Willgo Zainar, MBA. : PNS Dilarang Rapat di Hotel, Dunia Perhotelan Akan Suram

H. Willgo Zainar, SE., MBA., Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra
Jakarta. Seputar Nusantara. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB) Yuddy Chrisnandi mengeluarkan surat edaran larangan PNS menggelar kegiatan di luar kantor pemerintahan. Hal itu tertuang dalam surat edaran MenPAN & RB nomor 10 tahun 2014.
Surat edaran itu resmi berlaku sejak hari Senin 1 Desember 2014. Surat edaran ini bertujuan untuk menghemat uang negara. Menurut Yuddy, larangan PNS rapat di Hotel Berlaku mulai 1 Desember 2014, seluruh kegiatan penyelenggaraan pemerintahan harus dilakukan di instansi pemerintahan.
Yuddy meminta seluruh instansi menggunakan fasilitas yang ada saat ini. Rapat beralih dari hotel ke ruang rapat kantor masing-masing. Sejumlah sanksi berjenjang pun disiapkan bagi yang melanggar. Mulai dari sanksi administratif hingga pemotongan gaji atau penundaan promosinya. Selain itu gaji ke-tigabelasnya tidak diturunkan dan tunjangan kinerjanya tidak diberikan, berat semua (sanksinya) itu.
Menurut H. Willgo Zainar, SE., MBA., Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, bahwa dirinya sangat setuju dengan upaya efisiensi anggaran belanja negara di semua lini. Namun demikian, pos- pos anggaran mana saja yang layak dan harus dipangkas, sudah barang tentu harus melalui kajian bersama.
” Tujuan kajian bersama ini adalah agar tidak berdampak ke multiplier effect, yang justru dapat berakibat negatif pada penerimaan negara. Seharusnya, semua kebijakan pemerintah dapat memberikan dampak positif dan ekonomis, bukan sekedar populis saja,” ungkap Willgo Zainar melalui pesan singkatnya kepada seputarnusantara.com ,Senin 8 Desember 2014.
Menurut Willgo Zainar, larangan bagi PNS menggelar rapat di hotel, bagai “2 mata pisau”, yang pertama, tentu itu merupakan program yang baik dari segi efisiensi anggaran atau belanja negara. Namun kedua, pada sisi lainnya berdampak pada suramnya prospek perhotelan tahun 2015 dan ke depannya.
” Saya tidak pada posisi melihat kepentingan pemilik hotel, namun dampak dari dilarangnya PNS rapat di hotel tersebut dapat menurunkan income hotel sekitar 40-50%. Kalau hal ini terjadi, maka juga akan berdampak pada karyawan, pemasok sayur- mayur, buah- buahan, ikan, daging, beras dll…Dan secara cepat atau lambat akan terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Maka jika terjadi PHK pada hotel- hotel di Indonesia, akan menambah jumlah pengangguran,” tegasnya.
Willgo Zainar menjelaskan, pengaruh lainnya adalah pada sektor perpajakan. Kalau pendapatan hotel di Indonesia mengalami penurunan, maka sudah barang tentu pajak perhotelan juga akan turun. Padahal, kita sekarang ini sedang menggenjot dan mengejar peningkatan pajak yang selama ini belum tercapai tagetnya.
” Sedangkan, rata- rata pengusaha perhotelan menggunakan dana Bank dalam berinvestasi sekitar 70%. Kalau tingkat hunian hotel turun, maka para pengusaha hotel tidak akan mampu membayar angsurannya secara lancar. Kalau ini terjadi, maka potensi naiknya NPL Perbankan bisa mengkhawatirkan. Kalau Bank memiliki NPL tinggi diatas 5% atau lebih besar dari itu, maka Bank tersebut dalam pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ucap Politisi Partai Gerindra ini.
Sedangkan dampak terburuknya di sektor Perbankan adalah bila ada Bank yang collaps, maka kepercayaan masyarakat pada dunia Perbankan akan turun bahkan hilang. Kekhawatiran peristiwa 1998 menjadi momok baru bagi kita semua. Namun demikian, dirinya sangat berkeyakinan bahwa kondisi keuangan dan Perbankan nasional kita dalam kondisi prima saat ini.
” Jadi saya kira, faktor multiplier effect atas suatu kebijakan pemerintah yang akan diambil, perlu dikaji secara mendalam dan terintegrasi terlebih dahulu secara lintas sektoral. Belanja pemerintah juga merupakan bentuk stimulus terhadap perekonomian nasional,” terang Willgo Zainar, Anggota Komisi XI DPR RI ini.
” Kebijakan pemerintah melakukan Moratorium melarang PNS menggelar rapat di hotel perlu ditinjau ulang sebelum menjadi kebijakan pemerintah yang permanen. Efisiensi perlu dilakukan dengan standarisasi hotel dan biaya yang lebih rendah, menu makanan dan fasilitas yang berkurang, serta waktu pelaksanaan rapat dipersingkat sesuai dengan urgensinya. Dan yang pasti, jangan sampai ada Mark Up dalam acara rapat di hotel,” pungkas Willgo Zainar. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah Baru Diperpanjang hingga 30 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia