Teror Bom Kampung Melayu-Jakarta Timur, Begini Kaitan JAD dengan ISIS
Lokasi Bom di Kampung Melayu
Jakarta – Jaringan Jamaah Anshar Daulah (JAD) diduga oleh polisi terlibat dalam insiden bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pola serangan yang dilakukan dalam aksi teror di Kampung Melayu itu disebut mirip dengan aksi teror JAD.
Mantan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengatakan, apabila bom bunuh diri di Kampung Melayu itu berkaitan dengan bom panci yang terjadi di Bandung, bisa dipastikan jaringan itu adalah JAD.
“Iya kalau benar ada kaitan dengan bom panci di Bandung yang lalu, maka ini sudah pasti dari jaringannya ya itu JAD, ada lagi yang baru juga, itu variabel dari JAD, nama mereka bisa macam-macam, tapi orangnya itu-itu saja,” ujar Ansyaad, Kamis (25/5/2017).
Ansyaad menjelaskan, setelah terungkapnya jaringan teror, seperti Jemaah Islamiyah (JI), Jemaah Ansharut Tauhid (JAT), dan Negara Islam Indonesia (NII), muncullah jaringan teror pecahan dari kelompok-kelompok tersebut. Mereka diketahui menggunakan nama baru untuk melancarkan aksi teror.
“Ya iya, jadi gini, dulu kan sebelum ISIS kan kita tahu induknya ada JI, kemudian JAT, ada juga NII, kemudian mereka sudah terungkap semua banyak yang tertangkap. Ya mereka banyak muncul sempalan-sempalan berbagai macam nama, tetapi simpulnya tetap saja induknya ya JI, JAT, NII,” ucapnya.
Saat mendengar adanya ISIS, kelompok-kelompok teror pecahan itu kemudian berbaiat kepada ISIS. Begitu pula JAD, yang hari ini santer diberitakan terlibat dalam aksi bom di Kampung Melayu.
“Nah ini sempalan-sempalan ini dengan munculnya ISIS, itu mereka semua otomatis berbaiat ke ISIS,” tutur Ansyaad.
Pola perekrutan dalam gerakan teror ini pun semakin berkembang dengan menggunakan media sosial sebagai sarana. Hal ini pulalah yang menjadikan polisi mudah dalam mengidentifikasi dan membongkar kelompok-kelompok tersebut.
“Pola perekrutan sederhana sekali, bisa lewat medsos itu, ya kalau dulu orang diajak berdasarkan jalur kekeluargaan atau pernah sama-sama dalam satu lembaga pendidikan, ya kalau sekarang tidak perlu. Itu mereka bisa dari lewat medsos, ada yang tertarik, ya otomatis dia ikut. Dia berbaiat ISIS, dia dilatih juga,” ujar Ansyaad.
Menurut Ansyaad, jaringan JAD di Indonesia ini bisa dikatakan sebagai kelompok kecil. Mereka berangkat dari pemahaman radikal dan penafsiran yang keliru terhadap doktrin-doktrin agama.
“Umumnya kelompok-kelompok kecil dan namanya itu tidak terlalu penting, yang penting mengusung pemahaman. Satu mindset yang bersumber dari paham-paham radikal. Sebetulnya sumbernya dari pemahaman yang dangkal, penafsiran keliru terhadap doktrin-doktrin agama,” tuturnya.
Jaringan teror ini pun, kata Ansyaad, tak terlalu mempermasalahkan tempat dalam melancarkan aksi. Mereka memilih secara acak asalkan ada keramaian dan bisa menimbulkan kekhawatiran terhadap banyak orang.
“Kalau tempat tidak terlalu masalah. Ya di mana saja mereka mendapatkan kesempatan di situ mereka melihat dan mempunyai target, yang penting ada banyak orang, ada pejabat, target yang paling strategis sekali, tapi itu tidak terlalu penting, yang paling penting buat mereka bisa melakukan serangan itu,” ujarnya. (dtc/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi