Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2027 Sesuai Dengan Ketentuan Peraturan Pemerintah dan Akan Selesai Tepat Waktu
15 - Jul - 2026 | 14:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Agus Ari Setiyadi, S. Sos., Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, SH., menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran (TA) 2027 kepada DPRD Kabupaten Purworejo dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Purworejo, pada Senin 13 Juli 2026.
Dokumen tersebut selanjutnya akan dibahas secara intensif oleh Alat Kelengkapan DPRD yaitu Komisi- Komisi dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Purworejo sebagai dasar penyusunan Rancangan APBD (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.
Menurut Agus Ari Setiyadi, S. Sos., Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah bahwa penyampaian KUA- PPAS tersebut sudah sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
” Regulasi dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 tersebut mengatur bahwa dokumen KUA dan PPAS disampaikan kepada DPRD paling lambat pada pekan kedua Juli dan disepakati bersama paling lambat pekan kedua Agustus,” ungkap Agus Ari kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Rabu 15 Juli 2026.
Lebih lanjut Agus Ari menjelaskan bahwa dalam rancangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Purworejo menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp 2,441 Triliun.
” Angka Rp 2,441 Triliun tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 613,79 Miliar dan pendapatan transfer pusat dan provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 1,827 Triliun,” papar Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo ini.
Sementara itu, sambungnya, belanja daerah Kabupaten Purworejo direncanakan mencapai angka sebesar Rp 2,670 Triliun. Alokasi tersebut meliputi belanja operasi sebesar Rp 1,735 Triliun, belanja modal sebesar Rp 344,02 Miliar, belanja transfer Rp 524,85 Miliar, serta belanja tidak terduga.
” Pada hari Selasa 14 Juli 2026 kemarin sampai dengan Sabtu besok, Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran (TA) 2027 akan dibahas oleh Komisi- Komisi dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Tentunya setelah Rapat Komisi dengan OPD terkait, kemudian Pimpinan Komisi akan melaporkan kepada Badan Anggaran dan Pimpinan DPRD Kabupaten Purworejo,” papar Agus Ari dengan gamblang.
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa ketetapan Rancangan KUA dan PPAS akan diputuskan pada bulan Agustus 2026 dan kemudian akan ada kejelasan terkait dana transfer dari pusat dan provinsi yang sekiranya akan diterima oleh Kabupaten Purworejo pada tahun 2027.
” Mudah- mudahan, seperti tahun- tahun sebelumnya, bahwa RAPBD Tahun 2027 tersebut harus disepakati bersama antara Eksekutif dan Legislatif. Kesepakatan RAPBD 2027 harus sudah ada maksimal 60 hari sebelum tahun 2027, artinya pada tanggal 30 Oktober 2026 harus sudah ada keputusan bersama,” tegasnya.
Selama ini, lanjutnya, Kabupaten Purworejo tidak pernah terlambat dalam memutuskan kesepakatan bersama tersebut. Dan harapan dari Legislatif, kesepakatan bersama dalam memutuskan RAPBD Kabupaten Purworejo Tahun 2027 bisa tepat waktu.
” Prioritas dalam Rancangan KUA dan PPAS tersebut tentunya harus sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat seperti PSN (Program Strategis Nasional), program delegasi dari provinsi juga harus diakomodir, dan program serta visi misi Kepala Daerah Kabupaten Purworejo juga harus diprioritaskan yang sudah tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Purworejo,” urai Agus Ari.
Program Unggulan Kepala Daerah, imbuhnya, juga harus dicapai sesuai dengan visi misi Bupati Purworejo dan RPJMD Kabupaten Purworejo Tahun 2025- 2029. Sedangkan target belanja dan target pendapatan daerah akan bisa tercapai karena sudah dipertimbangkan secara matang dengan berbagai asumsi, baik asumsi tahun ini maupun asumsi tahun depan.
” Salah satu fungsi DPRD adalah Fungsi Pengawasan, oleh karena itu DPRD Kabupaten Purworejo akan selalu mengawasi dan mengawal jalannya program Pemerintah Kabupaten Purworejo supaya on the track, sesuai dengan aturan- aturan main dan juga sesuai dengan target kinerjanya,” paparnya.
” Untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), perlu diperhatikan sektor pajak daerah dan retribusi daerah. Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo perlu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah di sektor pajak daerah dan retribusi daerah, jika tahun yang lalu belum digali secara intensif, tahun depan bisa lebih dioptimalkan. Tentunya dengan ketentuan tanpa membebani masyarakat dengan mencermati situasi dan kondisi saat ini,” pungkas Agus Ari di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- 85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Terus Percepat Perbaikan Layanan Pasca Gempa NTT. Sekitar 400 BTS dan 2.600 Pelanggan IndiHome Terdampak Berhasil Dipulihkan Dalam Waktu Kurang dari 24 Jam
- Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30%. Penguatan Organisasi, Tata Kelola, dan Penyederhanaan Proses Bisnis Untuk Menghadirkan Solusi Digital end-to-end Bagi Berbagai Sektor
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Rusunawa dan Berbagai Lomba Dalam Rangka Memperingati HUT RI ke- 81
- Sinergi Danantara, NeutraDC Milik PT. Telkom Gandeng PLN Siapkan Ekspansi Hyperscale Data Center. Ekspansi ini Akan Meningkatkan Kapasitas hingga 200 MW untuk Menjawab Pertumbuhan AI, Cloud, dan Ekonomi Digital
- InfraNexia Dorong Pemerataan Akses Internet Melalui Kolaborasi di HUT ke- 30 APJII. Perkuat Kontribusi Dalam Wujudkan Konektivitas Inklusif dan Dukungan Ekosistem Strategis Bagi Pengembangan Infrastruktur Digital Indonesia
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026. AIcosystem Buka Cara Baru Dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
- Telkom Perkenalkan Connectivity+, Layanan Berkecepatan Tinggi dengan Jangkauan Luas. Hadir di DTI-CX 2026, Telkom Solution Tawarkan Solusi Digital Terintegrasi Untuk Mendukung Kebutuhan Industri dan Produktivitas Bisnis
- Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum. Penyusunan Peta Jalan Nasional Menjadi Langkah Awal Memperkuat Ketahanan Siber Indonesia di Era Pasca-Kuantum
- Petugas Pemadam Kebakaran Respon Cepat dan Berjibaku Jinakkan Api yang Membakar Pabrik Tekstil Unggulrejo Purworejo- Jawa Tengah
- PT. Telkom (Persero) Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity. Pengalihan Aset dan Bisnis dengan Total Rp 85,7 Triliun Memperkuat InfraNexia Dalam Mengembangkan Lebih dari 90% Aset Jaringan Telkom
- Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Pelosok Negeri. Operational & Service Excellence Menjadi Kunci Telkom Akses Dalam Mendukung Sukses Transformasi TelkomGroup Dibawah Danantara
- BATIC 2026 : Membuka Jalan Menuju Masa Depan AI, Konektivitas, dan Infrastruktur Digital. Upaya Telin dan TelkomGroup Mendukung Fokus Danantara Untuk Memperkuat Ekonomi Digital Nasional Melalui Transformasi Enterprise dan Kolaborasi Regional
- TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Menumbuhkan Ketahanan Ekosistem Pesisir. Bagian dari Program GoZero%, Save our Planet Dalam Menciptakan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Ekonomi
- Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional. InfraNexia Bukukan Pendapatan Sebesar Rp 7,7 Triliun dengan Margin EBITDA 54,5%. Pendapatan dari Pelanggan Eksternal Tumbuh 31% Secara Tahunan Menjadi Rp 939 Miliar
- Lebih dari 718 Ribu Siswa Memanfaatkan PIJAR, PT. Telkom (Persero) Memperluas Pemanfaatan Pendidikan Digital. Dukung Penyelenggaraan Asesmen Digital, Try Out TKA, Kompetisi Akademik, dan Seleksi Tenaga Pendidik di Lebih dari 2.000 Sekolah di Indonesia
- Laporan Keuangan PT. Telkom (Persero) Semester I 2026 : Akselerasi Transformasi TLKM 30 : Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026. Pendapatan Konsolidasi Meningkat 3,9% YoY, EBITDA Naik 3,8% YoY, Sementara Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 6,2% YoY
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Gelar Forum Rencana Kerja Perubahan Tahun 2026 dan Forum Rencana Kerja Tahun 2027 Untuk Memperkuat Sinergi Perencanaan Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan
- Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026. Program People Development Plan Telkom Membangun Ekosistem Pengembangan Talenta Untuk Melahirkan Future-Ready Digital Leaders
- PT. Telkom (Persero) Gelar Forum Kolaborasi Nasional Untuk Memperkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography. Dorong Implementasi PQC di Indonesia Melalui Sinergi Pemerintah, Industri, Akademisi, dan Lembaga Strategis
- Kejaksaan Negeri dan DPRD Kabupaten Purworejo Digeruduk Pendemo Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Mini Zoo Yang Rugikan Uang Negara Rp 6,5 Miliar