Ahmad M. Ali : Perubahan Pola Penganggaran, Perlu Diikuti Perubahan Mekanisme Evaluasi

Ahmad M. Ali, Anggota Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ahmad M. Ali meminta pemerintah berhati-hati merubah paradigma penganggaran dari money follow function menjadi money follow programme.
Perubahan paradigma tersebut berpotensi menimbulkan chaos di awal, karena tugas dan fungsi Kementerian dalam kewenangan penganggaran otomatis berkurang.
Kementerian yang sebelumnya mendapat pembiayaan APBN dalam setiap tugas dan fungsinya, ke depan hanya akan menjalankan program yang merupakan nawa cita Presiden.
Perubahan paradigma itu disebut sebagai skema pembangunan terencana, holistik- tematik, integral, dan spasial.
“ Jatuhnya kan Kementerian sekarang ini hanya menerima jobdesk- nya saja,” ungkapnya singkat saat ditemui di ruang kerjanya di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (08/03)
Lebih lanjut Legislator yang akrab disapa Mat Ali ini mengingatkan, jangan sampai perubahan paradigma ini menjadikan Menteri holding yang biasa diterapkan oleh BUMN. Dengan program pembangunan yang sudah dibuat pemerintah sebelumnya, pekerjaan mengeksekusi ini disatukan dan dikerjakan keroyokan.
Menurut Legislator Fraksi Partai NasDem ini, hal itu bisa menjadi preseden buruk dalam tata kelola negara kita. Sebagai langkah alternatif, ia menghimbau pemerintah memperkuat kelembagaannya dalam menerapkan pola koordinasi.
Menurutnya, langkah itu bisa mengurai persoalan tumpang tindih program yang menyebabkan skema pembangunan nasional menjadi tidak optimal.
“ Model holding itu jangan sampai diterapkan, sebab bisa jadi preseden tidak baik bagi tata negara kita,” tegas Legislator dari Dapil Sulawesi Tengah ini.
Namun demikian, Mat Ali mendukung penuh rencana pemerintah yang akan merubah paradigma penganggaran untuk jajaran Kementeriannya. Tugas pemerintah ke depan, menurutnya yaitu mengkomunikasikan rencana ini terhadap 30 Kementerian dan 3 Kementerian Koordinator. Selain itu, mekanisme pelaporan dan evaluasi juga perlu dikaji.
“ Mekanisme pelaporannya seperti apa? Ketika cara baru diterapkan, juga harus diiringi penerapan metode baru untuk pelaporan,” ucapnya.
Sebelumnya pemerintah mengisyaratkan rencana mengubah pola penganggaran berbasis fungsi yang diterapkan saat ini, menjadi pola penganggaran berbasis program. Langkah ini diambil dengan menimbang banyaknya program kerja Kementerian yang diyakini menghambat capaian program dan kinerja pemerintah.
Keputusan ini diambil berdasar arahan langsung Presiden Joko Widodo kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil. Dengan begitu, pemerintah akan meninggalkan paradigma money follow function dan mulai menerapkan paradigma money follow programme. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation