Dapat Gelar Kerajaan Kabaena, LaNyalla Mattalitti Minta Daerah Jadi Kekuatan Ekonomi
20 - Nov - 2020 | 21:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dapat Gelar
Sulawesi Tenggara. Seputar Nusantara. Hari kedua lawatan ke Sulawesi Tenggara, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengunjungi Kabupaten Bombana. Selain beramah tamah dengan Bupati Bombama, LaNyalla juga mendapat gelar kehormatan dari Lembaga Kerajaan Tokotu’a Kabaena, Bombana, Sultra.
Gelar kehormatan yang disematkan ke Senator dari Dapil Jawa Timur itu ialah, Mbue La Somba Sangia Tontontari. Gelar yang sama yang dimiliki oleh Raja Kerajaan Kabaena X, yang berkuasa dari tahun 1587 sampai dengan 1594.
Pemberian gelar dilakukan langsung oleh tiga tokoh kerajaan di Sultra, Paduka Yang Mulia (PYM) Raja Kabaena Kasman Lanota, PYM Raja Rumbia Hardini Jase dan PYM Raja Poleang Muhammad Ali, di pendopo Kabupaten Bombana, Jumat (20/11/2020) pagi.
Di depan Bupati Bombana Tafdil dan jajaran Forkopimda, LaNyalla berharap daerah bisa menjadi kekuatan ekonomi. “Caranya, dengan mendorong lahirnya usaha-usaha yang menjadi pengungkit ekonomi. Bila perlu, dirikan BUMD yang bisa menghasilkan domino efek ekonomi,” tutur mantan Ketua Umum KADIN Jatim itu.
Ia juga mengimbau pemerintah daerah tidak ragu untuk melikuidasi, atau bubarkan BUMD yang sudah sekarat. Karena, BUMD tersebut justru menjadi cost center dan beban APBD.
“Saya yakin, jika daerah menjadi kekuatan ekonomi dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan meningkat. Hasilnya adalah daya beli masyarakat meningkat. Itu artinya kemakmuran rakyat meningkat,” paparnya.
Oleh sebab itu, LaNyalla memberikan apresiasi atas dibukanya investasi skala besar di Bombana, yaitu pembangunan Pabrik Gula terbesar di Asia.
“Hal ini patut kita apresiasi. Apalagi Pabrik Gula PT Prima Alam Gemilang mampu menyerap belasan ribu tenaga kerja. Dan menghasilkan efek domino ekonomi bagi masyarakat sekitar serta bagi Kabupaten Bombana,” katanya.
Ditambahkan LaNyalla, pasti ada alasan investasi sebesar itu bisa masuk ke Bombana. Apalagi investornya bukan dari asing, tapi murni dari dalam negeri.
“Pasti karena Pemerintah Kabupaten Bombana ramah investasi dan memberikan pelayanan dan jaminan kemudahan dalam berusaha. Karena itu, kita harus berikan apresiasi untuk Bupati Bombana,” katanya.
Dijelaskan LaNyalla, salah satu indikator untuk menarik investasi masuk ke suatu daerah, adalah kemudahan berusaha. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo sampai menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha.
“Karena memang peringkat kemudahan berusaha di Indonesia masih di peringkat ke-73 dunia. Dan Presiden Jokowi menargetkan dapat naik ke peringkat 40 dunia dalam dua tahun ke depan. Oleh karena itu, Undang-Undang Cipta Kerja menjadi senjata pamungkas untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia, di tengah hantaman Pandemi Covid,” jelasnya.
Diterangkannya, pertumbuhan ekonomi berbanding lurus dengan pembukaan lapangan pekerjaan. Indonesia sendiri butuh pertumbuhan ekonomi di angka 6 persen, agar mampu menyerap angka pengangguran terbuka yang ada.
“Untuk menaikkan satu persen pertumbuhan ekonomi nasional, diperlukan investasi Rp 800 triliun. Kalau kita asumsikan pertumbuhan ekonomi kita saat ini 0 persen karena terimbas Pandemi Covid-19, maka untuk mencapai 6 persen, diperlukan investasi sebesar Rp 4.800 triliun,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, LaNyalla juga menyampaikan tugas DPD RI sebagai wakil daerah. “Salah satu tugas DPD RI adalah menyuarakan kepentingan daerah. Saya menyimpulkannya menjadi dua tugas, pertama, percepat pembangunan daerah. Kedua, advokasi masalah yang dihadapi daerah,” tandasnya.
Oleh karena itu, sambungnya, saya sering tekankan kepada para Senator untuk turun ke daerah. Identifikasi masalah. Lalu kita bantu komunikasikan dengan eksekutif, agar mendapatkan jalan keluar.
Hal ini juga yang membuat LaNyalla tidak berhenti berkeliling. Sebab, ia ingin melihat secara langsung apa hambatan yang dialami daerah. Hambatan itu akan disampaikan langsung kepada Presiden agar mendapat atensi.
“Setiap provinsi, DPD RI memiliki 4 Senator, yang siap menerima dan mendengar serta memperjuangkan aspirasi daerahnya,” tuturnya.
Sebelum acara di rumah jabatan Bupati, LaNyalla bersama Bupati Tafdil menyempatkan diri mengunjungi Pabrik Gula PT Prima Alam Gemilang. LaNyalla diterima oleh Komisaris perusahaan Moch. Arief Effendi dan GM Pabrik Muhammad Saing.
Dalam kunjungannya ke Bombana, LaNyalla didampingi Senator asal Sultra Amirul Tamim dan Andi Nirwana, serta Djafar Alkatiri (Sulut) dan Bustami Zainuddin (Lampung). Sejumah aspirasi disampaikan oleh masyarakat dan tokoh-tokoh kerajaan di Bombana. Diantarannya usulan pemeran daerah Poleang menjadi kabupaten baru. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 Untuk Lestarikan Bahasa Jawa. Peserta Lomba Diharapkan Harumkan Nama Purworejo di Tingkat Provinsi Jawa Tengah
- TelkomGroup dan China Unicom Menjalin Kemitraan Strategis untuk Memperkuat Ekosistem Digital Indonesia. Kemitraan ini Menggabungkan Kapabilitas Infrastruktur dan Pemahaman Pasar TelkomGroup dengan Jaringan Global China Unicom yang Melayani Lebih dari 1,2 Miliar Pengguna di Dunia
- Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Angkut 5,1 Ton Sampah dari Kali Krukut. Bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, TelkomGroup Melibatkan Karyawan dan Masyarakat Setempat Dalam Aksi Bersih Perairan di Sekitar The Telkom Hub
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026