PLT. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Jelaskan Realisasi Program Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Berupa Beras Tahun 2025, Bupati/ Wakil Bupati Purworejo Serahkan Secara Simbolis
23 - Jul - 2025 | 17:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Tri Astuti Andayani, S.TP., MM., PLT. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Tri Astuti Andayani, S.TP., MM., PLT. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa Pemerintah menyalurkan bantuan beras untuk masyarakat Kabupaten Purworejo pada bulan Juli 2025 ini.
” Pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 65.418 masyarakat Kabupaten Purworejo penerima manfaat. Pelepasan perdana dari Bulog sudah dilaksanakan pada Rabu 16 Juli 2025,” ungkap Tri Astuti kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Rabu 23 Juli 2025.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa realisasi dropping bantuan beras kepada masyarakat Purworejo di 16 Kecamatan. Secara simbolis dilakukan penyerahan bantuan beras di masing- masing Kecamatan oleh Bupati Purworejo atau Wakil Bupati Purworejo.
” Hari ini sejak pagi hari, kita secara simbolis menyerahkan bantuan pangan berupa beras di Kecamatan Ngombol di Desa Binangun, kemudian di Kelurahan Kledung Kradenan- Kecamatan Banyuurip dan selanjutnya di Desa Kaligono- Kecamatan Kaligesing,” terang Tri Astuti dengan detail.
Lebih jauh Tri Astuti memaparkan, sudah ada 7 Kecamatan yang dilaksanakan penyerahan bantuan pangan berupa beras secara simbolis. Selanjutnya besok dan seterusnya akan dilakukan penyerahan secara simbolis di 9 Kecamatan, dengan menyesuaikan jadwal dari Bupati atau Wakil Bupati Purworejo.
” Untuk penyaluran bantuan pangan beras di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo harus selesai pada tanggal 31 Juli 2025. Yang sudah fix jadwal Bupati Purworejo akan menyerahkan secara simbolis pada tanggal 29 dan 30 Juli 2025,” ucap PLT. Sekretaris DKPP Purworejo ini.
Secara nasional, lanjutnya, jumlah penerima manfaat bantuan berupa beras berkurang dari tahun yang lalu. Hal ini disebabkan karena jumlah warga miskin di Indonesia berkurang dari tahun ke tahun.
” Khusus untuk Kabupaten Purworejo, jumlah penerima manfaat bantuan beras turun 10 persen dari tahun yang lalu. Hal ini dikarenakan jumlah warga miskin di Kabupaten Purworejo semakin berkurang. Ini membuktikan bahwa kondisi perekonomian di Purworejo semakin membaik,” ungkapnya.
Dirinya berharap agar bantuan pangan berupa beras tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya oleh penerima manfaat masyarakat Purworejo. Smoga bantuan beras tersebut dapat mengurangi beban masyarakat akibat dari naiknya harga pangan khususnya beras. Dan smoga bantuan beras dapat mengurangi beban pengeluaran.
Secara detail Tri Astuti memaparkan bahwa dasar pelaksanaan adalah pertama, Rapat Terbatas Bidang Ekonomi pada tanggal 2 Juli 2025 tentang Stimulus Ekonomi Tri Wulan 2 tahun 2025, ada bantuan pangan dalam satu paket untuk penebalan bantuan sosial.
” Kemudian dasar yang kedua adalah Surat Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 164/ TS.03.03/ k.6/ 2025 tanggal 25 Juli 2025 tentang Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Bantuan Pangan Beras Kepada Masyarakat pada bulan Juni dan Juli 2025,” terang Tri Astuti dengan detail.
Tujuan program bantuan beras tersebut, lanjutnya, pertama adalah mengurangi beban pengeluaran masyarakat, kedua, sebagai upaya pengentasan kemiskinan, ketiga, menangani kerawanan pangan, kemudian keempat, menanggulangi kekurangan pangan dan kelima adalah mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi.
” Sedangkan sasaran penerima bantuan pangan berupa beras tersebut adalah masyarakat yang telah ditetapkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional berdasarkan hasil Rapat Koordinasi tingkat Menteri dan Lembaga, serta dasarnya adalah DTSEN KEMENSOS (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional Kementerian Sosial) Republik Indonesia,” tegasnya.
Lebih jauh dia memaparkan bahwa jumlah penerima bantuan beras di Kabupaten Purworejo tepatnya sebanyak 65.418 penerima manfaat. Sedangkan kriteria penerima bantuan beras tersebut adalah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah termasuk warga miskin dan rentan.sesuai dengan kriteria DTSEN Kementerian Sosial.
” Peran para pihak dalam penyaluran bantuan beras tersebut antara lain adalah : Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Dinas Sosial, dan Bulog. Penyaluran bantuan beras tersebut direalisasikan pada tanggal 16– 31 Juli 2025. Setiap penerima manfaat akan mendapatkan beras 20 KG untuk bulan Juni dan Juli 2025,” pungkas Tri Astuti di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB IndonesiaLaw Awards 2026. Pengakuan ini Mencerminkan Peran Strategis Tim Legal dalam Mengawal Transformasi Bisnis, Memperkuat Kepatuhan, dan Mendorong Inovasi Layanan Hukum Berbasis Digital
- Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet Milik PT. Telkom dan Jayantara Jalin Kerjasama Strategis. Sinergi Portofolio Solusi Digital untuk Mendukung Transformasi Pendidikan Terintegrasi, Mulai dari Pengelolaan Operasional hingga Proses Pembelajaran
- TelkomGroup Dorong Kolaborasi AI Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital AI-Ready Indonesia. Kolaborasi Telkom, NeutraDC, PLN, dan Pengelola Kawasan Industri Menyelaraskan Kebutuhan Energi, Kesiapan Kawasan dan Utilitas, serta Pengembangan Infrastruktur Digital AI-ready yang Scalable
- Direktur Utama PT. Telkom di DTIIF 2026 : Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan. Penguatan Konektivitas, Komputasi, dan Ekosistem AI Menjadi Kunci Menangkap Peluang Industri Global Melalui Pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
- Telin Milik PT. Telkom Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. Melalui Dua Sesi Diskusi, Telin Berbagi Perspektif Mengenai Kedaulatan Teknologi Indonesia serta Pengembangan Ekosistem Digital di Skala Global
- DTIIF 2026 : PT. Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography. Dua MoU Strategis Menjadi Landasan Penjajakan Pengembangan Kapabilitas Kriptografi, Asesmen Kesiapan, dan Integrasi Solusi Keamanan Digital
- InfraNexia Milik PT. Telkom (Persero) Memperkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia. Hubungkan HDC Cikarang dan Batam Melalui Konektivitas Andal Berlatensi Dibawah 2 Milidetik
- Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5. Pembaruan Sistem Pengadaan Pemerintah Dorong Tata Kelola yang Lebih Akuntabel Sekaligus Memperluas Peluang Pelaku Usaha dalam Negeri
- TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026. Empat Kapabilitas Strategis TelkomGroup Dorong Penguasaan Teknologi Secara Mandiri dan Perluasan Manfaat Ekonomi Digital di Indonesia
- Sovereign Tech Summit 2026 : NeutraDC Milik PT. Telkom (Persero) Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI. Ekspansi Kapasitas dan Integrasi Layanan Data Center, Komputasi, serta Konektivitas Dukung Pertumbuhan Kebutuhan AI Nasional
- PT. Telkom (Persero) Meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026. Penghargaan Internasional ini Mengapresiasi Inisiatif Telkom Dalam Mendukung Target Net Zero Emission Melalui Aksi Green Cxarbon dan Blue Carbon
- Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo. Kolaborasi Telkom dan Kemensos RI, Libatkan 59 Guru dan 537 Siswa Dalam Rangkaian Pelatihan Digital Interaktif di Yogyakarta
- Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di seluruh Indonesia. Melalui Dukungan terhadap Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Telkom Akses Memperkuat Penataan Jaringan Telekomunikasi dengan Tetap Menjaga Kontinuitas Layanan Pelanggan
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Tegaskan bahwa Ekspansi Jaringan Air Minum Sukses ke Wilayah Selatan Barat Purworejo Demi Kepentingan Masyarakat akan Air Bersih
- Mitratel Milik PT. Telkom (Persero) Memperluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026. Sebagai Next-Generation Tower Company, Mitratel Dukung Penguatan Pilar Sovereign Digital Infrastructure TelkomGroup
- PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
- Kunjungi Booth TelkomGroup di BTW 2026, Menteri Komdigi Tinjau Peran NeutraDC bagi Kedaulatan Ekosistem AI Data Center. TelkomGroup Mendorong Penguatan Kapasitas Komputasi dan Konektivitas Andal untuk Mendukung Perkembangan AI di Indonesia
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual