Kongkalikong Proyek Angie & Nazaruddin Diketahui Anas dan ‘Pangeran’

Jakarta. Seputar Nusantara. Mantan anggota DPR dari Demokrat, Angelina Sondakh, mengaku bertugas ikut mengurus usulan anggaran dalam pembahasan DIPA di Badan Anggaran DPR tahun 2010. Usulan anggaran ini terkait proyek di kementerian yang digarap perusahaan milik Muhammad Nazaruddin bersama sejumlah perusahaan lain.
Pengurusan usulan anggaran ini dilakukan atas perintah Nazar sebagai kapoksi Fraksi Demokrat. Nazar memang mempertemukan anak buahnya bernama Mindo Rosalina Manulang (Rosa) untuk memasukan usulan anggaran.
“Yang Rosa berikan hanya data, kami yang ditugasi sebatas daftar itu ada di DIPA. Seingat saya (usulan anggaran) 16, (tapi) yang akhirnya keluar di DIPA sekitar 5, cuma saya lupa,” ujar Angie saat bersaksi untuk Nazaruddin dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jl Bungur Besar, Jakpus, Rabu (6/1/2016).
Nazar saat mempertemukan Rosa tahun 2010 di ruang fraksi Demokrat memang menyebut Rosa akan mengatur segala kebutuhan terkait usulan anggaran yang dimasukkan.
“Pak Nazar yang mengatakan untuk pekerjaan-pekerjaan itu diisi Rosa. Untuk pekerjaan terdakwa diisi oleh saudara Rosa. Tapi saya ditugaskan terdakwa untuk Kemendiknas,” terang Angie.
Sebagai imbalannya atas pekerjaan yang diminta Nazar, Angie mengaku dibebaskan dari segala pungutan iuran partai. “Menurut terdakwa (Nazar) yang penting kerja saja nanti dibebaskan iuran-iuran,” sambungnya.
Nazar, menurut Angie, juga menyebut kongkalikong usulan anggaran sudah sepengetahuan Ketum Demokrat saat itu Anas Urbaningrum. Ada juga nama lain yang disebut Angie.
“Kalau Nazar bilang, ini perintah ketum dan izin pangeran. Ketum pada waktu itu Anas,” ucapnya.
Namun Angie mulanya tak menyebut identitas ‘pangeran’ yang dimaksud hingga akhirnya ditanya Jaksa pada KPK Kresno Anto Wibowo. “Saya mengetahui dari Pak Nazar, pangeran itu Ibas,’ sebut dia.
Tak disebut anggaran untuk proyek apa yang diurus Angie. Namun Angie menegaskan dirinya hanya mengurusi anggaran Kemendiknas. “Kalau untuk di Kemendiknas saya, tapi kalau di Kemenpora mungkin Pak Nazar sudah punya orang lain. Sudah dibagi-bagi diplot,” tuturnya.
Nazaruddin didakwa melakukan tindak pidana korupsi dengan menerima duit fee total Rp 40,369 miliar. Duit fee diterima Nazaruddin terkait sejumlah proyek pemerintah.
Dalam surat dakwaan Jaksa KPK dipaparkan, Nazar didakwa menerima hadiah yaitu berupa 19 lembar cek yang jumlah seluruhnya senilai Rp 23.119.278.000 dari PT Duta Graha Indah (DGI) yang diserahkan oleh Mohamad El Idris dan berupa uang tunai yang jumlah seluruhnya sebesar Rp 17.250.750.744 dari PT Nindya Karya yang diserahkan oleh Heru Sulaksono.
Menurut Jaksa pada KPK, pemberian-pemberian tersebut merupakan imbalan karena Nazaruddin telah mengupayakan PT DGI dalam mendapatkan proyek pemerintah tahun 2010 yaitu proyek pembangunan gedung di Universitas Udayana, Universitas Mataram, Universitas Jambi, Badan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Surabaya tahap 3, RSUD Sungai Dareh Kabupaten Darmasraya, gedung Cardiac RS Adam Malik Medan, Paviliun RS Adam Malik Medan, RS Inspeksi Tropis Surabaya, RSUD Ponorogo.
Selain itu, imbalan diberikan karena Nazaruddin telah mengupayakan PT Nindya Karya dalam mendapatkan proyek pembangunan Rating School Aceh serta Universitas Brawijaya tahun 2010.
Dalam dakwaan juga dipaparkan, Rosa menyampaikan ke pihak perusahaan pemenang proyek seperti Rating School Aceh dan pembangunan gedung di Unibraw yang diupayakan pengurusan anggarannya oleh Nazar di Banggar.
Dalam pengurusan, Nazar memperkenalkan Rosa dengan beberapa anggota Banggar salah satunya Angie sehingga Rosa dapat berhubungan langsung termasuk menyiapkan dana dukungan agar kedua proyek tersebut disetujui dalam rapat pembahasan di Banggar sesuai usulan yang diajukan. (dtc/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation