logo seputarnusantara.com

Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat

17 - Sep - 2026 | 14:00 | kategori:Headline

Purworejo. Seputar Nusantara. Polemik mengenai Tender Proyek Purworejo yang akhir- akhir ini terus berkembang di tengah- tengah masyarakat Purworejo sebaiknya disudahi saja. Sebab, polemik tersebut justru dapat menghambat dimulainya pekerjaan.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang pengusaha Purworejo yang tidak mau disebutkan identitasnya. Menurutnya, suatu polemik yang terus berkepanjangan justru tidak produktif dan dapat memunculkan berbagai efek negatif yang bisa merugikan masyarakat Purworejo.

” Jika polemik tersebut terus- menerus bergulir di tengah- tengah masyarakat, maka banyak pihak yang akan dirugikan. Pihak- pihak yang dirugikan dengan adanya polemik itu diantaranya adalah masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo, dan juga Penyedia Jasa yang sudah memenangkan Tender Proyek, juga yang kalah,” ungkapnya kepada Media Online seputarnusantara.com, pada Rabu 16 September 2026.

Lebih lanjut pengusaha tersebut menyampaikan bahwa jika polemik itu tidak segera disudahi, maka efeknya bisa luar biasa. Apalagi kalau sampai terjadi gagal kontrak karena waktu pelaksanaan tidak cukup, resikonya sangat besar bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo. Resiko tersebut antara lain jika gagal kontrak maka penilaian kinerja dan penilaian serapan anggaran Kabupaten Purworejo menjadi rendah.

” Jika sampai terjadi gagal kontrak maka penilaian kinerja dan serapan anggaran menjadi rendah. Kalau penilaian kinerja dan serapan anggaran rendah dapat berdampak pada penilaian dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Jadi dampaknya sangat luar biasa,” terangnya.

Menurutnya, kalau hanya asumsi atau dugaan saja, itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Lain cerita kalau sumbernya jelas, pihak mana yang dirugikan dan pihak mana yang diuntungkan, maka hal itu bisa dikonfirmasi. Namun kalau hanya asumsi dan dugaan, sulit untuk dikonfirmasi kebenarannya.

” Bukti nyata dari tender terbuka ini adalah efisiensi anggaran. Dari total pagu, Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo berhasil menghemat anggaran sebesar Rp 4,2 Miliar lebih. Dengan efisiensi anggaran itu, untuk 19 paket peningkatan ruas jalan dan jembatan, serta 4 paket jalan poros, sebaiknya segera dimulai supaya cepat selesai,” ucapnya.

Padahal, dari info yang dia dapat, bahwa pemenang Tender Proyek tersebut melakukan penawaran harga paling rendah. Artinya, kalau Penyedia Jasa yang menang tender tersebut sudah melakukan penawaran terendah, dokumen lengkap dan benar, maka dimana letak kesalahannya ? Karena semua itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, ya memang seperti itu.

” Infonya beberapa paket sudah berkontrak, Maka sebaiknya paket pekerjaan yang lainnya segera berkontrak saja dan segera dimulai pekerjaan, karena yang akan merasakan manfaatnya juga masyarakat Purworejo. Jika pembangunan jalan dan jembatan tersebut segera dimulai, maka prosesnya juga akan cepat selesai yang bermuara pada kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Kalau memang semua prosesnya sudah sesuai dengan regulasi, imbuhnya, maka Dinas PUPR Kabupaten Purworejo tidak ada alasan untuk menunda- nunda kontrak kerja dengan Penyedia Jasa yang memenangkan Tender Proyek tersebut.

” Saya berpesan kepada Penyedia Jasa yang memenangkan Tender Proyek 19 paket jalan dan jembatan serta 4 paket jalan poros, agar mengerjakan proyek sesuai dengan spesifikasi. Jangan mengurangi spesifikasi sehingga nantinya akan terjadi mutu yang tidak sesuai. Dan pesan saya : utamakan kualitas,” tambahnya.

Mumpung sekarang masih musim kemarau, sambungnya, sangat bagus untuk mengerjakan proyek jalan dan jembatan. Karena, jika nanti sudah memasuki musim penghujan, dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. Apalagi pekerjaan dilakukan sudah mepet waktunya, dapat berakibat pada tergesa- gesa, yang dampaknya pada kualitas pekerjaan menjadi menurun.

” Selain hal tersebut, saya juga berpesan kepada masyarakat Purworejo agar : tidak terpengaruh dengan isu- isu tersebut, karena hal itu baru asumsi- asumsi dan dugaan. Masyarakat diharap untuk tetap tenang dan jangan terpengaruh,” ungkapnya.

Pihak Dinas PUPR juga sebaiknya tetap fokus bekerja dan jangan terpengaruh dengan isu tersebut. Karena jika terpengaruh dengan isu tersebut dapat menguras energi dan fokus dalam bekerja menjadi buyar. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.

Tulisan dengan Kategori Headline