Slamet Junaedi : Kalau Saya Menteri BUMN, Saya Pecat Dirut Pelindo II
H. Slamet Junaedi, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Komisi VI DPR RI akan mengundang Menteri BUMN, Rini Soemarno guna membahas permasalahan di PT. Pelindo II.
Demikian catatan yang disampaikan oleh Komisi VI DPR RI saat rapat kerja dengan Menteri BUMN, Rini Soemarno di Gedung DPR RI- Senayan- Jakarta, Kamis, 3 September 2015.
” Komisi VI DPR RI meminta Menteri BUMN untuk melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI tanggal 10 September 2015 dalam rangka membahas adanya indikasi dugaan pelanggaran terhadap UU Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan masalah-masalah lain oleh Direksi PT. Pelabuhan Indonesia II,” demikian catatan yang dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Azman Natawijana.
Sedangkan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H. Slamet Junaedi mengeluarkan komentar pedas mengenai permasalahan yang ada di PT. Pelindo II.
” Kalau saya Menteri BUMN, akan saya pecat Dirut PT. Pelindo II RJ. Lino. Dirut Pelindo II itu ngawur, masak telpon Menteri PPN/ Kepala Bappenas Sofjan Djalil, apa hubungannya?” ucap Slamet Junaedi dihadapan Menteri BUMN Rini Soemarno saat rapat kerja.
” Seharusnya, Dirut Pelindo II itu telpon ke Menteri BUMN, bukan ke Kepala Bappenas…” tambahnya.
Selain menyoroti masalah di PT. Pelindo II, Slamet Junaedi juga menyoroti masalah PMN (Penyertaan Modal Negara). Karena selama ini, banyak BUMN yang merugi dan menggerogoti keuangan negara.
” Kami juga tidak setuju kalau PMN diberikan kepada BUMN tanpa alasan yang jelas. Artinya, kalau ada BUMN yang belum melaporkan kinerja dan keuangannya sampai satuan III itu, kita belum punya dasar untuk membahas PMN kepada BUMN tersebut,” ungkap Slamet Junaedi kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 Senayan, pada Kamis 3 September 2015.
Slamet Junaedi memaparkan, untuk membahas PMN tahun 2016, Komisi VI DPR harus punya dasar yang jelas, maka butuh satuan III-nya. Hal ini untuk melihat kinerja BUMN beserta neraca keuangannya. Kalau ada BUMN yang selalu merugi, tahun yang lalu diberi PMN merugi, kemudian minta PMN lagi tahun 2016, itu sebenarnya tidak tepat, karena bisa menabrak UU.
” Oleh karena itu, kami minta kepada Kementerian BUMN mengenai laporan kinerja dan neraca keuangan BUMN hingga satuan III, agar kita bisa mempelajarinya. Satuan III tersebut menjadi dasar dan acuan kita, apakah menyetujui atau tidak BUMN tersebut diberi PMN,” tegas Politisi asal Partai NasDem ini.
Banyak BUMN yang merugi, lanjutnya, disebabkan karena kinerjanya yang kurang bagus. Oleh karena itu, pengawasan dan intervensi dari Menteri BUMN sangat dibutuhkan supaya kinerja BUMN menjadi lebih baik dan kembali sehat.
” Kita harus cari tahu apa penyebab BUMN tersebut merugi, sehingga tidak terus- menerus minta PMN ke negara. Kalau BUMN yang merugi terus dimanjakan dengan diberikan PMN, ya tidak akan selesai- selesai. Mereka akan terus- menerus minta PMN kepada negara melalui DPR,” tegasnya.
BUMN itu kan perusahaan plat merah. Kita harus memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa PMN tersebut bermanfaat. Kalau kita berikan PMN, tetapi BUMN tersebut terus merugi, maka itu sangat tidak layak dan justru merugikan rakyat dan negara.
” Harus diinvestigasi, penyebab dari BUMN tersebut terus merugi. Kalau tidak ditelusuri lebih jauh, maka uang rakyat yang disuntikkan ke BUMN berupa PMN, akan habis sia- sia,” ungkap Slamet Junaedi.
Ada contoh PMN PT. Garam, dananya akan dicairkan pada bulan November 2015. Kalau itu dicairkan pada bulan November, sementara panen raya Garam itu di bulan Juli, Agustus, September dan Oktober, artinya PMN tersebut tidaklah manfaat.
” Dengan nilai PMN PT. Garam sebesar Rp 222 Miliar, tidak bermanfaat kalau cairnya bulan November. Jadi bagaimana kinerja Deputi untuk meyakinkan Menteri bahwa ada prioritas- prioritas dari programnya. Menteri BUMN juga harus bisa meyakinkan Menteri Keuangan untuk bisa segera dicairkan PMN PT. Garam, karena ini menyangkut kebutuhan pangan rakyat,” tegasnya.
” Kalau Deputinya tidak bisa memperjuangkan pencairan PMN PT. Garam secepatnya, mundur saja sebagai Deputi. Masih banyak orang yang potensial untuk menjadi Deputi. Saya melihat, selama ini Deputi- Deputi di Kementerian BUMN masih kurang kinerjanya, mereka hanya menunggu laporan saja. Para Deputi tidak pernah turun ke bawah untuk Sidak melakukan pengawasan. Padahal Deputi itu adalah pembina daripada BUMN- BUMN,” pungkas Slamet Junaedi di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan