logo seputarnusantara.com

Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo (Ketua Kejora) : Reuni Akbar SMPN 2 sebagai Ajang Silaturahmi, Konsolidasi dan Memperkuat Lobby Pusat & Daerah. Ekspansi Jaringan Air Minum Direncanakan ke Wilayah Batalyon TP dan Kecamatan Gebang

29 - Sep - 2026 | 17:00 | kategori:Headline

Keterangan foto : Hermawan Wahyu Utomo, ST., M.Si., Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo- Provinsi Jawa Tengah yang juga sebagai Ketua Kejora

Purworejo. Seputar Nusantara. Rangkaian Lustrum yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMPN 2 Purworejo yang bernama ‘Kejora’, akan diselenggarakan acara puncak pada bulan November 2026 yang akan datang. Ketua Kejora, Hermawan Wahyu Utomo, ST., M.Si., mengatakan bahwa para alumni akan menggelar Reuni Akbar pada tanggal 7 November 2026 mendatang. Sebanyak 44 angkatan mulai dari Kejora angkatan 1970 hingga 2018 diundang untuk datang ke acara tersebut.

” Rangkaian acara Reuni Akbar akan diiringi dengan berbagai kegiatan. Selain acara hiburan, para alumnus SMP favorit di Purworejo tersebut juga akan mengadakan bakti sosial. Bakti sosial berupa pemberian santunan bagi anak- anak yang kurang beruntung dari keluarga besar SMPN 2 dan Kejora, serta ada juga santunan untuk anak- anak yatim,” ungkap Hermawan kepada Media Online seputarnusantara.com di kantor Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo, pada Selasa 29 September 2026.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa tema yang diambil dalam reuni Akbar tersebut adalah ‘Merajut Silaturahmi, Kebersamaan dalam Harmonisasi’. Ketua Kejora yang juga menjabat sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo- Provinsi Jawa Tengah mengatakan bahwa reuni akbar tersebut akan dipusatkan di lingkungan SMPN 2 Purworejo.

Keterangan foto : SMP Negeri 2 Purworejo- Provinsi Jawa Tengah

” Dengan konsep tersebut, reuni akbar SMPN 2 Purworejo diharapkan lebih dari sekedar panggung nostalgia/ temu kangen saja. Namun, pertemuan lintas generasi itu diharapkan mampu memperkuat silaturahmi, jejaring alumni, menumbuhkan kepedulian terhadap almamater, serta membuka ruang kontribusi nyata bagi SMPN 2 Purworejo,” tegasnya.

Lebih lanjut Hermawan menegaskan, dengan adanya temu alumni SMP Negeri 2 Purworejo, diharapkan juga bagi para alumni yang sudah mempunyai posisi penting (mempunyai jabatan strategis di tingkat nasional), mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Purworejo dengan kebijakan- kebijakannya. Karena tentunya mereka yang sudah menjabat di tingkat nasional, mempunyai kewenangan dalam menentukan/ pengambilan kebijakan.

” Secara mikro, diharapkan bagi para alumni SMP N 2 Purworejo yang sudah mempunyai jabatan penting agar dapat berkontribusi nyata di almamaternya. Dan secara makro, mereka diharapkan mampu berkontribusi bagi pembangunan wilayah Kabupaten Purworejo dengan kebijakan- kebijakannya. Hal ini sangat penting, karena Purworejo mempunyai posisi yang strategis sehingga perlu sentuhan- sentuhan dari pusat,” ucapnya.

Dengan mengumpulkan para alumni SMPN 2 Purworejo, sambungnya, diharapkan kontribusi nyata dari mereka baik itu berbentuk tenaga, pikiran, dana maupun kebijakan- kebijakannya (bagi yang mempunyai jabatan penting) untuk kemajuan dan pembangunan di wilayah Kabupaten Purworejo. Bagi para alumni yang punya jabatan penting di tingkat nasional bisa menjembatani antara pusat dan daerah (Kabupaten Purworejo), sehingga program dan anggaran pusat bisa masuk ke Purworejo.

” Nantinya diharapkan ada program bantuan beasiswa dari para alumni SMPN 2 Purworejo untuk para siswa yang masih sekolah di SMPN 2. Karena kita para alumni SMPN 2 dari berbagai generasi/ angkatan ada iuran rutin untuk menyelenggarakan berbagai agenda kegiatan. Smoga cita- cita mulia ini bisa terwujud demi kemajuan pendidikan khususnya di SMPN 2 Purworejo,” ungkap Hermawan dengan gamblang.

Keterangan foto : Kantor Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo- Provinsi Jawa Tengah

Pada kesempatan yang sama, Hermawan Wahyu Utomo, ST., M.Si., selaku Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo- Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa direncanakan pada tahun 2026 ini akan ada ekspansi jaringan air minum ke wilayah Kecamatan Gebang.

” Dari beberapa kali pertemuan dengan Denzibang dan Perwira Batalyon TP sudah dipastikan akan ada ekspansi jaringan air bersih ke lokasi Batalyon TP di Desa Bendosari- Kecamatan Gebang. Karena di lokasi tersebut sudah 2 kali dibuat sumur bor namun tidak lama airnya habis. Maka dengan peristiwa itu, akhirnya dari Denzibang dan Perwira TP hadir ke kantor Perumda Air Minum Tirta Perwitasari meminta supaya berkenan membuat jaringan air bersih ke lokasi Batalyon TP dan kami akhirnya juga memfollow up,” ucap Hermawan.

Batalyon TP adalah singkatan dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), yaitu satuan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang memiliki fungsi tempur sekaligus mempunyai peran aktif dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

” Kami bersama dengan Denzibang dan Perwira Batalyon TP sudah membuat RAB (Rencana Anggaran Biaya) untuk diajukan ke Kemenhan (Kementerian Pertahanan), smoga disetujui dan dialokasikan anggarannya supaya dapat terealisasi jaringan air minum ke lokasi Batalyon TP di Bendosari Kecamatan Gebang,” jelasnya.

Menurut Hermawan, ada beberapa skenario yang bisa diterapkan, skenario yang pertama, mengambil sumber air dari Tuksongo dan di backup sumber air dari Kalinongko. Kemudian skenario kedua, SPAM Keburejo yang pengelolaannya di Balengasal yang mana pipa terakhir sudah sampai di daerah Wirun Kecamatan Kemiri. Dan di wilayah Kecamatan Gebang tepatnya di Desa Rendeng sudah ada jaringan pipa yang dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo, ini bisa langsung disambung ke wilayah Batalyon TP di Desa Bendosari.

” Sedangkan skenario ketiga adalah kita menunggu selesainya Bendungan Bener, karena kalau Bendungan Bener sudah selesai, Kabupaten Purworejo diberikan alokasi 500 liter/ detik. Dan posisi Bendungan Bener tersebut persis diatas atau di utaranya wilayah Gebang. Smoga Bendungan Bener cepat selesai sehingga kebutuhan air di wilayah Purworejo bisa lebih tercukupi,” tegasnya.

Dirinya yakin jika Bendungan Bener sudah selesai, maka kebutuhan air di Wilayah Gebang khususnya Batalyon TP akan tercukupi. Dan nantinya ekspansi jaringan air minum ke wilayah Gebang akan lebih mudah karena ketersediaan air sangat mencukupi.

” Saya berpesan, pertama, bahwa air bersih ini merupakan hak setiap Warga Negara Indonesia dan merupakan mandatory dari pemerintah, maka ketika jaringan air bersih sudah masuk, sebaiknya diterima dengan senang hati. Kedua, karena air bersih ini merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat, kami sangat berharap agar pemerintah pusat maupun pemerintah daerah ikut hadir membantu dalam hal investasi, minimal jaringan perpipaan. Kehadiran pemerintah sangat kami tunggu, Political Will nya sangat diharapkan,” tegasnya.

Kemudian ketiga, dia berpesan kepada masyarakat dan perangkat desa, ketika jaringan air bersih sudah masuk ke wilayahnya, jangan terlalu kaku, sebaiknya disambut dan diterima dengan senang hati. Karena air bersih merupakan pelayanan dasar bagi masyarakat. Jangan membedakan antara Pamsimas Desa dengan PDAM dari Pemerintah Daerah, karena keduanya sama- sama program dari pemerintah pusat di bidang air bersih. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.

Tulisan dengan Kategori Headline