainnya
Dengan kapabilitas jaringan yang tersebar secara nasional, InfraNexia terus mendorong optimalisasi pemanfaatan aset, efisiensi infrastruktur, dan perluasan kolaborasi industri untuk mendukung konektivitas yang andal dan berkelanjutan. Melalui perannya sebagai penyedia infrastruktur yang terbuka bagi seluruh pelaku industri, InfraNexia berkomitmen memperkuat ekosistem digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia
Jakarta. Seputar Nusantara. PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja keuangan semester pertama tahun 2026 dengan pertumbuhan positif pada sejumlah indikator utama. Mengawali enam bulan pertama tahun 2026, InfraNexia membukukan pendapatan sebesar Rp 7,7 triliun. Komposisi pendapatan InfraNexia masih didominasi oleh ekosistem TelkomGroup, sejalan dengan perannya dalam mendukung kebutuhan konektivitas grup secara menyeluruh. Di saat yang sama, pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup pada portofolio bisnis yang kini dikelola InfraNexia tumbuh 31% secara tahunan menjadi Rp 939 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut turut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri, termasuk operator telekomunikasi, ISP, penyedia layanan digital, dan pelanggan perusahaan terhadap infrastruktur yang dikelola InfraNexia. Hal ini memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang terbuka untuk mendukung kebutuhan konektivitas industri secara lebih luas.
Sebagai bagian dari TelkomGroup, InfraNexia turut mendukung komitmen Danantara Indonesia dalam memperkuat fondasi ekonomi digital nasional. Transformasi yang dijalankan InfraNexia sejalan dengan upaya mendorong pengelolaan aset negara yang lebih produktif, berdaya saing, serta mampu menciptakan nilai dan dampak ekonomi secara berkelanjutan.
Sejak pengalihan sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang efektif pada 1 Januari 2026, InfraNexia memasuki fase baru dengan skala operasi dan kapabilitas infrastruktur yang semakin besar. Transformasi ini menjadi langkah strategis sebagai mesin pertumbuhan baru dalam mendorong pengelolaan aset jaringan yang lebih fokus dan efisien, sekaligus membuka peluang monetisasi dan kolaborasi yang lebih luas di pasar eksternal.
Dari sisi portofolio, segmen Wholesale Network yang mencakup Metronexia, Wavenexia, dan IP Nexia mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 12,7% secara tahunan setelah pengelolaan dialihkan ke InfraNexia. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh permintaan yang konsisten terhadap layanan core network serta kebutuhan kapasitas yang terus berkembang di tengah meningkatnya aktivitas digital. Segmen FTTx & Infrastructure Sharing juga terus memperkuat portofolio bisnis InfraNexia, khususnya dalam mendukung kebutuhan konektivitas dan optimalisasi pemanfaatan infrastructure sharing. Melalui portofolio ini, InfraNexia mendorong terbentuknya model penyediaan infrastruktur yang lebih efisien sekaligus membuka ruang kolaborasi yang semakin luas bagi seluruh pelaku industri.
Dari sisi profitabilitas, InfraNexia membukukan margin EBITDA sebesar 54,5% pada semester I 2026. Pencapaian tersebut didukung oleh penerapan disiplin operasional, optimalisasi biaya, digitalisasi proses bisnis, serta pengelolaan aset yang semakin terintegrasi.
“ Pertumbuhan pendapatan eksternal dan kinerja positif InfraNexia menunjukkan bahwa proses bisnis yang kami jalankan mulai memperkuat daya saing InfraNexia. Selain memperbesar skala bisnis, fokus kami juga terus memastikan aset dan kapabilitas yang dimiliki dapat dikelola secara lebih produktif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf.
Sejalan dengan perluasan skala bisnis, InfraNexia turut memperkuat kapasitas organisasinya. Jumlah karyawan perusahaan meningkat dari 1.128 menjadi 1.338 orang sepanjang semester I 2026. Penguatan tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan kompleksitas operasional, pengembangan layanan, serta percepatan eksekusi agenda transformasi perusahaan.
Melanjutkan momentum positif tersebut, Lukman mengatakan semester pertama tahun 2026 menjadi periode penting bagi InfraNexia dalam membangun fondasi sebagai perusahaan infrastruktur digital yang semakin kuat dan kompetitif. Capaian ini membuktikan transformasi yang dijalankan mulai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan dan efisiensi. Ia juga menegaskan InfraNexia akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi dan inisiasi modernisasi network, serta memperluas kolaborasi dengan seluruh pelaku industri. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengoptimalkan aset infrastruktur dan menghadirkan nilai yang lebih besar bagi pelanggan, pemegang saham, industri, dan negara.
“ Melalui sinergi bersama Danantara Indonesia, InfraNexia sebagai bagian dari TelkomGroup optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekosistem digital nasional. Dengan disiplin operasional dan eksekusi transformasi yang konsisten, kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur digital yang andal, efisien, dan berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Lukman. (Aziz)
#ElevatingYourFuture
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB IndonesiaLaw Awards 2026. Pengakuan ini Mencerminkan Peran Strategis Tim Legal dalam Mengawal Transformasi Bisnis, Memperkuat Kepatuhan, dan Mendorong Inovasi Layanan Hukum Berbasis Digital
- Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet Milik PT. Telkom dan Jayantara Jalin Kerjasama Strategis. Sinergi Portofolio Solusi Digital untuk Mendukung Transformasi Pendidikan Terintegrasi, Mulai dari Pengelolaan Operasional hingga Proses Pembelajaran
- TelkomGroup Dorong Kolaborasi AI Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital AI-Ready Indonesia. Kolaborasi Telkom, NeutraDC, PLN, dan Pengelola Kawasan Industri Menyelaraskan Kebutuhan Energi, Kesiapan Kawasan dan Utilitas, serta Pengembangan Infrastruktur Digital AI-ready yang Scalable
- Direktur Utama PT. Telkom di DTIIF 2026 : Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan. Penguatan Konektivitas, Komputasi, dan Ekosistem AI Menjadi Kunci Menangkap Peluang Industri Global Melalui Pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
- Telin Milik PT. Telkom Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. Melalui Dua Sesi Diskusi, Telin Berbagi Perspektif Mengenai Kedaulatan Teknologi Indonesia serta Pengembangan Ekosistem Digital di Skala Global
- DTIIF 2026 : PT. Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography. Dua MoU Strategis Menjadi Landasan Penjajakan Pengembangan Kapabilitas Kriptografi, Asesmen Kesiapan, dan Integrasi Solusi Keamanan Digital
- InfraNexia Milik PT. Telkom (Persero) Memperkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia. Hubungkan HDC Cikarang dan Batam Melalui Konektivitas Andal Berlatensi Dibawah 2 Milidetik
- Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5. Pembaruan Sistem Pengadaan Pemerintah Dorong Tata Kelola yang Lebih Akuntabel Sekaligus Memperluas Peluang Pelaku Usaha dalam Negeri
- TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026. Empat Kapabilitas Strategis TelkomGroup Dorong Penguasaan Teknologi Secara Mandiri dan Perluasan Manfaat Ekonomi Digital di Indonesia
- Sovereign Tech Summit 2026 : NeutraDC Milik PT. Telkom (Persero) Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI. Ekspansi Kapasitas dan Integrasi Layanan Data Center, Komputasi, serta Konektivitas Dukung Pertumbuhan Kebutuhan AI Nasional
- PT. Telkom (Persero) Meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026. Penghargaan Internasional ini Mengapresiasi Inisiatif Telkom Dalam Mendukung Target Net Zero Emission Melalui Aksi Green Cxarbon dan Blue Carbon
- Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo. Kolaborasi Telkom dan Kemensos RI, Libatkan 59 Guru dan 537 Siswa Dalam Rangkaian Pelatihan Digital Interaktif di Yogyakarta
- Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di seluruh Indonesia. Melalui Dukungan terhadap Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Telkom Akses Memperkuat Penataan Jaringan Telekomunikasi dengan Tetap Menjaga Kontinuitas Layanan Pelanggan
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Tegaskan bahwa Ekspansi Jaringan Air Minum Sukses ke Wilayah Selatan Barat Purworejo Demi Kepentingan Masyarakat akan Air Bersih
- Mitratel Milik PT. Telkom (Persero) Memperluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026. Sebagai Next-Generation Tower Company, Mitratel Dukung Penguatan Pilar Sovereign Digital Infrastructure TelkomGroup
- PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
- Kunjungi Booth TelkomGroup di BTW 2026, Menteri Komdigi Tinjau Peran NeutraDC bagi Kedaulatan Ekosistem AI Data Center. TelkomGroup Mendorong Penguatan Kapasitas Komputasi dan Konektivitas Andal untuk Mendukung Perkembangan AI di Indonesia
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual