Willgo Zainar, MBA. : Penjualan Aset Akan Merugikan dan Memiskinkan Bangsa

H. Willgo Zainar, MBA., Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra
Jakarta. Seputar Nusantara. Wacana penjualan Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencuat, setelah Menteri Negara BUMN Rini Soemarno menyatakan Kementerian akan melakukan efisiensi, awal pekan ini. Luasnya gedung dianggap sangat tidak efisien mengingat jumlah karyawan BUMN hanya 250 orang.
Menurut Rini Soemarno, keputusan untuk melepas gedung tersebut, supaya Kementerian BUMN fokus dalam tugasnya mengelola perusahaan milik negara, bukan mengelola gedung. Katanya, 250 orang pegawainya sudah cukup untuk menempati gedung 3-4 lantai dan juga menghemat kebutuhan daya listrik untuk alat pengatur suhu di semua ruangan. Selama ini gedung BUMN mempunyai 21 lantai.
Sedangkan menurut H. Willgo Zainar, MBA., Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, bahwa seharusnya Menteri BUMN lebih kreatif memanfaatkan aset produktif gedung tersebut untuk menambah pendapatan negara. Gedung Kementerian BUMN yang sangat representatif tersebut jangan dipandang sebagai aset yang konsumtif, sehingga hanya dilihat dari segi biaya perawatannya saja.
” Menurut saya, cukup aneh juga, ketika para pengusaha berlomba- lomba membangun gedung- gedung pencakar langit, bahkan dengan dana pinjaman Bank baik dari dalam negeri maupun luar negeri, tetapi Kementerian BUMN yang sudah punya gedung kok justru malah bingung. Padahal gedung tersebut siap pakai, sangat representatif dan bisa dikomersialkan untuk menambah pendapatan negara,” ungkap Willgo Zainar kepada seputarnusantara.com melalui pesan singkatnya, pada Kamis 18 Desember 2014.
Willgo Zainar lebih lanjut memaparkan, bisa juga gedung Kementerian BUMN disewakan saja tiap lantainya, yang bisa disewa oleh masyarakat, kalangan usaha atau untuk perkantoran. Bisa juga disewakan untuk restauran atau cafe dan semacamnya, sebagaimana umumnya gedung- gedung swasta lainnya.
” Untuk masalah ini, pemerintah seharusnya berpikir untuk selalu menambah aset negara, bukan malah menjual aset negara. Bila perlu, sesuai dengan komitmen Presiden Jokowi pada saat Debat Capres yang lalu untuk Buyback (membeli kembali, red.) Indosat yang sudah dijual pada era Presiden Megawati Soekarnoputri. Jadi, atas nama Wakil Rakyat, kami meminta kepada pemerintah untuk menghentikan pikiran dan rencana menjual aset negara,” terang Willgo Zainar.
Selanjutnya, dirinya menjelaskan, bahwa tugas- tugas Kementerian BUMN yang lebih strategis dan penting adalah bagaimana mensinergikan unit- unit BUMN yang telah ada, sehingga BUMN yang sudah mempunyai keuntungan bisa membantu BUMN yang belum untung/ rugi, sesuai dengan core bisnis terkait.
” Misalkan, PT. Merpati yang saat ini rugi bahkan dianggap “bangkrut” harus ditolong dengan cara restrukturisasi hutang, restrukturisasi modal dan restrukturisasi manajemen. Jangan biarkan PT. Merpati mati begitu saja. Kalau Merpati bisa terbang normal lagi, maka ini baru disebut sebagai Prestasi Pemerintah,” tegas Politisi Partai Gerindra ini.
Menurut Willgo Zainar, bahwa publik dan sejarah telah mencatat pengalaman- pengalaman masa lalu kita yang kelam disaat aset- aset negara dijual, padahal aset- aset negara tersebut sangat produktif. Pada saat itu banyak aset negara dijual berupa gedung, kapal tanker, Indosat, pabrik semen, perkebunan, dll.
” Ditambah lagi penjualan aset- aset swasta lainnya ke asing, seperti Property dan Bank, itu adalah mimpi buruk yang tidak boleh terjadi lagi di Indonesia, karena cara seperti itu adalah cara instant untuk mendapatkan uang. Kalau hal- hal seperti itu terjadi lagi, maka akan merugikan dan memiskinkan bangsa dan negara pada jangka panjangnya. Kalau ada tikus dirumah, jangan bakar rumahnya, tetapi tangkap saja tikusnya,” pungkas Willgo Zainar. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi