DR. Bahrum Daido : Terima Kasih SBY Atas Prestasinya Memimpin Indonesia

DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Suksesi kepemimpinan nasional sudah terjadi pada Senin, 20 Oktober 2014. Suksesi dari Presiden SBY ke Presiden Joko Widodo berjalan dengan sukses dan damai. Banyak kalangan yang mengapresiasi kesuksesan suksesi kepemimpinan nasional tersebut.
SBY yang telah memerintah Indonesia selama 10 tahun, banyak mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Tradisi baru di Istana Negara saat suksesi kepemimpinan nasional, juga menjadi sejarah kebanggaan bangsa Indonesia.
SBY sebagai mantan Presiden RI 2004- 2014 menyambut Presiden baru Ir. H. Joko Widodo dengan upacara kemiliteran. Serah terima kepemimpinan nasional di istana negara pada 20 Oktober 2014 berjalan dengan tertib, damai, aman dan mulus.
Menurut DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota DPR RI periode 2014- 2019 dari Fraksi Partai Demokrat mengatakan bahwa, masyarakat banyak yang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden SBY yang telah memimpin Indonesia selama 10 tahun. Hal tersebut sangatlah wajar, karena selama memerintah Indonesia, banyak prestasi yang telah dicapai oleh Presiden SBY.
” Kita sebagai rakyat, kader partai Demokrat dan sekaligus sebagai anggota DPR RI, juga sangat berterima kasih kepada Pak SBY. Karena kita yang tadinya bukan apa- apa, sekarang bisa duduk menjadi anggota DPR. Kita sangat mengapresiasi prestasi- prestasi yang telah dicapai oleh Pak SBY,” ungkap Bahrum Daido kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Rabu 22 Oktober 2014.
Menurut Bahrum Daido, mengenai penyambutan dan serah terima Presiden di istana, itu merupakan tradisi baru yang sangat bagus, yang selama ini belum pernah terjadi sepanjang sejarah suksesi kepemimpinan nasional. Dan itu merupakan awal dari Presiden Joko Widodo yang bagus, karena SBY sudah melakukan suksesi dengan aman, damai dan sukses.
” Saat itu Jokowi datang ke istana disambut dengan penuh kehangatan dengan upacara resmi kenegaraan oleh Pak SBY. Tidak seperti yang dulu- dulu, saat suksesi kepemimpinan nasional dari Soekarno ke Soeharto, Soeharto ke Habibie, Habibie ke Gus Dur, Gus Dur ke Megawati, tidak ada tradisi seperti yang dilakukan oleh Pak SBY ke Presiden Jokowi,” tegas Politisi Partai Demokrat ini.
Lebih lanjut Bahrum Daido memaparkan, bahwa selama kepemimpinan SBY 10 tahun, banyak prestasi yang telah dicapai dan dirasakan oleh rakyat. Seperti program- program pro- rakyat di seluruh Indonesia, pembangunan sampai ke desa- desa, misal PNPM Mandiri, kemudian pembangunan infrastruktur, pengembangan jaringan irigasi, pemberian dana- dana khusus, bantuan beasiswa bagi anak kurang mampu yang berprestasi, dana BOS (bantuan operasional sekolah) dan lain- lain.
” Capaian- capain prestasi yang telah dilakukan oleh Pak SBY, sudah barang tentu diapresiasi oleh masyarakat. Bahkan selama beliau memimpin ada program sarjana masuk desa, peningkatan kesejahteraan para petani dan nelayan, dan masih banyak lagi prestasi beliau, saya tidak bisa sebut satu- persatu karena saking banyaknya,” ucap Bahrum Daido dengan nada kalem.
Selanjutnya, Bahrum Daido menyatakan bahwa selaku kader partai Demokrat, dirinya sangat bangga atas prestasi yang telah dicapai oleh SBY selama 10 tahun memimpin Indonesia. Dan sebagai kader partai Demokrat, dirinya akan selalu mencontoh SBY dalam melaksanakan program khususnya program- program yang pro- rakyat.
” Yang harus diprioritaskan oleh Presiden Jokowi untuk melanjutkan program pemerintahan SBY adalah program- program yang langsung menyentuh masyarakat kalangan bawah, seperti program pro- rakyat, karena sangat dirasakan oleh rakyat bawah,” tegasnya.
” Hanya saja, lanjutnya, sudah barang tentu Presiden Jokowi bisa melakukan improvisasi program- program Pak SBY agar lebih bagus lagi. Namun, mengenai substansi program yang menyentuh rakyat kalangan bawah harus diprioritaskan oleh Presiden Jokowi. Yang tidak kalah pentingnya adalah hubungan luar negeri harus ditingkatkan lagi. Agar pemerintahan Jokowi ke depan dapat menghasilkan kesuksesan dan bermanfaat bagi rakyat,” pungkas Bahrum Daido di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi