Talk Show DPD Perspektif Indonesia : Menyongsong Kabinet Baru Pro Daerah

Jakarta. Seputar Nusantara. DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI pada Jumat, 24 Oktober 2014 mengadakan kegiatan Talk Show Perspektif Indonesia dengan Tema : ” Menyongsong Kabinet Baru Pro- Daerah.” Talk Show ini berlangsung dari pukul 14.00- 15.00, bertempat di ruang Pressroom DPD RI.
Dalam acara Talk Show tersebut hadir sebagai nara sumber diantaranya ; Parlindungan Purba (Senator dari Sumatera Utara/ Ketua Komite II DPD RI), Agus Purnomo (Anggota DPR RI dari Fraksi PKS), dan Adhie Massardi (Koordinator Gerakan Indonesia Bersih). Sedangkan sebagai Moderator Talk Show adalah Agrani Sihombing (RRI Pro3 FM).
Menurut Parlindungan Purba, bahwa seharusnya Presiden Joko Widodo memilih para Menteri yang peduli terhadap daerah. Karena dengan memilih Menteri yang peduli terhadap daerah, maka diyakininya ke depan daerah- daerah di Indonesia akan mengalami kemajuan yang sangat pesat. Kemajuan daerah sudah barang tentu akan turut menyumbang kemajuan Bangsa Indonesia.
” Para Menteri Jokowi juga harus punya attitude, talenta dan skill. Sebab dengan attitude, talenta dan skill, maka Kabinet Jokowi- JK akan dapat memberikan kemajuan kepada masyarakat, bangsa dan negara. Ketiga hal tersebut sangat penting, karena akan dapat menopang kinerja Kementerian dan mempercepat akselerasi pembangunan nasional,” ungkap Parlindungan Purba.
Menurutnya, unsur daerah sangat penting dalam Kabinet Jokowi. Sebab, pembangunan di pusat dan nasional itu sangat integral dengan pembangunan di daerah. Sekarang ini banyak UU yang sektoral dan bertentangan dengan kepentingan nasional. Dan ada 3 hal masalah besar yang terjadi sekarang ini, yaitu ; masalah hubungan antara pusat dan daerah belum tuntas, banyak Kepala Daerah yang merasa tidak diperhatikan oleh pusat ; kemudian, masalah koordinasi antar Menteri dan Dirjen serta Direktur, ini harus diperbaiki lagi koordinasinya ; dan masalah perizinan, khususnya perizinan di bidang pangan, energi dan air yang berkaitan dengan perekonomian nasional.
Sedangkan menurut Agus Purnomo, bagi- bagi kekuasaan itu merupakan aset, sehingga terjadi tarik menarik kepentingan. Sekarang ini seharusnya Zaken Kabinet, maka sebenarnya lebih ringkas dan profesional. Kabinet kerja seharusnya bisa mempercepat visi, misi dan program Presiden dalam rangka memajukan bangsa. Oleh karena itu, Kabinet kerja harus diisi oleh orang- orang yang profesional dan gila kerja.
” 34 Kementerian pada pemerintahan Jokowi- JK, sudah barang tentu belanja modalnya lebih besar. Maka peranan Menteri Keuangan dalam merumuskan anggaran sangat vital dan besar. Menteri Keuangan juga sangat berperan besar dalam memberikan keputusan mengenai dana bagi desa- desa seluruh Indonesia,” ungkap Agus Purnomo, politisi dari PKS ini.
Lebih jauh Agus Purnomo memaparkan, mengenai kekhawatiran akan adanya Raja- Raja kecil didaerah, kita tidak perlu khawatir. Sebab dalam UU Nomor 23 tahun 2013 tentang Pemda, ada aturan yang berbunyi jika kepala daerah membangkang pusat, maka akan disekolahkan. Jika masih membangkang, disekolahkan lagi selama 6 bulan, masih juga sekolah lagi 6 bulan. Jika masih membangkan lagi, maka akan diganti melalui mekanisme pemilihan di DPRD.
Disamping itu Adhie Massardi menjelaskan, dalam pemilihan para Menteri, sebaiknya Jokowi- JK juga mempertimbangkan representasi, baik itu representasi politik maupun representasi daerah. Representasi politik sangat penting untuk mendapatkan dukungan politik di Parlemen, sedangkan representasi daerah juga penting untuk keseimbangan nasional, karena Indonesia ini Bhinneka Tunggal Ika.
” Banyak hal yang aneh pada proses pembentukan Kabinet Jokowi- JK. Sebaiknya Jokowi- JK cepat mengambil keputusan dalam menentukan para pembantunya. Birokrasi di Kementerian juga harus diperbaiki, supaya mempercepat akselerasi pembangunan nasional,” ungkap Adhie Massardi.
Selanjutnya, menurut mantan juru bicara Gus Dur ini, mengenai maritim, filosofinya harus dipertegas lagi, apakah negara kita dipisahkan oleh laut atau negara kita disatukan oleh laut. Ini penting, supaya Kabinet yang pro Maritim dapat bekerja sesuai dengan filosofi tersebut. Menteri Perekonomian juga jangan yang neo liberalisme. Visi di Kabinet Jokowi- JK juga harus satu, sehingga dapat bekerja sama dengan baik sesuai dengan visi, misi dan program Jokowi- JK. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Lebih dari 718 Ribu Siswa Memanfaatkan PIJAR, PT. Telkom (Persero) Memperluas Pemanfaatan Pendidikan Digital. Dukung Penyelenggaraan Asesmen Digital, Try Out TKA, Kompetisi Akademik, dan Seleksi Tenaga Pendidik di Lebih dari 2.000 Sekolah di Indonesia
- Laporan Keuangan PT. Telkom (Persero) Semester I 2026 : Akselerasi Transformasi TLKM 30 : Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026. Pendapatan Konsolidasi Meningkat 3,9% YoY, EBITDA Naik 3,8% YoY, Sementara Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 6,2% YoY
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Gelar Forum Rencana Kerja Perubahan Tahun 2026 dan Forum Rencana Kerja Tahun 2027 Untuk Memperkuat Sinergi Perencanaan Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan
- Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026. Program People Development Plan Telkom Membangun Ekosistem Pengembangan Talenta Untuk Melahirkan Future-Ready Digital Leaders
- PT. Telkom (Persero) Gelar Forum Kolaborasi Nasional Untuk Memperkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography. Dorong Implementasi PQC di Indonesia Melalui Sinergi Pemerintah, Industri, Akademisi, dan Lembaga Strategis
- Kejaksaan Negeri dan DPRD Kabupaten Purworejo Digeruduk Pendemo Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Mini Zoo Yang Rugikan Uang Negara Rp 6,5 Miliar
- Perkuat Peran Penggiat Budaya di Masa Transformasi, PT. Telkom (Persero) Kembali Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026. Bangun Ketangguhan Organisasi Melalui Budaya Yang Adaptif dan Relevan di Tengah Perubahan
- TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia Melalui Sistem Kabel Laut NCC. Kolaborasi Strategis Untuk Memperkuat Posisi Batam Sebagai Hub Digital Yang Menghubungkan Indonesia-Singapura ke Pasar Global
- Lomba Burung Berkicau di Purworejo yang Memperebutkan Bupati Cup Digelar Sangat Meriah, Peserta dari Berbagai Kabupaten turut Meriahkan Lomba Para Pecinta Burung tersebut
- Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026. Sinergi Lintas Sektor dan Inovasi Berkelanjutan Menjadi Fondasi Percepatan AI Sovereignty di Indonesia
- Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan oleh Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Harus Tepat Waktu, Tepat Mutu dan Tepat Manfaat
- Telkom CorpU Dorong Transformasi Talenta Melalui Forum CorpU Association Insight. Forum Kolaborasi Lintas Organisasi Untuk Memperkuat Ekosistem Pengembangan Talenta Melalui Pembelajaran Adaptif dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2027 Sesuai Dengan Ketentuan Peraturan Pemerintah dan Akan Selesai Tepat Waktu
- Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Telah Selamatkan 29 Rumah dan Industri Yang Terbakar Selama 1 Semester Tahun 2026. Penyelamatan Non Kebakaran Juga Intensif Dilaksanakan Untuk Membantu Masyarakat Yang Membutuhkan
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Ekosistem Talenta Digital dan Inovasi Global Melalui Kolaborasi Telkom University–National University of Singapore. Langkah Strategis Dalam Membangun Pipeline Talenta Digital Berkelas Dunia Melalui Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Inovasi Lintas Negara
- 61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional. Semarak Puncak Perayaan HUT Telkom, Hadirkan Gerakan Digital Bagi UMKM Hingga Kompetisi AI Untuk Kreator Lokal
- PT. Telkom (Persero) Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding. Bagian dari Langkah Akselerasi Eksekusi Strategi TLKM 30 Untuk Membangun Struktur Organisasi yang Lebih Ramping, Efisien, dan Bernilai Tinggi
- Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T Melalui Program Rural Youth AI Facilitator. Dengan Memberdayakan Talenta Muda Lokal, Program TJSL Telkom Mendorong Literasi Digital UMKM di Papua Barat Daya
- Telkom Akses Tingkatkan Kompetensi SDM Digital di Wilayah 3T Melalui Program CSR Fiber Academy. Perkuat Pendidikan Vokasi Melalui Fasilitas Laboratorium Fiber Optik dan Sertifikasi Kompetensi Bagi Guru SMK
- 6 Tahun Innovillage, Telkom Cetak Ribuan Inovator Muda dari 22 Provinsi. Lebih dari 10.664 Talenta Digital Muda Berpartisipasi Ciptakan Inovasi Sosial dan Teknologi Berkelanjutan