Car Free Day Purworejo Untuk Mengurangi Emisi Kendaraan Bermotor dan Sebagai Sarana Rekreasi serta Interaksi
15 - Sep - 2022 | 16:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Wiyoto Harjono, ST., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah
Purworejo. Seputat Nusantara. Dalam rangka mengurangi emisi kendaraan bermotor di Purworejo, Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo menyelenggarakan CFD (Car Free Day). CFD di Purworejo sudah dimulai pada Minggu, 11 September 2022. Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor merupakan sebuah gerakan untuk menurunkan ketergantungan masyarakat atas penggunaan kendaraan bermotor.
Hal tersebut disampaikan oleh Wiyoto Harjono, ST., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah kepada seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Kamis 15 September 2022.
Menurutnya, gerakan tersebut dimulai dari kesadaran penduduk dunia mengenai bahaya pemanasan global dan pentingnya pengurangan emisi bahan bakar di dunia. CFD diselenggarakan di seputar alun- alun Purworejo, setiap.hari Minggu dimulai pukul 05.00- 08.00 WIB.
” Dasar hukum dari CFD adalah pertama, UUD 1945 Pasal 28 huruf H yang berbunyi : ‘Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapat lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Kemudian kedua, UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” ungkap Wiyoto.
Selanjutnya ketiga, CFD berpedoman pada petunjuk pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di daerah yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia..
Lebih jauh Wiyoto memaparkan bahwa ada suatu hal yang menjadi pertimbangan mengapa CFD perlu diselenggarakan di Kabupaten Purworejo. Berdasarkan data kepemilikan kendaraan bermotor di Purworejo pada tahun 2021 jumlah kendaraan untuk jenis sedan, jeep, station wagon, dan SUV sebanyak 20.932 unit. Kemudian jumlah bus.dan microbus sebanyak 720 unit.
” Kemudian untuk jenis truck dan pick up sebanyak 7.318 unit. Dan yang terbanyak adalah kendaraan roda dua berjumlah 243.036 unit. Sehingga jumlah total kendaraan bermotor di Kabupaten Purworejo adalah 272.006 unit. Semwntara jumlah KK (Kepala Keluarga) di Purworejo sebanyak 234.623. Bahkan jumlah rumah di Purworejo hanya 202.106 unit. Artinya, selisih antara jumlah rumah dengan jumlah kendaraan bermotor mencapai 70.000 an, lebih banyak kendaraan bermotor daripada rumah,” urai Wiyoto dengan rinci.
Jadi, imbuhnya, dalam 1 rumah ada yang memiliki 2 kendaraan bermotor. Hal ini sangat berpotensi untuk meningkatkan emisi gas buang, ada karbon monoksida, nitrogen oksida, hidro karbon, timbal, ini adalah pencemar- pencemar yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor.
” Maka Pemerintah Kabupaten Purworejo mencoba membuat gerakan. Sebenarnya ini bukan hal baru di Purworejo, dulu sudah pernah ada, namun karena pandemi.Covid- 19 menjadi vacuum. Nah mulai bulan September 2022 ini kita inisiasi lagi untuk menyelenggarakan CFD di Purworejo,” ucapnya.
Lebih lanjut Wiyoto memaparkan bahwa tujuan diselenggarakannya CFD di Purworejo adalah pertama, untuk menurunkan ketergantungan masyarakat atas penggunaan kendaraan bermotor dan kedua, untuk mengurangi tingkat pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor.
” Dengan CFD, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap, disamping untuk mengurangi emisi kendaraan bermotor, juga sebagai wahana untuk berolah.raga, rekreasi, wisata, dan sebagai sarana untuk berinteraksi antar masyarakat. Sehingga CFD ini memiliki dampak yang sangat posiitif bagi masyarakat Purworejo,” ungkapnya.
CFD, tambahnya, merupakan sebuah gerakan untuk memicu masyarakat supaya mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Harapannya, penggunaan kendaraan bermotor di Purworejo menjadi berkurang, jika masyarakat bepergian dibawah 5 KM jaraknya bisa menggunakan sepeda dan jika dibawah 1 KM bisa berjalan kaki, sehingga sehat.
” Kita akan sangat menikmati jika pagi- pagi olah raga di alun- alun Purworejo tanpa gangguan kendaraan bermotor dengan udara yang bersih dan sehat. Maka CFD ini merupakan salah satu solusi agar masyarakat Purworejo gemar berolah raga dan menjadi sehat,” jelasnya.
Wiyoto menegaskan bahwa CFD tersebut perlu diduplikasi oleh daerah lain di Purworejo. Kalau ingin menyelenggarakan CFD, ada beberaoa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain pertama, memiliki volume lalu lintas yang cukup tinggi. Kemudian kedua, memiliki ketersediaan jalur alternatif.
” Kemudian syarat CFD yang ketiga adalah berada di kawasan dengan peruntukan kawasan yang dominan perkantoran, gedung- gedung perdagangan, artinya CFD ini di lokasi yang padat. Dan keempat, memiliki potensi pencemaran udara yang tinggi, yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor,” pungkas Wiyoto Harjono di penghujung Wawancara dengan seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi