John Pieris : Penetapan Gubernur Jogjakarta Tidak Berada di Ruang Hampa

John Pieris, Anggota DPD RI dari Provinsi Maluku
Jakarta. Seputar Nusantara. Polemik masalah Keistimewaan Jogjakarta menjadi bahan perbincangan banyak kalangan. Dari rakyat biasa hingga pejabat tinggi negara ikut sibuk membahasnya. Perbincangan polemik Keistimewaan Jogjakarta ada di warung kopi pinggir jalan hingga gedung mewah pemerintahan.
Polemik Keistimewaan Jogjakarta menjadi sangat menarik entah karena Provinsi tersebut pernah menjadi negara berdaulat dan menjadi ibukota negara atau entah mungkin karena momentum untuk pengalihan perhatian masyarakat terhadap suatu kasus besar di negeri ini?
Menurut John Pieris, Anggota DPD RI dari Provinsi Maluku, masalah Keistimewaan Jogjakarta ini sudah dibahas oleh para pakar termasuk DPD dan DPR. Beberapa bulan terakhir ini para pakar dan wakil rakyat bersama- sama menggodok masalah polemik Keistimewaan Jogjakarta.
” Menurut saya, nomenklatur/ istilah pimpinan DIY sebaiknya jangan menggunakan istilah Gubernur Utama, tetapi diberi istilah Kepala Daerah Istimewa Jogjakarta. Istilah Kepala Daerah Istimewa lebih rasional daripada Gubernur Utama,” ungkap John Pieris kepada seputarnusantara.com di Gedung DPD RI Senayan- Jakarta.
Menurutnya, kalau ada Gubernur Utama maka logikanya akan ada Gubernur Biasa. ” Mengapa Gubernur DIY tidak seperti jabatan Presiden, yang melekat 2 jabatan yakni kepala negara dan kepala pemerintahan. Mengapa Jogjakarta harus dipisah, antara jabatan Gubernur Utama dan Gubernur Biasa, bukannya ada satu kepala daerah di provinsi yakni Gubernur?’ tanya John Pieris sembari meyakinkan.
John Pieris memaparkan bahwa kita harus melihat Daerah Istimewa Jogjakarta secara rasional dan dengan kepala dingin. Sebaiknya untu masalah Gubernur Jogjakarta ditetapkan saja, karena sudah dipilih oleh masyarakat Jogjakarta. Sultan yang sekaligus sebagai Gubernur Jogjakarta sudah dipilih secara nurani oleh masyarakat Jogjakarta. Sehingga sangat rasional ketika Sultan Jogjakarta juga otomatis menjabat sebagai Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta.
” Penetapan tidak berada dalam ruangan hampa. Penetapan ada landasan konstitusinya, politics is the choice. Kesadaran politik harus sesuai dengan nilai- nilai yang terkandung dalam Undang- Undang,” pungkasnya. ( Aziz )
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital