PT. Telkom (Persero) Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Dengan Penguatan Prinsip Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan. Executive Session Membekali Jajaran Pimpinan Dengan Pemahaman Business Judgment Rule (BJR), Regulasi Terkini, dan Strategi Mitigasi Risiko Hukum
29 - Jun - 2026 | 11:15 | kategori:Headline
Keterangan foto : (kiri ke kanan) Direktur Legal & Compliance Telkom Andy Kelana bersama Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia Prof. Dr. Eddy O.S. Hiariej, S.H., M.Hum. pada Executive Session Navigating Legal Risk in Corporate Decision Making, Jumat (26/6). Melalui forum ini, Telkom memperkuat kapabilitas pengambil keputusan melalui pemahaman regulasi, Business Judgment Rule (BJR), dan tata kelola perusahaan guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Jakarta. Seputar Nusantara. Di tengah transformasi industri digital yang dinamis, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meyakini bahwa keunggulan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan berinovasi, tetapi juga oleh kualitas tata kelola dan kesiapan sumber daya manusia dalam memahami regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, Telkom membekali insan perusahaan dengan berbagai informasi strategis pada setiap jenjang organisasi, termasuk perkembangan regulasi, serta praktik-praktik terbaik melalui berbagai forum pembelajaran dan diskusi yang relevan terhadap kebutuhan bisnis.
Sebagai bagian dari komitmen memperkuat tata kelola perseroan sekaligus meningkatkan kapabilitas para pengambil keputusan, Telkom menyelenggarakan Executive Session bertajuk “Navigating Legal Risk in Corporate Decision Making” yang diikuti jajaran pimpinan dan fungsi strategis perusahaan, Jumat (26/6).
Forum ini menjadi wadah diskusi bagi para pemimpin Telkom untuk memahami perkembangan regulasi serta implikasinya terhadap pengambilan keputusan bisnis, sehingga setiap kebijakan perusahaan didasarkan pada landasan kepatuhan hukum yang kuat, tata kelola risiko bisnis, serta tetap sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mampu mendukung keberlanjutan pertumbuhan bisnis perseroan.
Direktur Legal & Compliance Telkom Andy Kelana dalam sambutannya menegaskan bahwa di tengah percepatan transformasi bisnis dan digital, perusahaan perlu terus memperkuat budaya kepatuhan serta tata kelola yang adaptif agar setiap keputusan strategis mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan kepastian hukum, namun tetap adaptif terhadap daya saing industri.
” Pemahaman atas KUHP dan KUHAP yang baru harus disertai dengan shared understanding yang kuat agar transformasi perusahaan berjalan beriringan dengan kepatuhan hukum dan penguatan tata kelola. Melalui forum ini, kami ingin membangun kesamaan perspektif di kalangan para pengambil keputusan agar setiap kebijakan strategis memiliki landasan hukum yang kuat, proses yang akuntabel, serta mitigasi risiko yang komprehensif. Dengan demikian, perusahaan dapat bergerak lebih adaptif dalam menghadapi dinamika bisnis sekaligus menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan”, ujar Andy.
Executive Session menghadirkan akademisi yang menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof. DR. Eddy O.S. Hiariej, S.H., M.Hum., membawakan materi mengenai “Harmonisasi Regulasi Pidana Korporasi dan Implementasi Business Judgment Rule (BJR) dalam KUHP dan KUHAP Baru’’. Dalam sesi tersebut dibahas berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan regulasi pidana korporasi, batas pertanggungjawaban direksi, konsep mens rea dalam pertanggungjawaban pidana korporasi, implementasi Business Judgment Rule sebagai perlindungan dalam pengambilan keputusan bisnis, hingga pentingnya tata kelola, dokumentasi perumusan keputusan, dan pengawasan internal sebagai langkah mitigasi risiko hukum perusahaan.
Pada sesi berikutnya, Nien Rafles Siregar, S.H., M.H., Partner dari Siregar Setiawan Manalu Partnership (SSMP) selaku Praktisi sekaligus Anggota Tim Perumus RUU Perubahan Undang-Undang Kepailitan dan PKPU, menyampaikan materi mengenai “Keputusan Strategis Direksi dalam Menghadapi Restrukturisasi, PKPU, dan Kepailitan Korporasi.” Diskusi tersebut mengulas berbagai pertimbangan strategis yang perlu diperhatikan direksi dalam menghadapi restrukturisasi perusahaan, Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), maupun kepailitan, termasuk penerapan Business Judgment Rule, praktik tata kelola perusahaan yang baik, serta berbagai lesson learned berdasarkan pengalaman penanganan perkara korporasi.
Executive Session ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya continous learning dalam memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG), serta memastikan setiap keputusan bisnis diambil secara berintegritas, profesional, dan adaptif. Pada akhirnya, kesiapan tersebut menjadi fondasi penting bagi Telkom untuk menghadirkan service excellence, memperkuat kepercayaan pelanggan dan pemangku kepentingan, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan di tengah transformasi industri digital. (Aziz)
#ElevatingYourFuture
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB IndonesiaLaw Awards 2026. Pengakuan ini Mencerminkan Peran Strategis Tim Legal dalam Mengawal Transformasi Bisnis, Memperkuat Kepatuhan, dan Mendorong Inovasi Layanan Hukum Berbasis Digital
- Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet Milik PT. Telkom dan Jayantara Jalin Kerjasama Strategis. Sinergi Portofolio Solusi Digital untuk Mendukung Transformasi Pendidikan Terintegrasi, Mulai dari Pengelolaan Operasional hingga Proses Pembelajaran
- TelkomGroup Dorong Kolaborasi AI Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital AI-Ready Indonesia. Kolaborasi Telkom, NeutraDC, PLN, dan Pengelola Kawasan Industri Menyelaraskan Kebutuhan Energi, Kesiapan Kawasan dan Utilitas, serta Pengembangan Infrastruktur Digital AI-ready yang Scalable
- Direktur Utama PT. Telkom di DTIIF 2026 : Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan. Penguatan Konektivitas, Komputasi, dan Ekosistem AI Menjadi Kunci Menangkap Peluang Industri Global Melalui Pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
- Telin Milik PT. Telkom Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. Melalui Dua Sesi Diskusi, Telin Berbagi Perspektif Mengenai Kedaulatan Teknologi Indonesia serta Pengembangan Ekosistem Digital di Skala Global
- DTIIF 2026 : PT. Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography. Dua MoU Strategis Menjadi Landasan Penjajakan Pengembangan Kapabilitas Kriptografi, Asesmen Kesiapan, dan Integrasi Solusi Keamanan Digital
- InfraNexia Milik PT. Telkom (Persero) Memperkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia. Hubungkan HDC Cikarang dan Batam Melalui Konektivitas Andal Berlatensi Dibawah 2 Milidetik
- Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5. Pembaruan Sistem Pengadaan Pemerintah Dorong Tata Kelola yang Lebih Akuntabel Sekaligus Memperluas Peluang Pelaku Usaha dalam Negeri
- TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026. Empat Kapabilitas Strategis TelkomGroup Dorong Penguasaan Teknologi Secara Mandiri dan Perluasan Manfaat Ekonomi Digital di Indonesia
- Sovereign Tech Summit 2026 : NeutraDC Milik PT. Telkom (Persero) Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI. Ekspansi Kapasitas dan Integrasi Layanan Data Center, Komputasi, serta Konektivitas Dukung Pertumbuhan Kebutuhan AI Nasional
- PT. Telkom (Persero) Meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026. Penghargaan Internasional ini Mengapresiasi Inisiatif Telkom Dalam Mendukung Target Net Zero Emission Melalui Aksi Green Cxarbon dan Blue Carbon
- Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo. Kolaborasi Telkom dan Kemensos RI, Libatkan 59 Guru dan 537 Siswa Dalam Rangkaian Pelatihan Digital Interaktif di Yogyakarta
- Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di seluruh Indonesia. Melalui Dukungan terhadap Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Telkom Akses Memperkuat Penataan Jaringan Telekomunikasi dengan Tetap Menjaga Kontinuitas Layanan Pelanggan
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Tegaskan bahwa Ekspansi Jaringan Air Minum Sukses ke Wilayah Selatan Barat Purworejo Demi Kepentingan Masyarakat akan Air Bersih
- Mitratel Milik PT. Telkom (Persero) Memperluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026. Sebagai Next-Generation Tower Company, Mitratel Dukung Penguatan Pilar Sovereign Digital Infrastructure TelkomGroup
- PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
- Kunjungi Booth TelkomGroup di BTW 2026, Menteri Komdigi Tinjau Peran NeutraDC bagi Kedaulatan Ekosistem AI Data Center. TelkomGroup Mendorong Penguatan Kapasitas Komputasi dan Konektivitas Andal untuk Mendukung Perkembangan AI di Indonesia
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual