Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) Adakan Event “NAPOSO MARTUMBA”

Jakarta. Seputar Nusantara. Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) adalah sebuah Organisasi Forum Komunikasi Sosial dan Budaya, antar lintas sub- kultural Bangso (Bangsa) Batak.
FBBI yang merupakan Organisasi Bangso Batak terdiri dari 6 puak (sub- kultur) Bangso Batak yaitu : Batak Toba, Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Pakpak, Batak Angkola dan Batak Mandailing.
FBBI didirikan dalam rangka menjaga dan melestarikan budaya Bangso Batak Indonesia. FBBI didirikan oleh kalangan Bangso Batak, yang dideklarasikan pada tanggal 10 Mei 2014 di Gedung Adiguna- Taman Mini Indonesia Indah (TMII)- Jakarta Timur. Sedangkan yang menjabat sebagai Ketua Umum FBBI adalah : Ir. Aris Panjaitan, dan Ketua Dewan Pembinanya adalah : DR. Ronsen Pasaribu, SH., MM.
Sebagai bentuk komitmen dari kesadaran FBBI dalam hal turut melestarikan budaya Bangso Batak, serta untuk memberikan motivasi terhadap kaum muda- mudi Bangso Batak, ditengah- tengah derasnya arus Globalisasi, maka digelarlah event ” NAPOSO MARTUMBA” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII)- Jakarta.
Naposo Martumba atau dalam Bahasa Indonesianya bisa disebut dengan : Muda- mudi Menari (taria-tarian/ tortor) Bangso Batak, merupakan sebuah acara untuk membangkitkan kembali gairah dan motivasi bagi kalangan muda- mudi Bangso Batak Indonesia, yang berisikan acara yang disebut Pesona Puak- Puak, yang terdiri dari : tari- tarian (tortor) 6 puak Bangso Batak; lagu- lagu Batak; Puisi Batak. Setelah itu dilanjutkan dengan acara Seminar Motivasi.
Tujuan acara ini tentunya agar para muda- mudi Bangso Batak Indonesia dapat makin mengerti dan mencintai kekayaan budayanya sendiri, yang dalam jangka panjangnya diharapkan turut melestarikan budaya Bangso Batak dalam kehidupan sosialnya sehari- hari.
Acara ini sengaja digelar di Anjungan Sumatera Utara- TMII (Taman Mini Indonesia Indah)- Jakarta Timur, untuk lebih mendekatkan faktual pelestraian berbagai budaya di Indonesia, dimana TMII sebagai cermin miniatur lengkapnya budaya- budaya tersebut. Sementara wilayah asal- muasal Bangso Batak berada di Sumatera Utara.
Acara “Naposo Martumba” ini diadakan pada hari Sabtu, 22 November 2014 dari pukul 10.00- sampai 17.OO WIB, yang diisi oleh kalangan muda- mudi penari Bangso Batak, penyanyi- penyanyi muda yang sudah berkiprah di tingkat Nasional (baik melalui lomba/ festival, termasuk rekaman). Selain itu, Seminar Motivasi yang diisi oleh Saut Sitompul (Motivator Nasional) dan Donald Sihombing (Pengusaha Sukses dari Batak).
Sementara itu, di tengah acara juga ada “Special Perform” dari : penyanyi Feber MT Manalu dan Tio Fanta Pinem, Tolucca, Rimma Sitompul, dan Ucok & Butet Show. Tak ketinggalan pula stand- stand pasar kuliner yang menyajikan makanan khas dari Batak.
Acara ini diperkirakaan akan dihadiri oleh sekitar 500-an orang, khususnya kalangan muda- mudi Bangso Batak yang ada di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Bahkan kehadiran dari Anggota DPR RI periode 2014- 2019, yakni Ir. Effendi Sianipar (Fraksi PDI Perjuangan DPR RI) dan Sahat Silaban (Fraksi Partai Nasdem DPR RI), sangat dinantikan untuk turut memberikan semangat bagi para peserta khususnya dan bagi Bangso Batak Indonesia pada umumnya.
Menurut DR. Ronsen Pasaribu, SH., MM., Ketua Dewan Pembina Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI), bahwa kegiatan- kegiatan yang diselenggarakan oleh FBBI ini adalah untuk melestarikan budaya Batak di Indonesia. Juga bertujuan untuk pembentukan karakter, karena sekarang ini dirasa masih sangat kurang pendidikan karakter baik itu di dunia pendidikan maupun di rumah tangga orang Batak.
” FBBI ini juga sebagai sarana untuk melestrikan budaya Batak dan sebagai sarana berkreasi orang- orang Batak. Saya berharap agar generasi muda Batak mempunyai karakter budaya Batak. Karakter itu dapat dibentuk dengan melestarikan bahasa dan budaya Batak di tanah air. Ini supaya budaya Batak jangan sampai terkikis oleh zaman,” tegas Ronsen Pasaribu.
Ronsen Pasaribu memaparkan, kegiatan Naposo Martumba ini bertujuan untuk mempertemukan pihak- pihak yang peduli terhadap Bangso Batak, dan Lembaga FBBI bisa menjembataninya. Ke depannya, ada rencana untuk membangun Balai Pusat Pengembangan Bona Pasogit (kampung halaman), sebagai tempat berdiskusi dan nantinya dapat dikembangkan ditempatnya masing- masing.
” Rencananya, Balai Pusat Pengembangan Bona Pasogit tersebut akan dibangun di Samosir atau di Siborong- Borong. Nantinya di Balai tersebut akan ada pelatihan- pelatihan dan pendidikan kejuruan, ini sudah mulai kita pikirkan. Kita juga akan gencar mengadakan acara- acara Focus Group Discussion (FGD) untuk mendiskusikan berbagai permasalahan- permasalahan Bangso Batak,” ucap Ronsen Pasaribu.
Sementara itu, menurut Ir. Aris Panjaitan, Ketua Umum Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI), bahwa latar belakang atau landasan membentuk FBBI dikarenakan Bangso Batak rata- rata sudah lupa akan kampung halamannya. Bangso Batak banyak yang sudah lupa untuk membangun kampung halamannya.
” Jadi dengan adanya organisasi FBBI dan kegiatan pada hari ini, kita ingin membangkitkan kembali Bangso Batak untuk ingat kampung halaman dan terus- menerus melestarikan budaya Batak. Kita juga ingin agar Bangso Batak dapat saling membantu antara yang satu dengan yang lain, khususnya di bidang pendidikan dan pembangunan budaya Batak,” ungkap Aris Panjaitan.
Aris Panjaitan menjelaskan, bahwa selagi mereka orang Batak, dari berbagai latar belakang, akan dirangkul semuanya oleh FBBI. Sebab, mereka yang mengaku orang Batak, tidak bisa menghindarkan dirinya bahwa mereka adalah Bangso Batak. Maka, bagi seluruh Bangso Batak dan simpati terhadap Bangso Batak, bergabunglah dengan FBBI. Kita terdiri dari 6 tuak : Batak Toba, Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Pakpak, Batak Angkola dan Batak Mandailing.
” Kami berharap dan ingin agar Bona Pasogit (kampung halaman) tidak lagi menjadi daerah yang termasuk miskin di Indonesia. Dan kami menginginkan agar seluruh Bangso Batak dimanapun mereka berada, hidupnya dapat Sejahtera,” pungkas Ir. Aris Panjaitan, Ketua Umum FBBI di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi