Johnny G. Plate : Prioritaskan Belanja Negara Pada Penciptaan Lapangan Kerja
Johnny G. Plate, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Rapat Kerja Komisi XI DPR dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bappenas Rabu (15/9) kemarin membahas asumsi makro APBN 2016 mendatang.
Di dalamnya dibahas berbagai proyeksi dan kemungkinan yang akan mempengaruhi anggaran negara secara menyeluruh.
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Johnny G. Plate menyampaikan pandangannya, agar pihak kementerian bersedia meninjau kembali postur ABPN.
Dalam hematnya, penurunan harga minyak dunia akan berdampak sangat besar terhadap sektor penerimaan. Di sisi lain, gambaran penerimaan dari sektor PPN 2015 juga tak terlalu memberi gambaran bagus terhadap proyeksi pajak penghasilan pada 2016 mendatang.
Situasi akan semakin tak menentu seiring situasi global yang masih labil. Apalagi masih adanya kemungkinan Bank Sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunganya.
“ Ini semua memberi tekanan besar terhadap sektor penerimaan kita di APBN 2016 mendatang,” tutur legislator dari Dapil Nusa Tenggara Timur I ini.
Johnny menegaskan bahwa prioritas visi-misi Presiden adalah penciptaan lapangan kerja baru, sehingga pos pengeluaran APBN harus merujuk tujuan itu. Sebagai konsekuensinya, belanja-belanja lain yang tak seiring dengan penciptaan lapangan kerja, hendaknya ditunda dulu. Tentu saja, itu akan berimbas pada besaran angka APBN.
Pengalaman APBN 2015 telah menetapkan politik anggaran yang sangat optimistik dengan kisaran 2000 triliun. Faktanya, angka itu sangat sulit tercapai, di tengah iklim ekonomi global yang lesu saat ini. Beranjak dari kondisi itu, pemerintah harus berpijak lebih realistis dalam merumuskan APBN 2016.
Dalam kacamata Johnny, pemerintah dan DPR tak perlu ragu memotong belanja-belanja yang tidak perlu, seperti belanja-belanja administratif, kenaikan tunjangan, dan sebagainya. Dengan begitu, APBN lebih berkualitas, meski besarannya tak mencapai Rp 2.000 triliun. APBN yang berkualitas itu juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
“ Ini suatu pandangan yang mungkin tak enak didengar, tapi ini berasal dari pengamatan yang tulus, demi bangsa negara saja,” tuturnya.
Politisi Partai NasDem ini memaparkan bahwa potensi penyerapan tenaga kerja dari setiap persen pertumbuhan ekonomi kita relatif rendah. Pada 2016 nanti, diperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5 persen, di mana setiap persennya menyerap 250 ribu tenaga kerja baru.
Angka itu terhitung rendah, mengingat data BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pernah menyerap 700 ribu tenaga kerja baru untuk setiap persen pertumbuhannya. Oleh karenya, saat ini perlu menaikkan lagi tingkat penyerapan tenaga kerja menjadi 400 ribu tenaga kerja baru untuk setiap persen pertumbuhan ekonomi.
Dengan bertambahnya tingkat penyerapan tenaga kerja itu, maka laju ekonomi kita lebih selaras dengan visi-misi Presiden. Dan untuk mencapai itu, cara yang paling mungkin ditempuh yaitu dengan menyesuaikan postur APBN ke depan.
Terakhir, Johnny menegaskan agar skema penyesuaian itu nantinya tidak hanya sampai di Komisi XI DPR saja, tapi harus dilanjutkan kepada Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terkait, termasuk badan anggaran.
“ Karena ini terkait asumsi makro postur APBN, sehingga yang dihasilkan Undang-undang APBN tidak menyimpang dari apa yang dibahas di Komisi XI DPR,” pungkas Johnny. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan