Dewie Yasin Limpo : Perempuan Harus Berada Dalam Segala Lini Pembangunan

Hj. Dewie Yasin Limpo, SE., Sekretaris Fraksi Partai Hanura DPR RI Periode 2014- 2019/ Ketua FPPI (Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia)
Jakarta. Seputar Nusantara Hari Kartini diperingati pada tanggal 21 April setiap tahunnya. Diharapkan, peringatan Hari Kartini bisa jadi titik tolak aksi nyata untuk kebangkitan perempuan Indonesia.
Menurut Hj. Dewie Yasin Limpo, SE., Sekretaris Fraksi Partai Hanura DPR RI, bahwa harapan R.A. Kartini pada saat itu adalah agar kaum perempuan bisa setara dengan kaum laki- laki, dengan tidak melupakan kodratnya. Harapan Kartini lainnya adalah perempuan bisa berada dalam segala lini pembangunan, dengan catatan tidak melupakan kodratnya sebagai seorang istri dan ibu dari anak- anaknya.
” Namun, kenyataannya, saat ini masih terjadi tarik- menarik kepentingan laki- laki sehingga perempuan masih tereliminasi pada saat event- event tertentu. Misalnya pada saat Pemilu, semua partai menarik perempuan untuk memenuhi quota minimal 30%. Tetapi setelah Pemilu, belum tentu perempuan menjadi prioritas, tidak semua partai melakukan hal itu,” ungkap Dewie Yasin Limpo kepada seputarnusantara.co di Gedung Nusantara 1 lantai 16 DPR RI- Senayan, pada Selasa 21 April 2015.
Dewie Yasin Limpo lebih jauh menerangkan, bahwa di DPR RI sekarang ini hanya 19% Anggotanya yang perempuan, padahal quotanya minimal 30%. Maka, ini yang sangat menyedihkan dan memprihatinkan kalau tidak tercapai quota tersebut. Harus ada support yang lebih kuat lagi khususnya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan dari organisasi- organisasi perempuan yang ada di Indonesia.
” Harus ada pelatihan- pelatihan bagi perempuan Indonesia seperti pelatihan politik agar perempuan Indonesia bisa masuk semua lini. Saya yakin, perempuan Indonesia ini cerdas- cerdas, tetapi sayangnya cenderung kurang mempunyai daya juang yang tingi. Mengapa bisa terjadi? Karena sesama perempuan saja kurang saling mendukung. Lihat saja, andaikan sesama perempuan saling mendukung dan memilih perempuan saat Pemilu, maka akan lebih banyak perempuan daripada laki- laki di Parlemen, karena pemilih perempuan lebih banyak jumlahnya,” tegas Politisi Partai Hanura ini.
Lebih tegas, Dewie Yasin Limpo memaparkan, perempuan masih banyak yang belum menyadari hal ini. Kalau mereka menyadari hal ini, maka wakil mereka di Parlemen akan semakin banyak. Ini yang harus disadari oleh para perempuan di Indonesia.
” PR kita bersama adalah bagaimana mengurangi human trafficking. Saya sebagai Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI), menganjurkan kepada para Ketua DPD dan DPC di daerah untuk memonitoring para perempuan yang dipekerjakan, seperti TKI dan pekerja perempuan yang diiming- imingi pekerjaan, tetapi ternyata diperdagangkan. Tolong, pengurus FPPI di daerah mendirikan posko dan sebagai informan mengenai perdagangan perempuan,” ucapnya.
Apalagi, lanjutnya, sekarang ini perdagangan perempuan tidak hanya di hotel- hotel, tetapi sudah melalui media sosial (medsos). Seperti kasus pembunuhan di Tebet belum lama ini, justru si perempuan tersebut menjual dirinya melalui medsos, ini sangat menyedihkan dan memprihatinkan.
” Mulai sekarang, perempuan jangan hanya menjadi objek saja, tetapi harus menjadi subjek. Perempuan harus berada dalam segala lini pembangunan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, menjaga anak- anaknya dan bisa menjaga martabat perempuan itu sendiri. Perjuangan R.A. Kartini harus dicontoh perempuan Indonesia. Kartini yang dulu suka surat- menyurat, harus menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia di era teknologi dan informasi ini,” tegas Dewie Yasin Limpo.
” Para Perempuan harus berada dalam segala lini pembangunan di Indonesia. Para perempuan jangan pernah menyerah, never give up. Ayo kita berusaha untuk lebih baik dan lebih baik lagi. Ada pepatah saya mengatakan bahwa ” Apabila kita ingin meraih pulau harapan di balik fatamorgana, maka kita harus berani melepas tambang perahu dari dermaga.” Ayo kita capai bersama untuk mewujudkan perempuan- perempuan Indonesia yang tangguh. Jangan lagi menjadi objek, tetapi menjadi subjek dalam pembangunan,” pungkas Dewie Yasin Limpo di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia