Pelaku Bisnis Event Organizer Turut Menikmati Keunggulan PaDi UMKM Milik PT. Telkom (Persero). PaDi UMKM Hadir Dengan Fitur Invoice Financing Untuk Membantu Mengatasi Kendala Modal dan Mendorong Bisnis Berkembang
25 - Agu - 2025 | 17:01 | kategori:Headline
Keterangan foto : ilustrasi PaDi UMKM Milik PT. Telkom (Persero)
Jakarta. Seputar Nusantara. Dalam dunia bisnis, salah satu elemen yang menentukan keberlanjutan usaha adalah cashflow atau arus kas. Arus kas yang sehat memastikan bisnis memiliki dana yang cukup untuk memenuhi pengeluaran sehari-hari, seperti gaji karyawan, sewa tempat, pembelian bahan baku, dan biaya operasional lainnya. Tanpa arus kas yang cukup, bisnis bisa kesulitan membayar kewajiban dan operasionalnya akan terganggu, bahkan bisa berhenti beroperasi. Pasar Digital (PaDi) UMKM milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi berkaitan dengan Cashflow.
Bayangkan sebuah toko pakaian kecil yang dalam sebulan mencatatkan keuntungan bersih sebesar Rp 50 juta. Sekilas, angka ini terdengar meyakinkan. Namun, bagaimana jika sebagian besar pembeli baru akan melunasi pembayarannya dua bulan kemudian, sementara toko harus membayar supplier dalam waktu 30 hari. Dalam situasi ini, toko tersebut sebenarnya kekurangan uang tunai untuk membayar kewajiban jangka pendeknya. Tanpa cash di tangan, keuntungan besar itu tidak banyak berguna. Bahkan, toko bisa terpaksa berhutang atau menghentikan operasional sementara hanya demi memenuhi tagihan.
Demikian juga usaha lain, seperti Event Organizer, misalnya, cashflow adalah pondasi tak terlihat yang menopang kesuksesan setiap acara yang dirancang. Di permukaan, publik hanya melihat kemeriahan acara seperti pesta pernikahan, kemegahan panggung konser, atau kelancaran seminar korporat. Tapi di balik layar, tersimpan rangkaian transaksi keuangan yang kompleks, dimulai dari biaya sewa venue, pembayaran vendor, logistik, konsumsi, hingga honor kru. Yang semuanya sering kali harus dibayar jauh sebelum klien melunasi pembayaran mereka.
Kenyataan ini diungkap oleh pemilik PT Ziga Kreasi Utama Adi Setya Nugroho. PT Ziga Kreasi Utama merupakan sebuah Event Organizer yang sudah beroperasi sejak 15 tahun silam. Berbagai pengalaman baik skala nasional maupun internasional yang pernah ditangani, membawa Adi pada sebuah pelajaran bahwa cashflow sangat berperan penting dalam kelangsungan bisnis.
“ Kunci dari event yang mau kita jalankan adalah harus modal di awal. Dan jujur saja, tantangan mungkin bagi semua EO berkaitan dengan pendanaan. Sementara pelunasan dari klien biasanya baru kami terima dua sampai empat bulan setelah event selesai. Bahkan pernah juga di atas lima bulan. Keuangan kami jadi stuck, padahal event lain sudah siap berjalan dan tidak mungkin kami tolak,” ungkapnya.
Sejak bergabung menjadi seller di marketplace PaDi dua tahun lalu, Adi menemukan solusi atas tantangan yang dihadapinya dan tidak lagi khawatir terhadap cashflow.
Fitur Invoice Financing dari PaDi UMKM
Adi memanfaatkan fitur Invoice Financing dari PaDi yang membantunya memperoleh modal di awal dengan hanya menjaminkan invoice, “ Sudah dua tahun ini kami terbantu oleh PaDi berkat Invoice Financing. Sejauh ini kami sudah mengajukan sebanyak 15 pembiayaan. Biasanya kami menerima pencairan pinjaman 80% dari invoice yang kami ajukan. Jujur, itu sangat membantu dibanding harus pinjam ke pihak ketiga,” ujarnya.
Berdasar pengalamannya, Adi pernah mencoba mengajukan pinjaman ke pihak ketiga dengan sistem bagi hasil di mana pihak ketiga tersebut meminta pembagian sebanyak 10%. Hal ini dirasa memberatkan karena margin yang seharusnya bisa digunakan untuk pengembangan bisnis menjadi tergerus. Adi juga pernah mencoba mengajukan ke lembaga keuangan langsung, tetapi dirinya mengalami kendala administrasi dan prosedurnya yang tidak bisa cepat. Sehingga, solusi Invoice Financing dari PaDi benar-benar memecahkan permasalahan yang dihadapinya.
“ Bisa dibilang, dua tahun terakhir ini kami eksis ya berkat PaDi. Invoice Financing dari PaDi benar-benar sangat membantu untuk cashflow kami sehingga operasional bisa tetap berjalan lancar,” tambahnya.
Sejak diluncurkan, fitur Invoice Financing di marketplace PaDi UMKM telah dimanfaatkan oleh ratusan pelaku usaha yang tergabung sebagai seller. Total pembiayaan yang telah disalurkan pun nyaris mencapai Rp 500 miliar. Menariknya, meskipun seller memiliki kesempatan untuk mengajukan pembiayaan hingga Rp 5 miliar per invoice, justru pinjaman dalam kisaran Rp 100 jutaan yang paling banyak diminati. Fakta ini menunjukkan bahwa akses terhadap modal usaha tetap menjadi kebutuhan utama bagi UMKM dalam menjaga kelangsungan dan pengembangan bisnis mereka.
Sebagai solusi yang inklusif, PaDi UMKM juga memberikan fleksibilitas bagi seller untuk memilih jenis pembiayaan yang sesuai dengan preferensi mereka, baik melalui skema konvensional maupun syariah. Dengan demikian, PaDi UMKM hadir tidak hanya sebagai platform digital, lebih jauh juga sebagai mitra strategis yang memahami kebutuhan pelaku UMKM dan mendukung pertumbuhan mereka secara berkelanjutan.
Di kesempatan terpisah, EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa juga mengungkapkan komitmennya untuk terus mendukung pelaku usaha di Indonesia. “ Kami percaya bahwa kekuatan ekonomi bangsa bertumpu pada daya tahan dan pertumbuhan pelaku usaha lokal. Lewat PaDi UMKM, kami berkomitmen menghadirkan solusi digital yang tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga menopang keberlangsungan usaha secara nyata. Setiap fitur yang kami kembangkan, termasuk Invoice Financing, dirancang untuk menjawab tantangan di lapangan sekaligus mendorong ekosistem usaha yang lebih inklusif, tangguh, dan berdaya saing di era transformasi digital,” pungkasnya.
Segera bergabung dan dapatkan berbagai kemudahan untuk usaha Anda, hanya di www.padiumkm.id. (Aziz)
#ElevatingYourFuture
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital