Ali Mahir : Isu Serbuan Tenaga Kerja Asing, Kalau Illegal Harus Dibuang

Ir. H. Ali Mahir, MM., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem (Nasional Demokrat)
Jakarta. Seputar Nusantara. Serbuan TKA (Tenaga Kerja Asing) ke Indonesia begitu massif dan sangat besar.
TKA yang menyerbu Indonesia, tidak hanya bekerja di perkantoran saja, namun juga bekerja di sektor- sektor pertanian, pertambangan, perkebunan dan buruh kasar.
Pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terhadap serbuan TKA tersebut.
Karena pada sisi lain, rakyat pribumi Indonesia banyak yang menganggur dan sangat membutuhkan pekerjaan.
Sedangkan menurut Ir. H. Ali Mahir, MM., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem (Nasional Demokrat) bahwa kalau memang TKA tersebut masuk dan bekerja di Indonesia tidak memenuhi syarat- syarat dari Kementerian Ketenagakerjaan, baik itu izin tinggalnya, izin bekerjanya, itu namanya illegal (tidak resmi, red.).
” Kalau tidak ada izin dan TKA tersebut illegal, maka siapapun itu tidak pandang bulu harus dipecat dan dikembalikan ke negaranya. Sebab, itu termasuk TKA illegal yang justru dapat membahayakan bangsa Indonesia,” ungkap Ali Mahir kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Selasa 22 November 2016.
Namun, lanjut Ali Mahir, jika TKA tersebut memiliki izin dan legal (resmi, red.), karena memang dibutuhkan skiil dan ilmunya, maka hal itu tidak masalah.
” Jika TKA tersebut legal dan memenuhi syarat- syarat dari Kementerian Ketenagakerjaan, maka itu bisa diterima. Jadi, jangan bicara jumlahnya, kalau memang yang dibutuhkan hanya sedikit, maka seharusnya jumlah TKA tersebut juga sedikit. Namun sebaliknya, kalau memang TKA dibutuhkan dalam jumlah banyak, seperti di perusahaan- perusahaan asing yang ada di Indonesia, ya bagaimana lagi,” tegas Politisi Partai NasDem ini.
Kemudian, lanjutnya, kalau ada issue serbuan TKA besar- besaran ke Indonesia, apakah betul issue itu? Harus di cek dan cross cek issue tersebut, betul atau tidaknya, supaya tidak meresahkan masyarakat.
” Kalau memang TKA itu illegal, ya harus kita buang, buat apa mempekerjakan TKA yang tidak resmi. Karena penduduk Indonesia saja masih banyak yang menganggur dan sangat membutuhkan pekerjaan,” tandasnya.
Kita memang menyadari, bahwa masih banyak pengangguran di Indonesia. Dan para pengangguran itu butuh pekerjaan. Mestinya, kalau untuk tenaga kasar, tidak perlu mendatangkan dari luar negeri. Sebab penduduk kita sangat banyak dan mereka mampu menjadi pekerja kasar.
” Yang penting proporsional. Kalau memang ada izin TKA tersebut dan memenuhi syarat- syarat, tidak masalah. Namun, selagi masih bisa dikerjakan oleh tenaga kerja Indonesia, ya sebaiknya memakai tenaga kerja dalam negeri,” pungkas Ali Mahir di penghujung wawancara. (Aziz).
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi