Siti Mukaromah, S.Ag. : UMKM Gunakan Gula Dalam Negeri, Masyarakat Sejahtera

Siti Mukaromah, S. Ag. (kiri), saat memberikan bantuan untuk MWC NU di Dapilnya
Jakarta. Seputar Nusantara. Pemerintah memberikan anjuran kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Indonesia untuk menggunakan gula produk dalam negeri. Para pelaku UMKM dalam memenuhi kebutuhan akan gula, sebaiknya memakai produksi dalam negeri.
Berbagai kalangan menyambut gembira atas anjuran pemerintah tersebut. Sebab, mereka menilai, dengan anjuran pemerintah kepada pelaku UMKM untuk menggunakan gula produk dalam negeri, akan meningkatkan produksi gula nasional.
Sedangkan menurut Siti Mukaromah, S. Ag., anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), bahwa anjuran pemerintah kepada pelaku UMKM untuk menggunakan gula produk dalam negeri, itu sangat bagus. Sebab, hal tersebut justru akan dapat meningkatkan produksi gula secara nasional dan dapat memberdayakan petani tebu dan pabrik gula dalam negeri.
” Kalau kemarin, mungkin hanya pelaku UMKM yang berdaya, tetapi sekarang dengan adanya anjuran pemerintah tersebut, akan meningkatkan perekonomian masyarakat secara luas, tidak hanya pelaku UMKM saja. Saya sangat senang sekali dengan anjuran pemerintah tersebut, karena disamping akan meningkatkan produksi gula nasional, juga dapat mengurangi pengangguran,” ungkap Siti Mukaromah kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Senin 30 Maret 2015.
Siti Mukaromah lebih lanjut memaparkan bahwa, dengan anjuran tersebut, justru akan dapat mengurangi impor gula dari luar negeri. Sebab, produksi gula dalam negeri akan mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya permintaan gula oleh UMKM. Itu merupakan bagian dari efek domino dari peningkatan jumlah permintaan gula oleh UMKM. Efek domino positifnya adalah, dengan mengurangi impor gula, maka dampaknya adalah pemberdayaan para petani tebu dan pabrik gula dalam negeri.
” Mungkin yang akan terjadi adalah perbedaan harga gula antara produk dalam negeri dengan gula impor. Namun perlu diingat bahwa orang mencari gula impor yang lebih murah, belum tentu kualitasnya lebih bagus. Jadi, dari sisi hieginitasnya apakah gula impor itu lebih bagus daripada gula dalam negeri? Oleh karena itu, mari kita ajak masyarakat untuk berpikir yang lebih cerdas,” tambah Politisi PKB ini.
Selanjutnya Siti Mukaromah menjelaskan, masyarakat jangan hanya melihat barang itu murah, tetapi harus dilihat apakah barang tersebut seperti gula, mengandung nilai hieginitas yang tinggi dan memberikan kesehatan bagi masyarakat. Jadi, persoalannya bukan masalah murah atau mahal, tetapi gula tersebut apakah mengandung nilai hieginis atau tidak. Kemudian apakah gula tersebut dapat memberikan nilai kesehatan bagi kita atau tidak. Jadi gula yang berkualitas walaupun lebih mahal harganya, itu lebih bermanfaat bagi masyarakat.
” UMKM juga harus berpikir jangan hanya bisa menjalankan usahanya saja, tetapi harus berpikir bagaimana bisa memberikan nilai plus kepada semua pihak. Kita berharap UMKM bisa maju, namun bisa saling simbiosis mutualisme kepada masyarakat. Sehingga kehadiran UMKM juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. UMKM juga harus bisa memberikan efek perbaikan perekonomian masyarakat,” tegas Siti Mukaromah, anggota Komisi VI DPR RI ini.
Kita berharap, lanjutnya, UMKM tidak hanya maju dalam usahanya saja, tetapi wawasan nasionalisme dan kerakyatannya juga harus berjalan. Artinya, UMKM harus bisa mengisi pembangunan nasional di Indonesia untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera. Kalau itu sudah bisa dilakukan, maka UMKM juga turut memberikan sumbangsihnya bagi kemajuan bangsa Indonesia.
” Saya pikir, anjuran pemerintah agar UMKM menggunakan gula dalam negeri, merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Bahwa ini bukan hanya persoalan pengadaan gula saja, tetapi bagaimana persoalan pengadaan gula nasional menjadi bagian dari efek kesejahteraan masyarakat. Maka, menurut hemat saya, ini merupakan langkah yang lebih baik agar masyarakat menggunakan produk- produk dalam negeri,” pungkas Siti Mukaromah di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia