Amelia Anggraini : Badan Donor Organ Perlu Segera Dibentuk Oleh Pemerintah
Amelia Anggraini, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Meningkatnya kesadaran warga terhadap kesehatan ginjal seiring dengan tersedianya fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membuat membludaknya permintaan cangkok ginjal di rumah sakit besar nasional.
Di RSCM misalnya, pada tahun 2015, sedikitnya tercatat 127 tindakan cangkok ginjal. Angka ini meningkat hampir 150 persen dari jumlah tahun sebelumnya.
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Amelia Anggraini pernah menyampaikan pentingnya negara membentuk Badan Donor Organ kembali menegaskan usulannya.
Usulan ini ternyata juga di sepakati oleh Kepala Departemen Urologi RSCM Nur Rasyid sebagaimana ditulis, Harian kompas, 29 Februari 2016.
Amel kembali menegaskan hal ini dalam rapat Komisi IX DPR dengan Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Kemenkes, Senin (29/2). Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan dan Dirjen Jamsos Kemensos, dia menyampaikan bahwa banyak pasien cuci darah yang ditemuinya masih berharap pemerintah dapat segera memberi solusi dari kebutuhan kesehatan warga.
“ Pasien transplantasi ginjal ini, banyak penghambat proses transplantasinya,” ujarnya memberi alasan pentingnya Badan Donor Organ.
Pada kesempatan rapat tersebut Amel juga meyampaikan kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan dan Dirjen Jamsos Kemensos bahwa kebijakan pembatasan pembiayaan bagi pasian PBI yang membutuhkan donor ginjal dapat dengan cepat membunuh pasien. Dia meminta kebijakan yang demikian harus segera di revisi.
“ Satu-satunya memperpanjang umur hidup mereka adalah dengan transplantasi ginjal. Saya minta kebijakan ini segera ditemukan titik temu. Agar pasien cuci darah PBI itu bisa ada solusinya karena ini menyangkut hidup manusia,” katanya.
Dia mengilustrasikan kebijakan pembatasan pembiayaan cuci darah misalnya. Dengan pembatasan yang hanya boleh dua kali, dan ini diberlakukan dengan ketat tanpa mempertimbangkan kebutuhan medis pasien, pasti akan memakan korban.
Belum cukup hanya disitu, kebijakan pembatasan ruang isolasi untuk pasien yang diterima untuk melakukan transplantasi, juga akan menambah deret panjang korban apabila tidak segera dicarikan solusinya.
Amel meminta, sebelum Badan Donor Organ terbentuk, semua Kementerian dan Badan terkait dapat fleksibel menangani pasien. Secara tegas dia meminta Direktur Utama BPJS Kesehatan untuk segera merevisi surat himbauan yang membatasi hemodialisa hanya boleh dua kali. Begitu pula dengan penyakit-penyakit lain yang membutuhkan pertolongan serius dari negara.
“ Ini tanggung jawab negara. Negara harus hadir!” tegasnya mengakhiri. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation