Bahrum Daido : Masyarakat Harus Aktif Mengawasi Implementasi Dana Desa

DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Elemen masyarakat diharapkan ikut serta bersama– sama mengawasi kucuran dana desa yang jumlahnya ratusan juta hingga miliaran rupiah/ Desa.
Hal tersebut disampaikan oleh DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Jumat 20 Mei 2016.
Menurut Bahrum, langkah tersebut dinilai sangat penting untuk mencegah penyimpangan penggunaan Dana Desa seperti korupsi yang bisa dilakukan oleh Kepala Desa dan atau perangkat desa.
” Dana Desa menjadi sorotan lantaran dana yang sangat besar berpotensi terjadinya penyimpangan. Untuk mencegah penyimpangan tersebut, prinsip tatakelola anggaran desa harus dibangun dengan benar. Disamping itu, dalam penyusunan anggaran desa harus melibatkan elemen masyarakat,” terang Bahrum Daido, Politisi Partai Demokrat ini.
Bahrum memaparkan, yang selama ini menjadi kendalanya adalah karena masih banyak Kepala Desa yang belum bisa melaporkan akuntabilitas keuangan Dana Desa. SDM (sumber daya manusia) di Desa masih sangat minim.
” Dan diperkirakan kedepannya, akan banyak Kepala Desa dan perangkatnya yang masuk penjara karena sistem pelaporannya yang tidak akurat. Tetapi saya bilang, disinilah peran dan fungsi Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah) Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), dan Bawasda (Badan Pengawasan Daerah). Bawasda sangat berperan untuk membina dan mengawasi kinerja Kepala Desa dan perangkatnya,” tegasnya.
Bawasda, lanjutnya, harus melakukan pembinaan bagaimana cara- cara membuat pelaporan keuangan yang bagus. Maka sebaiknya dilakukan koordinasi antara Bawasda dengan Kepala Desa, Sekretaris Desa atau Bendahara Desa untuk membahas sistem pelaporan keuangan yang baik dan benar.
” Pertama, Pelatihan pelaporan sistem keuangan ini sangat penting, supaya kedepannya jangan sampai banyak Kepala Desa yang masuk bui. Karena BPK akan memeriksa Keuangan secara standar dan profesional, seperti yang selama ini dilakukan audit keuangan kepada Pemda,” ungkap Bahrum.
Kemudian kedua, implementasi Dana Desa harus melibatkan masyarakat, dan diharapkan masyarakat juga turut melakukan pengawasan secara melekat. Dan masyarakat juga seharusnya mengetahui perencanaan program pembangunan di Desanya. Sehingga, dengan pengawasan oleh masyarakat, akan diketahui kesalahan dan penyimpangan penggunaan dana desa.
” Ketiga, saya harapkan Pemerintah Daerah selalu memberikan pelatihan- pelatihan kepada aparatur desa, khususnya mengenai perencanaan pembangunan, pelaporan keuangan dsb. Jadi pelatihan itu, kalau dilakukan secara rutin kepada aparatur desa, maka pembangunan desa akan berjalan dengan baik dan sistem pelaporan keuangannya juga tidak menyimpang,” ucap Bahrum Daido, Anggota Komisi V DPR RI ini.
Kemudian keempat, lanjutnya, perencanaan pembangunan desa, ini sangat penting. Kalau perencanaan pembangunan desa amburadul, maka gelontoran dana desa triliunan rupiah itu tidak ada gunanya. Maka semua program pembangunan harus disinkronkan oleh Pemda khususnya oleh Bappeda.
” Dan kelima, kita harapkan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) juga harus melakukan pelatihan- pelatihan kepada aparatur pemerintah di Kabupaten/ Kota, khususnya mengenai akuntabilitas pelaporan keuangan. Harapan kami, jangan sampai BPK hanya mencari- cari kesalahan, tetapi juga harus melakukan pembinaan dan pelatihan- pelatihan. Setelah melakukan pembinaan dan pelatihan pelaporan keuangan, baru melakukan pemeriksaan dan rekomendasi,” pungkas Bahrum Daido di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation