Hasan Aminuddin : Pemerintah Dihimbau Ajak Ormas Untuk Bina Eks Gafatar
Drs. H. Hasan Aminuddin, M. Si., Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Drs. H. Hasan Aminuddin, M. Si., mengkhawatirkan kondisi eks Gafatar yang akan mengalami keterasingan ketika dikembalikan ke daerahnya masing-masing.
Alasannya, warga sekitar lingkungan eks Gafatar akan melakukan resistensi, langsung ataupun tidak langsung, karena tidak jarang masyarakat menganggapnya sebagai aib.
Hal ini yang menurut mantan Bupati Probolinggo- Jawa Timur ini tidak boleh terjadi. Oleh karenanya, pemerintah dan organisasi Islam diharapkan bisa turun tangan guna melakukan pembinaan pada kurang lebih 5.764 eks pengikut Gafatar.
” Kolaborasi keduanya akan berdampak signifikan. Pertama akan mengembalikan keyakinannya dari Milah Abraham menjadi Islam seutuhnya. Kedua, mengembalikan kepercayaan diri sehingga tidak ada lagi keterasingan dari masyarakat,” ujar Hasan di ruang kerjanya, Rabu 3 Februari 2016.
“ Jangan diasingkan. Mereka bukan harus diasingkan atau diisolir tetapi sebaliknya, harus dibina kembali. Semisalnya mereka dari NU, maka kembalikan jalannya mereka Ke NU. Jika mereka dari Muhammadiyah maka kembalikan toriqohnya ke Muhammadiyah dan begitu ke ormas Islam lainnya,” tutur Hasan di ruang kerjanya.
Tokoh NU Jawa Timur ini mengakui bahwa Pemerintah tidak bisa menangani sepenuhnya persoalah eks Gafatar. Meski Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani sudah menyediakan penampungan, namun menurut Hasan itu tidak Cukup.
Pada masa transisi ini para eks Gafatar perlu dibekali dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Kementerian Agama diimbau berbagi peran dengan Ormas terkait menghapus doktrinasi Gafatar. Selain itu pemerintah juga semestinya membagi anggaran secara proporsional kepada organisasi-organisasi Islam yang sudah ditunjuk.
“ Penting adanya pembinaan dari tokoh masyarakat dan agama setempat bagi pengikut Gafatar saat kembali ke kampung asalnya. Mereka yang khilaf ini dengan ada justifikasi bersalah tersebut, maka kadang mereka merasa asing saat kembali ke lingkungan,” tambah Hasan.
Politisi NasDem ini menilai, perkembangan kelompok aliran keagamaan seperti Gafatar tidak lepas dari faktor alpanya Kementerian Agama mendeteksi aliran keagamaan tertentu.
Padahal, setiap acara yang diselenggarakan sekumpulan orang, adalah kewajiban Negara untuk mengetahuinya. Gafatar, menurutnya, adalah organisasi yang gerakannya mengedepankan sisi ekonomi dengan berbalut ajaran keagamaan. Hal inilah yang menyebabkan ada aspek penistaan agamanya.
“ Sangat disayangkan. Kadang umat Islam terjebak oleh permainan orang yang ingin mengadu domba sesama orang Islam. Apapun bentuknya, saya tidak setuju penistaan agama,” ungkapnya.
Proses pemulangan eks pengikut Gafatar dari Kalimantan Barat masih terus berlangsung. Senin malam kemarin sebanyak 903 eks Gafatar tiba di Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan KRI Teluk Penyu. Menurut rencana, 5.764 eks Gafatar akan ditampung di empat kota yakni di Jakarta sebanyak 2.004 orang, Semarang 1.752 orang, Surabaya 727, dan Makassar 281 orang. Sampai saat ini proses pemulangan dari tempat singgah yang sudah ditunjuk pemerintah masih tetap berlangsung. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation