Anna Latuconsina Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Untuk Cerdaskan Generasi Muda

Anna Latuconsina, Anggota DPD/ MPR RI dari Provinsi Maluku
Maluku Tengah. Seputar Nusantara. Pada bulan Februari 2017 ini, kembali dilaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yakni Pancasila, UUD’ 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Untuk itu Anggota DPD/ MPR RI dari Provinsi Maluku, Hj. Anna Latuconsina, SH., melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bekerjasama dengan SMA Negeri 4 Salahutu- Maluku Tengah.
Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar oleh Anna Latuconsina dilaksanakan di Aula SMA Negeri 4 Salahutu- Maluku Tengah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2017, dengan Nara Sumbernya adalah Anna Latuconsina, SH., (Anggota DPD RI dari Provinsi Maluku), Drs. A. Timisela, M. Si., (BNN Provinsi Maluku), dan Drs. H. Ahmad Opier (Kepala SMA Negeri 4 Salahutu Kabupaten Maluku Tengah), serta sebagai Moderator adalah Lily F. Fakaubun.
Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tersebut diikuti oleh 150 orang.
Dalam paparannya, Anna Latuconsina menjelaskan bahwa MPR terdiri atas Anggota DPR dan Anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. MPR merupakan Lembaga Permusyawaratan Rakyat yang berkedudukan sebagai Lembaga Negara.
Berdasarkan ketentuan Pasal 5 Undang-undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), MPR mempunyai tugas : memasyarakatkan ketetapan MPR; Memasyarakatkan Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika ; Mengkaji system ketatanegaraan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 2015, serta pelaksanaannya ; dan Menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Menurut Anna Latuconsina, kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara mempunyai tujuan diantaranya; untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan Ketetapan MPR, serta untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
Tema dalam kegiatan tersebut adalah : ” Dengan Semangat Empat Pilar Kebangsaan, Kita Ciptakan Generasi Muda Yang Bebas dari Narkoba dan Pergaulan Bebas.”
Dalam sesi dialog, pelajar bernama Nazwa mempertanyakan masalah perlunya di sekolah ada materi- materi tentang dampak negatif Narkoba dan dampak dari pergaulan bebas.
Untuk itu Anggota DPD RI dari Provinsi Maluku, Anna Latuconsina, SH., melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bekerjasama dengan Gerakan Perempuan Muslim Maluku.
Menurut Anna Latuconsina, Narkoba adalah penjajah modern yang merusak watak dan jiwa manusia. Dapat dikatakan bahwa menggunakan Narkoba itu ada dua pilihan, gila atau mati. Sehingga para pelajar harus menjauhi Narkoba karena sangat berbahaya.
Kemudian pelajar lain bernama Fadiah mempertanyakan bahwa salah satu hak anak Indonesia adalah mendapatkan pendidikan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Sementara, pendidikan di Indonesia kurang diperhatikan oleh pemerintah.
Anna Latuconsina memaparkan bahwa memang pendidikan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan telah dijamin dalam UUD 1945. Oleh karena itu, pemerintah wajib menyediakan pendidikan beserta fasilitasnya yang memadai. Sehingga rakyat Indonesia memperoleh pendidikan yang layak. Dan juga pemerintah harus menyediakan pekerjaan bagi rakyatnya, sehingga rakyat dapat hidup layak bagi kemanusiaan.
Selanjutnya pelajar bernama Ifah Musyrifah mempertanyakan mengenai isu Komunis dan PKI yang marak di Televisi, bukankah Komunis dan PKI bertentangan dengan Pilar Kebangsaan kita?
Anna Latuconsina menjawab bahwa Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan perlu terus dilaksanakan, terutama untuk masyarakat, agar tetap menumbuhkan rasa cinta tanah air dan NKRI. Sehingga dengan memahami 4 Pilar, masyarakat tidak akan mudah terpengaruh dengan ideologi Komunis, karena ideologi Komunis sangat bertentangan dengan Pancasila. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi