Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
11 - Sep - 2026 | 14:30 | kategori:Headline
Keterangan foto : Sutijoso Brahmanto, SH., MM., Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Polemik tentang proses tender di Kabupaten Purworejo yang sedang ramai diberitakan oleh beberapa media dan diperbincangkan oleh masyarakat, menjadi perhatian serius Kabag Barjas Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo. Karena dengan adanya polemik tersebut, menurutnya, pekerjaan yang seharusnya sudah dimulai menjadi tertunda dan dapat menghambat pembangunan daerah di Purworejo.
” Kalau polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo terus dijadikan isu di luar sana, maka dapat menghambat dilaksanakannya berbagai proyek di Purworejo. Kalau pekerjaan tertunda, maka hal ini bisa menghambat pembangunan di wilayah Purworejo,” ungkap Sutijoso Brahmanto, SH., MM., Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah kepada Media Online seputarnusantara.com di kantornya, pada Senin 7 September 2026.
Lebih lanjut Brahmanto menjelaskan bahwa seseorang atau pihak- pihak yang sudah punya asumsi tertentu mengenai proses Lelang Proyek di Purworejo, maka ketika dijelaskan secara detail baik itu mengenai teknis maupun administratifnya, akan percuma, karena mereka sudah punya asumsi sendiri. Kalau hanya asumsi itu belum tentu sesuai dengan fakta di lapangan.
” Kalau suasana kebatinan mereka sudah tidak sesuai dengan kami, dan mereka sudah memframing sedemikian rupa mengenai proses Lelang Proyek tersebut, maka ya seolah- olah menjadi percuma ketika kami menjelaskan secara detail proses Lelang yang sebenarnya,” tegas Brahmanto dengan nada gamblang.
Lebih jauh dirinya memaparkan, jika memang akan ada audit lebih lanjut, maka pihak Pokja Barjas (Pengadaan Barang dan Jasa) akan siap membuka dokumen yang sebenarnya. Karena seluruh proses Lelang Proyek di Barjas dijalankan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan dokumen- dokumennya dapat dipertanggungjawabkan.
” Jika memang peserta Lelang ada yang keberatan, kan ada ruang sanggah dan sanggah banding. Namun ketika dibuka ruang sanggah dan sanggah banding, para peserta Lelang yang kalah tidak melakukan sanggahan banding. Jadi yang berhak melakukan sanggah/sanggah banding adalah peserta Lelang, bukan pihak- pihak luar sana yang justru mempermasalahkan,” ucap Brahmanto.

Dan, lanjutnya, pihak Barjas melaksanakan proses tender sesuai dengan regulasi. Jejak digitalnya ada semua karena terekam di sistem. Semua jejak digital proses Lelang Proyek di Barjas Purworejo terekam dengan rapi di Inaproc versi 6. Muncul pertanyaan : proses manalagi yang diragukan ? Karena semua ada di sistem dan dapat dipertanggungjawabkan semuanya.
” Jika diminta, kamipun siap untuk menjelaskan sedetail- detailnya, karena seluruh proses Lelang Proyek di Pokja Barjas ada jejak digitalnya dan terekam semua. Termasuk di proses klarifikasi, kami undang semua peserta Lelang untuk hadir. Dan dimungkinkan ada Direktur Perusahaan tersebut yang tidak bisa hadir dan diwakilkan oleh salah satu personil di perusahaannya dengan menggunakan surat kuasa bermaterai dan itu sah secara regulasi. Mereka yang hadir saat klarifikasi menandatangani daftar hadir dan membawa dokumen pendukung lainnya. Jadi adanya isu tanda tangan palsu itu sangat tidak benar,” paparnya.
Jadi, lanjutnya, yang tanda tangan saat klarifikasi itu tidak harus Direktur Perusahaan langsung, jika memang Direktur berhalangan hadir, bisa dikuasakan kepada personil perusahaan tersebut. Artinya, dimungkinkan dan diperbolehkan perwakilan Direktur (dengan kuasa) hadir di Pokja Barjas saat klarifikasi.
” Mengenai isu di luar sana soal pinjam bendera, kami menegaskan tidak ada. Karena seluruh peserta Tender Proyek di Barjas, memenuhi syarat dan personilnya juga jelas. Ketika sebuah CV atau PT akan melakukan proses Tender dan menawar suatu pekerjaan, itu harus melalui akun perusahaan lewat Inaproc versi 6. Jadi, kecil kemungkinan terjadi tanda tangan palsu atau hal- hal janggal lainnya, karena disamping perusahaan peserta Lelang memasukkan portofolio perusahaan secara fisik, mereka juga memasukkan dokumen melalui sistem digital yaitu Inaproc versi 6,” paparnya dengan detail.
” Dan kami garisbawahi bahwa semua perusahaan yang ikut Tender, semua berawal dari PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dalam hal ini Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Purworejo. Sehingga Pokja Barjas tidak mengurangi atau menambah syarat- syarat Tender. Dan kami juga patuh terhadap MCP KPK untuk melaksanakan proses Tender sesuai dengan Regulasi,” pungkas Brahmanto. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB IndonesiaLaw Awards 2026. Pengakuan ini Mencerminkan Peran Strategis Tim Legal dalam Mengawal Transformasi Bisnis, Memperkuat Kepatuhan, dan Mendorong Inovasi Layanan Hukum Berbasis Digital
- Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet Milik PT. Telkom dan Jayantara Jalin Kerjasama Strategis. Sinergi Portofolio Solusi Digital untuk Mendukung Transformasi Pendidikan Terintegrasi, Mulai dari Pengelolaan Operasional hingga Proses Pembelajaran
- TelkomGroup Dorong Kolaborasi AI Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital AI-Ready Indonesia. Kolaborasi Telkom, NeutraDC, PLN, dan Pengelola Kawasan Industri Menyelaraskan Kebutuhan Energi, Kesiapan Kawasan dan Utilitas, serta Pengembangan Infrastruktur Digital AI-ready yang Scalable
- Direktur Utama PT. Telkom di DTIIF 2026 : Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan. Penguatan Konektivitas, Komputasi, dan Ekosistem AI Menjadi Kunci Menangkap Peluang Industri Global Melalui Pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
- Telin Milik PT. Telkom Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. Melalui Dua Sesi Diskusi, Telin Berbagi Perspektif Mengenai Kedaulatan Teknologi Indonesia serta Pengembangan Ekosistem Digital di Skala Global
- DTIIF 2026 : PT. Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography. Dua MoU Strategis Menjadi Landasan Penjajakan Pengembangan Kapabilitas Kriptografi, Asesmen Kesiapan, dan Integrasi Solusi Keamanan Digital
- InfraNexia Milik PT. Telkom (Persero) Memperkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia. Hubungkan HDC Cikarang dan Batam Melalui Konektivitas Andal Berlatensi Dibawah 2 Milidetik
- Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5. Pembaruan Sistem Pengadaan Pemerintah Dorong Tata Kelola yang Lebih Akuntabel Sekaligus Memperluas Peluang Pelaku Usaha dalam Negeri
- TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026. Empat Kapabilitas Strategis TelkomGroup Dorong Penguasaan Teknologi Secara Mandiri dan Perluasan Manfaat Ekonomi Digital di Indonesia
- Sovereign Tech Summit 2026 : NeutraDC Milik PT. Telkom (Persero) Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI. Ekspansi Kapasitas dan Integrasi Layanan Data Center, Komputasi, serta Konektivitas Dukung Pertumbuhan Kebutuhan AI Nasional
- PT. Telkom (Persero) Meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026. Penghargaan Internasional ini Mengapresiasi Inisiatif Telkom Dalam Mendukung Target Net Zero Emission Melalui Aksi Green Cxarbon dan Blue Carbon
- Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo. Kolaborasi Telkom dan Kemensos RI, Libatkan 59 Guru dan 537 Siswa Dalam Rangkaian Pelatihan Digital Interaktif di Yogyakarta
- Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di seluruh Indonesia. Melalui Dukungan terhadap Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Telkom Akses Memperkuat Penataan Jaringan Telekomunikasi dengan Tetap Menjaga Kontinuitas Layanan Pelanggan
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Tegaskan bahwa Ekspansi Jaringan Air Minum Sukses ke Wilayah Selatan Barat Purworejo Demi Kepentingan Masyarakat akan Air Bersih
- Mitratel Milik PT. Telkom (Persero) Memperluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026. Sebagai Next-Generation Tower Company, Mitratel Dukung Penguatan Pilar Sovereign Digital Infrastructure TelkomGroup
- PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
- Kunjungi Booth TelkomGroup di BTW 2026, Menteri Komdigi Tinjau Peran NeutraDC bagi Kedaulatan Ekosistem AI Data Center. TelkomGroup Mendorong Penguatan Kapasitas Komputasi dan Konektivitas Andal untuk Mendukung Perkembangan AI di Indonesia
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual